Menjadi Pembicara di Geofest International Conference, dr Reza Mardhika Paparkan Kebumen dan Segala Potensinya
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Ming, 13 Jul 2025
- visibility 498
- comment 0 komentar

Dokter Reza Mardhika (paling kiri) bersama para keynote speaker dan pejabat Pemkab Kebumen. (Foto: istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – The 6th Geotourism International Conference atau Konferensi Internasional Geowisata ke-6 telah sukses digelar di Trio Azana Style Hotel Kebumen pada Kamis, 10 Juli 2025.
Acara bergengsi ini menarik perhatian tokoh nasional dan internasional, termasuk dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, yang menyoroti potensi luar biasa Geopark Kebumen (UGGp). Ia menyebut Geopark Kebumen sebagai “Museum Hidup Warisan Geologi” dan pusat keanekaragaman hayati yang tak ternilai.
Geopark Kebumen: Rumah Kenangan dan Inspirasi
Dalam paparannya, dr. Faiz menekankan meskipun Geopark Kebumen mungkin masih asing bagi sebagian orang, ia adalah “rumah kenangan dan inspirasi” bagi mereka yang lahir dan besar di sana.
Kabupaten Kebumen, dengan luas 1.281 kilometer persegi, memiliki garis pantai yang panjang dan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, menjanjikan potensi maritim yang sangat besar untuk dikembangkan.
Dokter Faiz juga menjelaskan keunikan sejarah geologi Kebumen. Sekitar 120 juta tahun yang lalu, wilayah ini merupakan dasar laut. Adanya subduksi lempeng membentuk kawasan melange di Kecamatan Karangsambung.
Fenomena geologi ini lantas menyebabkan batuan kristal, vulkanik, metamorf, dan sedimen ditemukan secara bersamaan di satu lokasi.
“Sebagai salah satu bukti langsung terbaik, Kebumen memiliki koleksi batuan terlengkap di Asia Tenggara. Geopark Kebumen lebih dari sekadar tempat. Ini adalah Museum Warisan Geologi,” tegas dr. Faiz.
Ia menambahkan bahwa Geopark Kebumen juga merupakan surga keanekaragaman hayati dan rumah bagi batuan tertua yang tersingkap di Jawa, sehingga dijuluki “Ibunya Tanah Jawa.”
Aksesibilitas dan Pusat Penelitian Geosains Global
Lebih lanjut, dr. Faiz mengungkapkan bahwa Geopark Kebumen adalah Taman Bumi yang paling mudah diakses di Indonesia. Hal ini berkat infrastruktur dan interkonektivitas yang memadai, serta dukungan penuh dari pemerintah dalam pengembangan sebagian besar situsnya.
“Dengan adanya Geofest ini dan status UGGp bisa membuat Kebumen lebih dikenal di mata dunia dan memiliki dampak lebih besar untuk pembangunan Kebumen ke depan,” imbuhnya.
Kunjungan Edukasi
Setiap tahun, lebih dari 13.000 orang, mulai dari ahli geosains hingga pelajar dan mahasiswa, berkunjung ke Geopark Kebumen. Hal ini menjadikannya salah satu tujuan geosains paling penting di Indonesia, berkontribusi signifikan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian geologi.
Pemaparan dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika pada Konferensi Internasional Geowisata ke-6 ini semakin memperkuat posisi Geopark Kebumen sebagai aset berharga yang siap diberdayakan, tidak hanya untuk penelitian geologi tetapi juga sebagai destinasi geowisata yang menjanjikan di kancah global. Makin Tahu Indonesia
Selain dr. Faiz, konferensi ini juga menghadirkan pembicara internasional terkemuka, antara lain:
- Prof. (Em. UKM) Dato’ Ibrahim Komoo (Malaysia), Vice President Global Geopark Network (GGN)
- Dr. Jaruwan Daengbuppha (Thailand)
- Dr. Soojae Lee (Korea Selatan)







Saat ini belum ada komentar