Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Memahami Sejarah Awal Berdirinya Kebumen Secara Kronologis

Memahami Sejarah Awal Berdirinya Kebumen Secara Kronologis

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
  • visibility 24.151
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Beralih kembali ke penyerangan Batavia, akhirnya pasukan Sultan Agung berhasil tiba di Batavia pada tanggal 21 Agustus 1629. Akan tetapi, mereka kembali mengalami kekalahan dari VOC. Meskipun mengalami kekalahan, peristiwa penyerangan pasukan Mataram Islam yang kedua ini dipandang sebagai momentum tepat berdirinya Kebumen.

Bantuan Ki Bodronolo dalam memasok kebutuhan pangan pasukan Mataram Islam dianggap penting karena mengandung nilai keteladanan. Merujuk pada persitiwa penyerangan tersebut, tanggal 21 Agustus akhirnya ditetapkan sebagai Hari Jadi Kebumen sejak tahun 2018 silam.

Sejarah Kebumen

Lukisan penyerangan pasukan Mataram Islam di Batavia. (Dok. Wikipedia)

Trah Kolopaking

Lantas dari mana muncul gelar Kolopaking yang sering masyarakat Kebumen dengar? Beberapa tahun kemudian, Mataram Islam telah berganti kepemimpinan. Raja baru tersebut ialah anak Sultan Agung yang memiliki gelar Sultan Amangkurat I. Pada masa kekuasaannya, Sultan Amangkurat I kerap membuat kebijakan yang merugikan kerajaan sehingga muncul banyak pemberontakan.

Salah satu pemberontakan yang terkenal dilakukan oleh Trunojoyo dari Madura. Sultan Amangkurat I terdesak dengan serangan Trunojoyo. Akhirnya Trunojoyo berhasil menguasai Mataram Islam, sedangkan Sultan Amangkurat I melarikan diri ke arah barat sampai tiba di Panjer.

Sesampainya di Panjer, Sultan Amangkurat I jatuh sakit. Kemudian beliau ditolong oleh pemimpin Panjer saat itu, yaitu Ki Kertowongso. Ki Kertowongso adalah cicit Ki Bodronolo. Sultan Amangkurat I singgah di Panjer saat malam hari. Kebetulan malam itu hujan turun dengan lebatnya. Sultan Amangkurat I meminta diberi minum air degan (air kelapa muda) kepada Ki Kertowongso. Oleh karena kondisi tidak memungkinkan, Ki Kertowongso tidak dapat memetik kelapa muda sehingga yang diberikan justru air kelapa tua kering (kelapa aking). Ajaibnya setelah diberi minum air kelapa aking, Sultan Amangkurat I justru menjadi sembuh.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Longsor Susulan di Desa Clapar, Pemkab Kebumen Bangun Dinding Penahan Tanah Sepanjang 35 Meter

    Cegah Longsor Susulan di Desa Clapar, Pemkab Kebumen Bangun Dinding Penahan Tanah Sepanjang 35 Meter

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 334
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) — Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, meninjau langsung penanganan jalan terdampak longsor di ruas Karanggayam–Kebakalan, tepatnya di Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Jumat 18 September 2026. Peninjauan ini dilakukan usai dirinya mengecek pembangunan Jembatan Klanthong dan distribusi air bersih di desa yang sama. Curah hujan tinggi sejak November 2025 lalu sempat menyebabkan sebagian badan jalan […]

  • Kesempatan Emas, Pemkab Kebumen Buka 530 Formasi CPNS

    Kesempatan Emas, Pemkab Kebumen Buka 530 Formasi CPNS

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.841
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen tahun 2019 bakal menggelar penerimaan CPNS Daerah. Pada penerimaan tahun ini, Pemkab akan manerima 530 orang dengan formasi 404 orang tenaga pendidikan atau guru, 104 tenaga kesehatan serta 22 tenaga teknis tertentu. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kebumen Drs Asep Nurdiana MSi menjelaskan, rincian formasi CPNS Kebumen […]

  • Meriahkan Harlah Ke-20 PPDI, Ribuan Perangkat Desa di Kebumen Ikuti Jalan Sehat Berhadiah Motor

    Meriahkan Harlah Ke-20 PPDI, Ribuan Perangkat Desa di Kebumen Ikuti Jalan Sehat Berhadiah Motor

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.736
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ribuan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Kebumen memadati kawasan Alun-Alun Pancasila pada Sabtu pagi 27 Juni 2026. Sebanyak 6.287 peserta antusias mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) PPDI ke-20. Acara yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dilepas langsung oleh Bupati Kebumen Lilis […]

  • PAFI Siak

    PAFI Siak Bagian 10 Tips Agar Tetap Produktif Saat Lansia

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.191
    • 0Komentar

    MENUA adalah proses alami yang tidak dapat dihindari. Namun, dengan menjaga kesehatan, kita dapat tetap aktif dan produktif meski usia sudah senja. Berikut adalah beberapa 10 tips dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Siak  pafikabupatensiak.org agar tetap produktif saat lanjut usia. 1. Aktif Bergerak Olahraga secara teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan […]

  • Penarik becak menerima bantuan sembako dari dermawan. (Foto: Istimewa)

    Pandemi Virus Corona, Nasib Pekerja Harian Makin Merana

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.344
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pademi virus Corona (Covid-19) berdampak pada seluruh sendi kehidupan masyarakat. Salah satu yang terpukul adalah masyarakat bawah yang bekerja di sektor non formal. Bagaimana tidak, di tengah imbauan pemerintah agar tetap di rumah, para buruh harian seperti tukang becak, pedagang sayur keliling, pedagang kali lima, ojek online seperti memakan buah simalakama. Jika […]

  • Persak Kebumen

    Persak Kebumen Ditahan Imbang 1-1 PSIW Wonosobo

    • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.252
    • 0Komentar

    Gol penyama kedudukan PSIW oleh pemain pengganti Ray Respati yang menggantikan Jerimia AW pada menit 67.11. Gol itu merupakan hasil umpan taka-tiki pemain penyerang PSIW di area titik penalti tim lawan. Bola yang meluncur cepat dan berada di pojok gawang lawan tidak bisa diblok penjaga gawang Persak Kebumen, Reza Agus Febrian. Gol disambut suka cita […]

expand_less