Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Puasa Ramadhan Menumbuhkan Spirit Kejujuran

Puasa Ramadhan Menumbuhkan Spirit Kejujuran

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 14 Apr 2021
  • visibility 3.384
  • comment 0 komentar

Oleh: Fachrudin Achmad Nawawi*

PENETAPAN tanggal 1 Ramadhan dalam sidang itsbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) merupakan titik awal dalam menapaki indahnya bulan suci Ramadhan. Dengan masuknya bulan suci, secara otomatis umat Islam akan merasakan suka cita menjalankan berbagai amaliyah ibadah yang secara khusus hanya ditemui dalam bulan Ramadhan, salah satunya ialah puasa ramadhan.

Secara pengertian, puasa berarti menahan. Adapun puasa dalam pengertian syariat adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa dengan niat tertentu dimulai sejak terbitnya fajar (subuh) sampai tenggelamnya matahari (maghrib). Legalitas puasa sebagai syariat telah tercantum dalam al-Qur’an, yang mana Allah SWT telah berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah; 183)

Sejak Kapan ada Puasa Ramadhan?

Dalam kitab Fathul Mu’in dijelaskan bahwa ibadah puasa Ramadhan pertama kali diwajibkan pada bulan Sya’ban di tahun kedua setelah hijrah (2 Hijriyah). Mengkaji dari aspek historis sejarahnya, ibadah puasa sebenarnya merupakan syariat umat-umat terdahulu. Kemudian ibadah puasa juga menjadi bagian dari syariat umat Rasulullah SAW akan tetapi dengan format aplikatif yang berbeda.

Syekh Hasan Bashri berkata, “Zaman dulu orang-orang Yahudi diwajibkan berpuasa Ramadhan namun mereka meninggalkannya. Dan justru mereka menggantinya dengan puasa satu hari dalam setahun, yakni puasa Asyuro’, karena mereka memiliki keyakinan pada hari itulah Allah menenggelamkan Fir’aun.

Begitu juga kaum Nasrani, dulu mereka memiliki kewajiban berpuasa Ramadhan. Namun mereka melakukannya secara terus-menerus sampai melebihi 30 hari yang berakibat mereka mengalami kelelahan yang luar biasa. Akhirnya para pemimpin dan pemuka agama Nasrani mengambil keputusan bahwa puasa ramadhan hanya dilakukan ketika musim semi.”

Dari cerita yang dipaparkan tersebut nampak memberi dukungan pada pendapat kedua yang mengatakan bahwa puasa ramadhan merupakan ciri khas syariat umat Nabi Muhammad SAW yang tidak ditemukan sebelumnya. Berpijak pada pendapat yang diklaim sebagai pendapat Mu’tamad (pendapat yang dijadikan pegangan) ini, puasa yang dilakukan umat-umat terdahulu bukanlah puasa ramadhan seperti sekarang ini.

Pahala Puasa Ramadhan

Dalam pengaplikasiannya, ibadah puasa dilakukan hanya dapat dilakukan dengan menahan diri dari perkara-perkara yang membatalkan puasa. Tentunya, seseorang yang berpuasa atau tidak tidak mampu terdeteksi dengan panca indera. Maka dari itu, sudah sangat layak kalau dikatakan puasa merupakan ibadah yang murni hanya diketahui oleh seorang hamba dengan Tuhannya. Tidak ada yang tahu secara pasti seberapa besar pahala yang dijanjikan Allah SWT kepada hambanya yang melakukan ibadah puasa ramadhan. Dengan demikian, Rasulullah SAW pernah bersabda dalam salah satu hadisnya;

“Allah Azza wa Jalla berfirman; Puasa itu untukKu dan Aku sendiri yang akan membalasnya”.

