Songging Waterpark Survive Hadapi Pandemi, Begini Inovasinya

  • Whatsapp
Waterpark
Anak-anak bermaian di wahana Songging Waterpark. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

ADIMULYO (KebumenUpdate.com) – Pandemi Covid-19 Kebumen yang sudah setahun lebih membuat dunia pariwisata terpuruk. Tidak terkecuali dialami oleh objek wisata air Songging Waterpark Candi Tirta Pelangi yang berada di Desa Candiwulan Kecamatan Adimulyo, Kebumen.

Bahkan owner Songging Water Park Paryati mengaku hampir frustasi menghadapi pandemi yang tak tahu kapan akhirnya. Namun sebagai seorang pengusaha, dia pun memutar otak agar jangan sampai mem-PHK-kan para karyawannya.

Berita Lainnya

Berdayakan Karyawan Produksi Bumbu Pecel

Maka dia pun melakukan inovasi untuk membuat para karyawannya tetap produktif. Al hasil, selama pandemi pihaknya memberdayakan para karyawan dengan memproduksi bumbu atau sambel pecel. Usaha itu ternyata bisa cukup menambal operasional pengelolaan objek wisata dan untuk menggaji karyawannya.

“Semoga pandemi segera berlalu dan wisata di Kebumen khususnya Songging Water Park semakin hits dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Paryati saat ditemui di sela-sela peringatan ulang tahun ke-2 Songging Water Park, Selasa 6 April 2021.

Wabup Hadiri Gebyar 2nd Anniversary

Waterpark
Wabup Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih memotong tumpeng. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Acara bertajuk Gebyar 2nd Anniversary dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST MM, Plt Kepala Dinas Kepemudaaan Olahraga dan Pariwisata (Dispora Wisata) Nugroho Tri Waluyo, Camat Adimulyo Heri Nugroho SH. Puncak perayaan ulang tahun ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon.

Water Park yang diresmikan pada 6 April 2019 tersebut berbeda dengan kolam renang lainnya. Kolam renang yang dibangun di atas 2000 m2 itu selain dilengkapi wahana dan beragam mainan seperti ember tumpah, prosotan untuk dewasa dan anak, pengunjung juga dimanjakan dengan banyaknya spot foto.

Tempat swafoto yang merupakan lukisan mural tersebut mengelilingi kolam renang. Diantaranya, mural Candi Borobudur, dinosaurus, lumba-lumba, hingga ayunan.

“Ke depan kami ingin menambah spot selfie lagi untuk memanjakan pengunjung. Harapannya pengunjung lebih rileks karena banyaknya fasilitas,” ujar Paryati.

Kontribusi Positif Bagi Desa Candiwulan

Waterpark
Wabup bersama onwer dan tamu undangan melepas balon. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)ater

Kepala Desa Candiwulan Kuwatno menyampaikan bahwa keberadaan Songging Water Park memiliki kontribusi positif bagi Desa Candiwulan. Selain menjadi wisata alternatif masyarakat sekitar, keberadaan objek wisata tersebut juga dapat menyerap tenaga kerja masyarakat desa setempat.

“Kami berharap objek wisata ini berkembang sehingga turut memajukan desa Candimulyo,” ujar Kuwatno.

Hal senada, Wabup Ristawati Purwaningsih berharap pariwisata di Kebumen bisa segera bangkit usai pandemi. Dia berharap pengelola objek wisata berbenah dan terus berinovasi.

“Semoga ulang tahun menjadi penyemangat dan motivasi Songging Water Park terus berbenah, berkarya dan berinovasi menyemarakkan pariwisata di Kebumen,” ujar Ristawati.

Teknologi Digital Penting dalam Industri Pariwisata

Mbak Rista, sapaan karibnya berpesan semua pelaku wisata memperhatikan penerapan protokol kesehatan. Sehingga peningkatan kesejahteraan akan berjalan seiring dengan tetap terjaganya derajat kesehatan masyarakat dan terjaganya lingkungan.

Dia mendorong pelaku wisata bisa terus mempelajari hal-hal baru yang ditawarkan oleh teknologi digital. Teknologi digital sangatlah penting dalam industri pariwisata. Pemasaran produk pariwisata secara digital, lebih efektif dalam memberikan rasa percaya diri kepada pelanggan.

Tidak hanya itu, Rista menggarisbawahi tentang pentingnya memperhatikan kebersihan dan kesehatan dalam pengelolaan objek wisata. Clean, hygiene, dan safety (CHS) menurutnya telah menjadi pertimbangan utama bagi masyarakat sebelum mereka bepergian. (smn)

Berita Terkait