Hendak Tawuran, 20 Remaja di Kebumen Diamankan Polisi Dini Hari
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 39
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen berhasil mengamankan 20 remaja yang mayoritas masih di bawah umur karena diduga hendak melakukan tawuran antar-pelajar.
Usai diamankan, para remaja tersebut menjalani pembinaan bersama orang tua, guru, dan perangkat desa di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen pada Rabu (10/6/2026).
Suasana haru mewarnai jalannya pembinaan yang dipimpin oleh Wakapolres Kebumen, Kompol Andre Bachtiar Winanomo, mewakili Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Para remaja tersebut menangis dan bersujud di hadapan orang tua mereka sebagai bentuk penyesalan atas perbuatan yang telah dilakukan.
Sebelumnya, ke-20 remaja tersebut diamankan oleh Satresnarkoba Polres Kebumen pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
Polisi mendapati mereka sedang berkumpul di sebuah tempat tongkrongan di Desa Bendungan, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen.
Dari lokasi penangkapan, petugas menyita barang bukti berupa tiga bilah senjata tajam jenis celurit sepanjang 70 sentimeter.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, senjata tersebut rencananya akan digunakan untuk tawuran dengan kelompok lain, setelah sebelumnya mereka saling menantang dan membuat kesepakatan melalui media sosial.
Beruntung, polisi berhasil melakukan pencegahan sebelum aksi kekerasan itu terjadi.
Di sisi lain, proses pembinaan ini mengungkap fakta bahwa mayoritas orang tua tidak mengetahui keberadaan anak-anak mereka pada malam kejadian.
Para remaja tersebut diketahui keluar rumah tanpa pamit, hingga membuat orang tua mereka cemas karena tak kunjung pulang hingga pagi hari. Kekhawatiran itu baru terjawab setelah mereka menerima pemberitahuan dari pihak kepolisian.
Menanggapi fenomena ini, Kompol Andre Bachtiar Winanomo menyampaikan keprihatinan mendalam atas kenakalan remaja yang berpotensi mengarah pada tindak pidana dan membahayakan keselamatan jiwa.
Ia menegaskan bahwa persoalan ini harus menjadi perhatian bersama antara keluarga, sekolah, pemerintah desa, dan aparat penegak hukum.
“Pengawasan orang tua menjadi sangat penting. Ketahui anak bergaul dengan siapa, ke mana mereka pergi, dan bagaimana aktivitas mereka di media sosial,” tegas Kompol Andre yang saat itu didampingi Kasatresnarkoba AKP Kismanto dan Kasatbinmas AKP Joyo Suharto.
Polisi juga tengah mendalami kemungkinan keterlibatan sebagian remaja tersebut dalam kelompok yang sebelumnya sempat viral di media sosial karena melakukan konvoi sepeda motor sambil membawa senjata tajam.
Di akhir kegiatan, para orang tua menyatakan penyesalannya dan berkomitmen untuk memperketat pengawasan di lingkungan keluarga agar kejadian serupa tidak terulang.
Mereka juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Polres Kebumen atas langkah cepat pencegahan yang dinilai telah menyelamatkan anak-anak mereka dari bahaya tawuran. ** Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar