Survei Lokasi di Kaliratu: Antara Mangrove, Cemara, dan Pelepasan Tukik
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 27 Okt 2023
- visibility 3.165
- comment 0 komentar

Usai survei lokasi, anak-anak Gaspala menikmati suasana sore di Kawasan Konservasi Kaliratu. (Foto: Hari)
Sampai di lokasi sekitar jam 4 lebih 30 menit. Tampak sudah menunggu Edi Setya Tamtama, pengelola Kawasan Konservasi Kaliratu. Usai memarkirkan kendaraan, segera menghampirinya yang sedang duduk santai di pendopo berukuran mini.
“Kalau mau nanem cemara, bisa di sisi utara sungai atau selatan sungai. Tapi saya sarankan di sisi selatan saja,” kata Edi sambil berjalan kaki menemani saya dan anak-anak menuju pinggir Kaliratu. Ia pun menjelaskan jika untuk pelepasan tukik, sedang tidak ada jadwal dikarenakan memang belum musimnya.
Baca juga: Gaspala SMA N 2 Kebumen Tanam 1000 Bibit Bakau

Mencari lokasi yang ideal untuk penanaman cemara di Kaliratu. (Foto: Hari)
Untuk ke sisi selatan sungai, harus menggunakan perahu. Fitra sebagai Ketua Gaspala berusaha mencari tahu mengenai biaya naik perahu, kapasitas penumpang, hingga luas lahan yang masih bisa ditanami.
“Kalau dihitung sekali jalan, nanti ketemunya mahal. Apalagi ini jumlah pesertanya banyak. Bagaimana kalau sewa saja sekalian, mau berapa kali penyeberangan tidak masalah. Biayanya Rp250.000, untuk BBM, pengemudi, dan awaknya,” jelas Edi.







Saat ini belum ada komentar