Riverboarding: Olahraga Ekstrem yang Kian Berkembang di Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 30 Jun 2024
- visibility 3.501
- comment 0 komentar

Komunitas Riverboarding di Kebumen. (Foto: Istimewa)
RIVERBOARDING, juga dikenal sebagai selancar sungai, pertama kali muncul di Kanada pada tahun 1956. Olahraga ini kemudian menyebar ke Perancis pada tahun 1977 dan masuk ke Amerika Serikat pada dekade 1980-an.
Di Indonesia, olahraga ini baru dikenal sekitar tahun 2000, tetapi telah berkembang pesat. Pada tanggal 18 Februari 2008, dibentuklah organisasi bernama Indonesia Riverboarding Association (IRA) di Kota Bandung.
Organisasi ini bertujuan untuk mengembangkan olahraga riverboarding di Indonesia secara luas, serta mewadahi komunitas dan klub-klub yang peduli terhadap perkembangan olahraga ini.
Baca Juga: 15 Putri Otonomi Indonesia 2023 Kunjungi River Tubing Sendangdalem, Ini Kesan Mereka
Komunitas riverboarding memiliki salam khas yang unik, yakni “Salam Sejajar!” Salam ini diambil dari bahasa Indonesia dan memiliki makna yang dalam. “Salam Sejajar” menggambarkan posisi tubuh yang sejajar dengan air saat berselancar di sungai.










Saat ini belum ada komentar