Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Travel » Jelajah Kota Lama Gombong Diminati Wisatawan Luar Kota

Jelajah Kota Lama Gombong Diminati Wisatawan Luar Kota

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
  • visibility 18.680
  • comment 0 komentar

Banyak Kisah Menarik

Jelajah Pusaka yang diadakan kali ini diikuti oleh 25 peserta yang didominasi wisatawan dari Solo dan Yogyakarta. Mereka menyusuri jalur sepanjang kurang lebih 7 kilometer, berawal dari sisi  utara Jalan Gereja dan berakhir di Pemakaman Karangduren.

Banyak kisah menarik yang didapatkan di jalur timur ini. Titik awal adalah sebuah hotel yang dikelola oleh Eizkel Rapaport pada awal 1900-an. Selain hotel, keluarga ini juga memiliki toko dan pabrik limun.

Selanjutnya peserta diajak menyusuri kawasan pemukiman pegawai Belanda, makam Mbah Giyombong, kawasan saudagaran hingga berakhir di pemakaman umum Karangduren.

Wisatawan mengikuti Wisata Jelajah Pusaka di kawasan Kota Lama Gombong. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)

“Pemakaman Karangduren sengaja kami pilih sebagai titik akhir, karena di sini banyak sekali hal menarik yang bisa diungkap. Mulai dari stratifikasi sosial berdasarkan keturunan dan pangkat, hingga simbol-simbol unik baik terkait pangkat maupun religiositas,” demikian dijelaskan oleh Sigit Asmodiwongso yang bertindak sebagai pemandu.

Baca Juga: Kampoeng Etnik, Wisata Keluarga yang Suguhkan Kearifan Lokal Kebumen

Salah satu peserta dari Yogyakarta, Aga Yurista mengungkapkan kepuasannya mengikuti program ini. Sekalipun telah sering mengikuti kegiatan serupa di berbagai kota, dia merasa mendapatkan banyak hal menarik saat menjelajah Gombong.

“Menurut saya Gombong sangat istimewa, karena di kota yang kecil ini kita bisa mendapatkan keragaman budaya yang begitu lengkap. Ini berbeda dengan kawasan kota lama di tempat lain yang cenderung terkotak-kotak dalam satu tema. Kalaupun ada tema yang beragam, biasanya tempatnya berjauhan sehingga sulit dijangkau dengan jalan kaki. Buat saya Gombong sangat ideal untuk penggemar wisata heritage,” ujar Arga yang juga pegiat heritage di Komunitas Roemah Toea Yogyakarta. (sigit)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patroli Penyu, Salah Satu Program Kerja 4KY (Aksi Konservasi Yogyakarta)

    Patroli Penyu, Salah Satu Program Kerja 4KY (Aksi Konservasi Yogyakarta)

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.592
    • 0Komentar

    Konflik dengan Pemburu  Ketika terjadi konflik di lapangan, contohnya saat berhadapan dengan para pemburu penyu atau telurnya, sejatinya posisi mereka lebih kuat. Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomer 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, semua jenis penyu laut di Indonesia telah dilindungi. Adapun program kerja 4KY selanjutnya adalah rilis atau pelepasan […]

  • Manisnya Panen, Harunya Perpisahan: Inovasi Hidroponik Warnai Kelulusan SMK Ristek Rowokele

    Manisnya Panen, Harunya Perpisahan: Inovasi Hidroponik Warnai Kelulusan SMK Ristek Rowokele

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.847
    • 0Komentar

    ROWOKELE (KebumenUpdate.com) – Ada yang segar dan membanggakan di SMK Ristek Rowokele pada Sabtu 10 Mei 2025 lalu. Bersamaan dengan momen haru kelulusan dan pelepasan siswa angkatan ke-X Tahun Ajaran 2024/2025, sekolah ini juga menggelar panen perdana melon hidroponik yang merupakan hasil dari pilot project Ristek Farm. Sebuah inovasi manis yang tak hanya menjadi kebanggaan […]

  • Jalur Pansela Kebumen Rawan Kecelakaan, Ketahui Faktor Penyebabnya

    Jalur Pansela Kebumen Rawan Kecelakaan, Ketahui Faktor Penyebabnya

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.695
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejak beroperasi, tidak sedikit kecelakaan terjadi di sepanjang Jalur Pantai Selatan (Pansela) Kebumen yang dulu populer disebut Jalur Lintas Selatan-selatan (JLSS). Bagaimana bisa, jalur seperti jalan tol itu justru menyimpan bahaya tersembunyi bagi pengguna jalan yang  melintas. Tabrakan maut terjadi akhir 2019, adu banteng antara Minibus Elf dengan mobil pickup dari arah […]

  • UPB Kebumen

    Prodi Magister Manajemen UPB Raih Akreditasi ‘Baik Sekali’ dari LAMEMBA

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Program Studi Magister Manajemen Universitas Putra Bangsa meraih Akreditasi ‘Baik Sekali’ dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi  (LAMEMBA). Capaian predikat tersebut tertuang dalam Sertifikat Akreditasi dengan nomor 1574/DE/A.5/AR.10/IX/2024 dan berlaku mulai 23 septmber 2024 sampai 23 Septmeber 2029. LAMEMBA merupakan Lembaga yang melakukan proses akreditasi untuk program studi di […]

  • Selang 2 Hari, Remaja yang Terseret Ombak di Pantai Mliwis Ditemukan

    Selang 2 Hari, Remaja yang Terseret Ombak di Pantai Mliwis Ditemukan

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.536
    • 0Komentar

    Dikenali Pihak Keluarga  Setelah meyakini itu adalah jenazah Hanif dengan ciri-ciri yang masih dikenali pihak keluarga, kemudian jenazah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan secara adat di kampung halamannya. Penemuan ini sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari. Pencarian korban melibatkan Tim SAR Gabungan, Polres Kebumen, TNI, relawan, masyarakat, serta nelayan setempat. Operasi […]

  • Prihatin Jalan Nasional Berlubang, Polisi di Kebumen Melakukan Ini

    Prihatin Jalan Nasional Berlubang, Polisi di Kebumen Melakukan Ini

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.676
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seiring dengan curah hujan yang meningkat, selalui diikuti oleh banyaknya jalan yang rusak. Munculnya jalan berlubang terjadi di semua ruas jalan baik di jalan nasional, provinsi, jalan kabupaten maupun jalan desa. Bahkan lubang mulai bermunculan di jalan nasional seperti di Jalan Raya Kebumen Banyumas. Padahal munculnya lubang tersebut sangat berbahaya bagi pengendara […]

expand_less