Tiga Pilar Keunggulan Geopark Kebumen Menuju UNESCO Global Geopark
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 22 Jul 2024
- visibility 5.830
- comment 0 komentar

Tim Asesor UGGp mengunjungi Geosite Serpentinit di Desa Pucangan, Kecamatan Sadang, Kebumen. (Foto: E Santami)
Terlepas dari keanekaragaman geologi yang sudah diakui secara internasional, secara spesifik Geopark Kebumen memiliki sejumlah keunggulan.
-
Kemudahan Akses Potensial Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Pentulu Indah di kawasan Geopark Kebumen. (Foto: Padmo)
Lokasi Geopark Kebumen yang berada di jalur selatan pulau Jawa sangat mudah diakses dari arah mana pun dan menggunakan moda transportasi darat maupun udara.
Kabupaten Kebumen bisa diakses menggunakan kereta api (KA) yang kapan saja bisa dikunjungi baik dari arah Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Begitu pula jarak Kebumen yang hanya 1,5 jam dari Yogyakarta International Airport (YIA) membuat Geopark Kebumen sangat mudah diakses menggunakan transportasi udara.
Baca Juga: Geosite Lempung Warna di Desa Cangkring, Dulunya Dikenal dengan Kedung Grigis
Kemudahan akses ditambah keragaman atraksi alam, sosial dan budaya dipadu dengan kemudahan akses membuat geopark Kebumen mempunyai potensi besar berkembang sebagai destinasi wisata unggulan.
-
Kawasan Geodiversitas BRIN Jadi Pusat Ilmu Kebumian

Kawasan Geodiversitas BRIN di Karangsambung. (Foto: BP Geopark Kebumen)
Keberadaan Kawasan Geodiversitas BRIN Karangsambung dan Kawasan Karst Gombong Selatan menempatkan Kebumen sebagai pusat penting penelitian dan pembelajaran ilmu Kebumian baik geologi, geografi, geodesi, dan lain sebagainya.
Keberadaan Kawasan Geodiversitas BRIN menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Geopark Kebumen. Tahun 1881 dua geolog Belanda, Verbeek dan Fennema melakukan penelitian geologi di Karangsambung.







Saat ini belum ada komentar