Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Puasa Ramadhan Menumbuhkan Spirit Kejujuran

Puasa Ramadhan Menumbuhkan Spirit Kejujuran

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 14 Apr 2021
  • visibility 3.444
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Oleh: Fachrudin Achmad Nawawi*

PENETAPAN tanggal 1 Ramadhan dalam sidang itsbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) merupakan titik awal dalam menapaki indahnya bulan suci Ramadhan. Dengan masuknya bulan suci, secara otomatis umat Islam akan merasakan suka cita menjalankan berbagai amaliyah ibadah yang secara khusus hanya ditemui dalam bulan Ramadhan, salah satunya ialah puasa ramadhan.

Secara pengertian, puasa berarti menahan. Adapun puasa dalam pengertian syariat adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa dengan niat tertentu dimulai sejak terbitnya fajar (subuh) sampai tenggelamnya matahari (maghrib). Legalitas puasa sebagai syariat telah tercantum dalam al-Qur’an, yang mana Allah SWT telah berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah; 183)

Sejak Kapan ada Puasa Ramadhan?

Dalam kitab Fathul Mu’in dijelaskan bahwa ibadah puasa Ramadhan pertama kali diwajibkan pada bulan Sya’ban di tahun kedua setelah hijrah (2 Hijriyah). Mengkaji dari aspek historis sejarahnya, ibadah puasa sebenarnya merupakan syariat umat-umat terdahulu. Kemudian ibadah puasa juga menjadi bagian dari syariat umat Rasulullah SAW akan tetapi dengan format aplikatif yang berbeda.

Syekh Hasan Bashri berkata, “Zaman dulu orang-orang Yahudi diwajibkan berpuasa Ramadhan namun mereka meninggalkannya. Dan justru mereka menggantinya dengan puasa satu hari dalam setahun, yakni puasa Asyuro’, karena mereka memiliki keyakinan pada hari itulah Allah menenggelamkan Fir’aun.

Begitu juga kaum Nasrani, dulu mereka memiliki kewajiban berpuasa Ramadhan. Namun mereka melakukannya secara terus-menerus sampai melebihi 30 hari yang berakibat mereka mengalami kelelahan yang luar biasa. Akhirnya para pemimpin dan pemuka agama Nasrani mengambil keputusan bahwa puasa ramadhan hanya dilakukan ketika musim semi.”

Dari cerita yang dipaparkan tersebut nampak memberi dukungan pada pendapat kedua yang mengatakan bahwa puasa ramadhan merupakan ciri khas syariat umat Nabi Muhammad SAW yang tidak ditemukan sebelumnya. Berpijak pada pendapat yang diklaim sebagai pendapat Mu’tamad (pendapat yang dijadikan pegangan) ini, puasa yang dilakukan umat-umat terdahulu bukanlah puasa ramadhan seperti sekarang ini.

Pahala Puasa Ramadhan

Dalam pengaplikasiannya, ibadah puasa dilakukan hanya dapat dilakukan dengan menahan diri dari perkara-perkara yang membatalkan puasa. Tentunya, seseorang yang berpuasa atau tidak tidak mampu terdeteksi dengan panca indera. Maka dari itu, sudah sangat layak kalau dikatakan puasa merupakan ibadah yang murni hanya diketahui oleh seorang hamba dengan Tuhannya. Tidak ada yang tahu secara pasti seberapa besar pahala yang dijanjikan Allah SWT kepada hambanya yang melakukan ibadah puasa ramadhan. Dengan demikian, Rasulullah SAW pernah bersabda dalam salah satu hadisnya;

“Allah Azza wa Jalla berfirman; Puasa itu untukKu dan Aku sendiri yang akan membalasnya”.

