Pantai Pecaron yang Menyuguhkan Hamparan Pasir Hitam dan Tebing Tinggi
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 6 Mar 2022
- visibility 4.737
- comment 0 komentar

Foto bersama dengan latar tebing dan Pantai Menganti. (Foto: Hari Satria Wibowo)
AYAH (KebumenUpdate.com) – Pantai Pecaron berada di Desa Srati, Kecamatan Ayah. Untuk menuju ke pantai yang identik dengan pasir hitam dan tebingnya yang tinggi ini bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Lokasinya yang cukup tersembunyi membuat pantai ini sedikit privat. Terakhir kali saya ke sini ketika menemani adik-adik di Gaspala (ekstrakurikuler di SMA N 2 Kebumen) saat kegiatan treking pantai rute Pantai Tegalretno – Pantai Menganti tahun 2009 yang lalu. Cukup lama.
Saat libur akhir tahun kemarin, saya beserta beberapa teman mengisi akhir pekan dengan bermalam di pantai ini.

Jembatan menuju saung dan camp area. (Foto: Hari Satria Wibowo)
Alternatif Lokasi Camping
Sebenarnya ide awal adalah camping di bukit yang pilihannya antara lain; Pranji atau Banda. Untuk Banda sepertinya ngga dulu, selain belum lama ini sudah ke sana bareng pengurus Gaspala, pertimbangan lainnya yaitu akses ke lokasinya lumayan ngeri. Lalu berubah ke Pranji. Setelah diskusi dengan pertimbangan jika hujan di Pranji belum ada tempat berteduh, lalu berubah lagi menjadi camping di pantai. Dan hasilnya adalah Pantai Pecaron.
Ada 17 orang yang ikut kegiatan ini dan terbagi menjadi 2 kloter. Secara beriringan kami menyusuri jalan Pejagoan, Petanahan, Puring hingga sampai lokasi akhir, Pantai Pecaron. Perlu diwaspadai, sepanjang jalan terutama ruas Pantai Suwuk ke arah barat mulai rusak, banyak lubang yang cukup dalam, harap berhati-hati jika lewat jalan ini. Selain itu kontur jalannya naik turun.

Pagi hari di Pantai Pecaron. (Foto: Hari Satria Wibowo)
Sampai lokasi sekitar jam 5 sore, lalu segera melapor ke petugas jaga yang masih dihandle warga setempat. Untuk tarif bermalam (camping) di sini seharga Rp 15.000 per orang sudah termasuk parkir kendaraan. Fasilitas di sini juga cukup lengkap. Ada mushola, toilet, warung makan. Bahkan ada Wi-Fi juga. Sayangnya saat itu warung makan tidak buka 24 jam, hanya sampai pukul 21.00 wib.







Saat ini belum ada komentar