Puluhan Warga Geruduk Kantor NW Sport di Kebumen, Diduga Jadi Korban Investasi Bodong
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 8 Nov 2025
- visibility 727
- comment 0 komentar

Puluhan warga mendatangi kantor investasi NW Sport di Jalan Kejayan, Desa Muktisari. (Foto: Polres Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Puluhan warga mendatangi kantor investasi NW Sport di Jalan Kejayan, Desa Muktisari, Kecamatan Kebumen, Kamis 6 Nopember 2025. Mereka menuntut kejelasan setelah tak bisa menarik kembali modal maupun keuntungan yang dijanjikan pihak pengelola platform.
Sekitar 60 orang yang mengaku sebagai investor meluapkan kekecewaannya di lokasi. Warga menyebut telah menanamkan uang mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah ke dalam aplikasi NW Sport yang diklaim bergerak di bidang “investasi kebugaran global”. Namun, beberapa hari terakhir, keuntungan tak lagi bisa dicairkan dan sejumlah akun investor justru terblokir.
Promosi NW Sport diketahui gencar di media sosial, menampilkan testimoni dari berbagai daerah serta menawarkan bonus besar bagi anggota baru maupun perekrut.
Situasi sempat memanas dan menyebabkan beberapa fasilitas kantor rusak, termasuk kamera CCTV. Polisi dari Polres Kebumen segera datang ke lokasi untuk menenangkan massa dan mengamankan situasi.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman, membenarkan adanya insiden tersebut.
“Benar, ada massa yang mendatangi kantor NW Sport. Petugas segera kami kerahkan untuk mencegah situasi agar tidak meluas,” ujar Kompol Faris.
Satreskrim Selidiki Dugaan Penipuan Berkedok Investasi
Saat ini, Satreskrim Polres Kebumen tengah menyelidiki dugaan penipuan berkedok investasi tersebut. Polisi telah memeriksa sejumlah pihak dan mengumpulkan bukti awal.
Berdasarkan penelusuran, NW Sport diduga menjalankan skema investasi ilegal dengan sistem bonus berantai. Platform ini menjanjikan imbal hasil tinggi tanpa risiko, padahal belum memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun lembaga keuangan lain.
Kasus serupa juga dilaporkan terjadi di berbagai daerah sejak pertengahan 2025. Sejumlah korban mengaku kehilangan akses ke akun dan tidak bisa menarik dana yang telah disetorkan.
Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan janji investasi berkeuntungan besar.
“Kami harap masyarakat lebih waspada terhadap tawaran investasi yang tidak jelas legalitasnya,” tegas Kompol Faris Budiman. Makin tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar