Seminggu Bau Busuk, Warga Pandansari Ditemukan Tewas Gantung Diri
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 23 Jun 2019
- visibility 54.376
- comment 0 komentar

Aparat kepolisian saat melakukan evakuasi jasad korban gantung diri. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
SRUWENG (KebumenUpdate) – Warga Dukuh Lemah Rata, Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng, Kebumen dalam waktu seminggu terakhir terganggu oleh bau busuk yang menyengat. Namun mereka mengira, baru tak sedap itu berasal dari hewan yang mati.
Baru, Minggu (23/6/2019) siang penasaran warga terjawab setelah Mirin (48) warga setempat hendak membetulkan saluran air di sungai yang berjarak sekira 500 meter dari pemukiman warga. Pria paruh baya itu dikagetkan sesosok mayat tergantung di pohon melinjo.
Saat mendatangi sungai Mirin semakin mencium aroma tak sedap. Setelah mencari sumber bau itu, Mirin menemukan jasad manusia yang sudah tidak lagi utuh. Bahkan wajahnya sudah tidak bisa dikenali.
Ketua RT 03 RW 05 Desa Pandasari Yatino mengatakan, bau busuk itu diduga berasal dari bangkai hewan. Bau busuk itu sudah seminggu lalu tercium menyengat, namun permukiman yang berdekatan dengan hutan, warga menduga bahwa bau busuk itu berasal bangkai hewan yang mati.
“Saya mencium bau busuk sekitar seminggu lalu saat menebang kayu. Tetapi saya tidak tahu kalau bau itu dari jasad manusia,” kata Sayat (54) pemilik lahan.
Pergi Tanpa Pamit
Dari hasil identifikasi mayat itu diketahui bernama Turiso (32) warga Dusun Kebon RT 05 RW 04 Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng. Medan yang curam serta lokasi korban berada di antara goa batu besar membuat jasad tak terlihat. Bahkan tim Inafis Polres Kebumen dibantu warga setempat sempat kesulitan untuk mengevakuasi .
“Setelah diperiksa tidak ada tanda-tanda penganiayaan, korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” kata Kapolsek Sruweng AKP Tri Sujarwadi.
Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kasubag Humas Kompol Suparno mengatakan, polisi mendapatkan informasi, bahwa korban telah meninggalkan rumah setelah Lebaran kemarin tanpa berpamitan.
“Korban diperkirakan sengaja mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Kami tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan,” katanya. (ndo)








Saat ini belum ada komentar