Ramadhan memberikan peluang yang sangat besar untuk mengubah jatidiri manusia. Dalam hal akhlak, jatidiri manusia akan bisa lebih baik sebab Ramadhan melatih nilai kejujuran. Ibadah puasa yang sehari-hari dijalankan, memiliki potensi dalam mendarmabaktikan kejujuran pada Allah. Oleh sebab itu, nilai pahala puasa yang berlipatganda hanya menjadi otoritas Allah. Tidak ada satu pun manusia yang tahu pahalanya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rotasi Pejabat

    Bupati Rotasi 10 Pejabat, Bahrun Munawir Jabat Camat Kebumen

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 11.732
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH MH kembali melakukan rotasi pejabat di jajaran Pemkab Kebumen. Ada 10 orang pejabat administrator (eselon III) dan pengawas (eselon IV) di lingkungan Pemkab Kebumen yang dirotasi dan dilantik di Pendopo Kabumian, Kamis 5 Oktober 2023. Pejabat yang dilantik tersebut antara lain Camat Kebumen Puji Lestari yang […]

  • Tambang Emas

    Warga Grobogan Tertimbun Longsor Saat Menambang Emas Ilegal di Kebumen, Ini Kronologinya

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 517
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Seorang penambang emas asal Grobogan, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tertimbun longsor di kawasan perbukitan Dukuh Londeng, Desa Jladri, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Selasa 28 Oktober 2025. Korban diketahui bernama Edi Sutamaji (47). Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di area tanah milik Perhutani Petak 70 BKPH Gombong Selatan. Saat […]

  • Menanti Kafe Estetik atau Sentra UMKM: Pemkab Kebumen Kaji Konsep Ideal Kios Kapal Mendoan Bagian Atas

    Menanti Kafe Estetik atau Sentra UMKM: Pemkab Kebumen Kaji Konsep Ideal Kios Kapal Mendoan Bagian Atas

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 580
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mengakhiri pemandangan kios-kios yang tak berpenghuni di bagian atas Kapal Mendoan, khususnya sisi utara Alun-alun Pancasila, Pemerintah Kabupaten Kebumen siap mengambil langkah konkret. Rencana pembukaan kembali pendaftaran penempatan kios-kios tersebut diharapkan dapat segera menghidupkan kembali pusat keramaian dan ekonomi di salah satu daya tarik utama Kebumen ini. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, […]

  • Pesta Miras

    Cemburu Pacarnya Dilirik, Pesta Miras di Sempor Berakhir Pengroyokan

    • calendar_month Rab, 24 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.493
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Kebiasaan pesta minuman keras (miras) seringkali berbuntut tidak baik. Selain dapat mengganggu kesehatan, kebiasaan ini berpotensi memicu perilaku buruk bahkan tindakan kriminalitas. Seperti yang dilakukan AL alias Lihong (23) warga Desa Jatinegara Kecamatan Sempor Kebumen. Dia bersama teman-temannya diduga melakukan pengeroyokan kepada temannya saat keadaan teler akibat pengaruh miras. Korban adalah PA […]

  • Seminggu Bau Busuk, Warga Pandansari Ditemukan Tewas Gantung Diri

    Seminggu Bau Busuk, Warga Pandansari Ditemukan Tewas Gantung Diri

    • calendar_month Ming, 23 Jun 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 54.368
    • 0Komentar

    SRUWENG (KebumenUpdate) – Warga Dukuh Lemah Rata, Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng, Kebumen dalam waktu seminggu terakhir terganggu oleh bau busuk yang menyengat. Namun mereka mengira, baru tak sedap itu berasal dari hewan yang mati. Baru, Minggu (23/6/2019)  siang penasaran warga terjawab setelah Mirin (48) warga setempat hendak membetulkan saluran air di sungai yang berjarak sekira […]

  • Warga menunjukkan uang usai mencairkan BST di Kantor Pos Kuwarasan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Pemerintan Salurkan Bansos Rp 24,17 Triliun, Ini Jumlah Penerima BLT di Kebumen

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.843
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Pemerintah melakukan pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 24,17 triliun untuk penyaluran sejumlah bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan. Pemberian bansos diklaim untuk meningkatkan daya beli masyarakat akibat tendensi berbagai macam kenaikan harga di tengah ancaman krisis global. Baca Juga: Tahun 2022, 40 Persen Dana Desa untuk BLT Desa Menteri […]

expand_less