Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Pelesiran Tumenggungan: Jalan sebagai Ruang Perjumpaan

Pelesiran Tumenggungan: Jalan sebagai Ruang Perjumpaan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
  • visibility 3.053
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Segala potensi yang ‘memperlambat’ dipandang sebagai hambatan. Atas nama efisiensi dan percepatan perekonomian, dibangunlah jalan-jalan yang steril dari semua hambatan. Muncullah jalan-jalan panjang dan lebar yang mulus dan dapat dilalui kendaraan berbagai ukuran dengan kecepatan tinggi. Setelah berkembang di Amerika dan Eropa, jalan tol tanpa hambatan pun masuk Indonesia; dimulai dari Tol Jagorawi di tahun 1978.

Pengembangan jalan-jalan yang begitu masif seringkali mengorbankan wilayah-wilayah yang tak lagi menjadi menjadi tempat ampiran untuk berhenti sejenak. Film animasi Cars dengan bagus menceritakan sebuah kota kecil bernama Radiator Spring yang mati karena tak pernah disambangi orang. Ini gegara muculnya jalan tol yang ‘mematikan’ rute mampir ke sana. Sebuah efek yang sebenarnya juga dirasakan oleh Kebumen seiring dengan beroperasinya jejaring jalan tol di kawasan Jawa Utara.

Dalam pengembangan tata kota, sebagian masyarakat dan pemerintah daerah juga terpasung oleh konsep ‘modern’ ini. Pembangunan jalan dan penataan rute disusun dengan mengedepankan efisiensi dan daya tampung perindahan manusia dan barang.

Jalan Kota Wajah Kota
Pelesir Tumenggungan

Suasana Pasar Pagi Tumenggungan. (Foto: Padmo)

Sejak beberapa waktu lalu pemerintah Kabupaten Kebumen intens menata salah satu ruas jalan utama kota, tepatnya Jalan Sukarno Hatta. Kawasan Tugu Walet ke arah Timur hingga Tugu Adipura di sudut alun-alun dirombak total.

Semula ini adalah jalan dua jalur, terpisah oleh pembatas jalan yang di beberapa tempat berfungsi sebagai taman kecil. Pedestrian hampir tak berfungsi karena banyak dimanfaatkan sebagai lapak pedagang kaki lima atau bahkan perluasan ruang pajang toko. Yang menyedihkan, sepanjang jalan banyak dijumpai toko-toko yang pintunya selalu tertutup. Pemiliknya para pedagang yang sudah menyerah karena semakin sedikit pelintas yang mau mampir.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten Kebumen Raih 3 Penghargaan Sekaligus, Apa Saja?

    Kabupaten Kebumen Raih 3 Penghargaan Sekaligus, Apa Saja?

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 9.098
    • 0Komentar

    Dirut PT BPR BKK Kebumen Sutrisno, mengatakan bahwa BPR BKK memiliki inovasi dari sisi digitalisasi, kemudahan layanan pembayaran, dan juga pemberian kredit usaha kepada pelaku UMKM, masyarakat bawah, para nelayan pesisir selatan dengan bunga yang kompetitif. “Di tahun 2022 kita telah memberikan kredit kepada masyarakat bawah yaitu pemberian air bersih atau jambanisasi, kredit untuk para […]

  • Menteri KUKM & Bupati Kebumen Kunjungi Geopark Karangsambung Karangbolong

    Menteri KUKM & Bupati Kebumen Kunjungi Geopark Karangsambung Karangbolong

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.657
    • 0Komentar

    KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Setelah pada malam sebelumnya meresmikan Opening Ceremony Kebumen International Expo (KIE), Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki mengunjungi Kampus Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Geopark Karangsambung Karangbolong pada Minggu, 26 Juni 2022. Tampak mendampingi Menkop UKM, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Indra Riswadinata selaku Kepala Satker BRIN Karangsambung, dan […]

  • Para penerima Legislative Award foto bersama dengan Forkopimda. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Hari Jadi Ke-391 Kebumen, Lima Tokoh Terima “Legislative Award”

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.998
    • 0Komentar

    Dalam sambutannya, dokter Reza menyampaikan bahwa kemiskinan merupakan pekerjaan rumah terbesar Kabupaten Kebumen. Kebumen memiliki lebih dari 13.000 disabilitas, peringkat ke-3 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Jawa Tengah. Lingkungan yang Bisa Merangkul Semua Orang Kebumen memiliki banyak kelompok masyarakat miskin yang rentan sehingga sering terabaikan, tidak dianggap, bahkan mereka harus berjuang dalam pemenuhan hak […]

  • Hari Buruh, Setiap Pekerja Wajib Didaftarkan Sebagai Peserta JKN oleh Pemberi Kerja

    Hari Buruh, Setiap Pekerja Wajib Didaftarkan Sebagai Peserta JKN oleh Pemberi Kerja

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.847
    • 0Komentar

    Dengan memastikan pekerja memiliki jaminan kesehatan, maka hal itu merupakan salah satu wujud kepedulian dan pemberian proteksi pemberi kerja terhadap pekerjanya dan wujud kepatuhan terhadap peraturan perundangan-undangan. “Program JKN merupakan salah satu program jaminan sosial yang dicanangkan pemerintah agar masyarakat menjadi lebih sejahtera. Dalam hal ini, setelah terdaftar sebagai peserta JKN, pekerja bisa bekerja dengan […]

  • Dua Penghargaan Diraih Pemkab Kebumen

    Dua Penghargaan Diraih Pemkab Kebumen

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.107
    • 0Komentar

    “Penilaian implementasi sistem merit pada manajemen ASN di instansi pemerintah dilakukan oleh KASN dengan dua nilai kategori, yakni baik dan sangat baik,” ujar Edi Rianto, Kamis 7 Desember 2023. Nilai Meningkat  Edi menuturkan, Pemkab Kebumen berhasil meraih nilai kategori baik dengan total nilai 253,5. Hasil tersebut meningkat dari tahun 2021 sebesar 109 poin. Saat itu […]

  • dr R Moehiman

    dr R Moehiman Jadi Nama Jalan di Kebumen, Begini Tanggapan Ahli Waris

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Salah satu tokoh yang menjadi nama jalan di Kebumen adalah dr R Moehiman Kromoatmodjo. Nama dr R Moehiman Kromoatmodjo disematkan untuk ruas jalan di utara Stadion Candradimuka. Yakni mulai dari perempatan Jalan HM Sarbini sampai dengan pertigaan Jalan Aroengbinang. Lalu bagaimana tanggapan keluarga ahli waris dr R Moehiman Kromoatmodjo? Dokter Kungky Muryono […]

expand_less