Ramadhan memberikan peluang yang sangat besar untuk mengubah jatidiri manusia. Dalam hal akhlak, jatidiri manusia akan bisa lebih baik sebab Ramadhan melatih nilai kejujuran. Ibadah puasa yang sehari-hari dijalankan, memiliki potensi dalam mendarmabaktikan kejujuran pada Allah. Oleh sebab itu, nilai pahala puasa yang berlipatganda hanya menjadi otoritas Allah. Tidak ada satu pun manusia yang tahu pahalanya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dokter Faiz Alauddien Reza Mardhika, Berjuang Berdayakan Disabilitas

    Dokter Faiz Alauddien Reza Mardhika, Berjuang Berdayakan Disabilitas

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 21.372
    • 0Komentar

    MUDA, mapan dan peduli. Itulah sekilas saat melihat sosok dokter Faiz Alauddien Reza Mardhika (26). Di beranda media sosialnya, terkadang Reza, panggilan akrabnya, mengunggah kegiatan mengurus bisnisnya  mulai rapat, kunjungan lapangan, hingga sosialisasi pembukaan unit usaha kepada masyarakat. Terkadang, dokter kelahiran Kebumen, 19 Desember 1992 itu mengunggah saat traveling keliling Eropa atau makan malam di […]

  • Desa Wadasmalang

    Ratusan Warga Desa Wadasmalang Demo, Nilai Penanganan Kasus Korupsi Lamban

    • calendar_month Jum, 13 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.378
    • 0Komentar

    KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Ratusan warga Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung, Kebumen menggelar aksi unjukrasa di kantor desa setempat, Kamis 12 Mei 2022.  Demonstrasi tersebut sebagai buntut lambannya penanganan dugaan kasus korupsi yang melibatkan seorang perangkat desa setempat. Warga dengan menggunakan sepeda motor konvoi menuju kantor desa. Di depan kantor desa warga melakukan orasi dan membentangkan poster […]

  • Ascendia Project- FKKMK UGM Gelar Konser Amal Peduli Disabilitas

    Ascendia Project- FKKMK UGM Gelar Konser Amal Peduli Disabilitas

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.525
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (KebumenUpdate.com) – Kebumen memiliki 12.000 penyandang disabilitas sesuai data statistic tahun 2018. Lebih dari 90% penyandang disabilitas tersebut tidak memiliki pekerjaan. Selain itu, kebutuhan mendasar dan hak para penyandang disabilitas tersebut juga belum mendapatkan perhatian sepenuhnya dari pemerintah daerah setempat. Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan penyandang disabilitas, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) […]

  • Bupati Kebumen Yazid Mahfudz menandatangani kesepakatan. (Foto: Dok. Humas Kebumen)

    12 Panduan Ibadah Ramadan di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.752
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Yazid Mahfudz meminta selama Ramadan warga untuk tetap meningkatkan ibadah di rumah. Tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran maupun penularan virus Corona. “Selama Ramadan salat tarawih, salat berjamaah dilakukan di rumah. Termasuk salat Jumat juga ditiadakan diganti dengan salat dzuhur,” kata Bupati Kebumen Yazid Mahfudz saat memimpin Rapat Persiapan Ramadan 1441 H, […]

  • SMPN Prembun

    Terseret Arus Sungai, Pelajar SMPN Prembun Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.608
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Seorang pelajar atas nama Ilham Azhar Wijaya (15) warga RT 01 RW 05 Desa Bonjoklor Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu 20 Januari 2023 pukul 12.27 WIB. Korban mengalami kecelakaan air diduga terseret arus deras saat bermain  di Kali Kedung Gapit Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo sehari sebelumnya. Baca […]

  • HUT ke-5, Siaga Peduli Kebumen Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

    HUT ke-5, Siaga Peduli Kebumen Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.527
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mengisi kegiatan di bulan suci Ramadhan 1444 H, komunitas relawan Siaga Peduli Kebumen yang bermarkas di Desa Candiwulan menggelar event bertajuk Ramadhan Ceria. Mengangkat tema Ramadhan Borong Berkah, kegiatan yang berlangsung di Aula Kemenag Kebumen, Minggu 16 April 2023 mengundang 50 peserta. Hadir pula perwakilan sekolah maupun komunitas yang ada di Kebumen. […]

expand_less