Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Memahami Sejarah Awal Berdirinya Kebumen Secara Kronologis

Memahami Sejarah Awal Berdirinya Kebumen Secara Kronologis

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 20 Agu 2024
  • visibility 23.789
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Beralih kembali ke penyerangan Batavia, akhirnya pasukan Sultan Agung berhasil tiba di Batavia pada tanggal 21 Agustus 1629. Akan tetapi, mereka kembali mengalami kekalahan dari VOC. Meskipun mengalami kekalahan, peristiwa penyerangan pasukan Mataram Islam yang kedua ini dipandang sebagai momentum tepat berdirinya Kebumen.

Bantuan Ki Bodronolo dalam memasok kebutuhan pangan pasukan Mataram Islam dianggap penting karena mengandung nilai keteladanan. Merujuk pada persitiwa penyerangan tersebut, tanggal 21 Agustus akhirnya ditetapkan sebagai Hari Jadi Kebumen sejak tahun 2018 silam.

Sejarah Kebumen

Lukisan penyerangan pasukan Mataram Islam di Batavia. (Dok. Wikipedia)

Trah Kolopaking

Lantas dari mana muncul gelar Kolopaking yang sering masyarakat Kebumen dengar? Beberapa tahun kemudian, Mataram Islam telah berganti kepemimpinan. Raja baru tersebut ialah anak Sultan Agung yang memiliki gelar Sultan Amangkurat I. Pada masa kekuasaannya, Sultan Amangkurat I kerap membuat kebijakan yang merugikan kerajaan sehingga muncul banyak pemberontakan.

Salah satu pemberontakan yang terkenal dilakukan oleh Trunojoyo dari Madura. Sultan Amangkurat I terdesak dengan serangan Trunojoyo. Akhirnya Trunojoyo berhasil menguasai Mataram Islam, sedangkan Sultan Amangkurat I melarikan diri ke arah barat sampai tiba di Panjer.

Sesampainya di Panjer, Sultan Amangkurat I jatuh sakit. Kemudian beliau ditolong oleh pemimpin Panjer saat itu, yaitu Ki Kertowongso. Ki Kertowongso adalah cicit Ki Bodronolo. Sultan Amangkurat I singgah di Panjer saat malam hari. Kebetulan malam itu hujan turun dengan lebatnya. Sultan Amangkurat I meminta diberi minum air degan (air kelapa muda) kepada Ki Kertowongso. Oleh karena kondisi tidak memungkinkan, Ki Kertowongso tidak dapat memetik kelapa muda sehingga yang diberikan justru air kelapa tua kering (kelapa aking). Ajaibnya setelah diberi minum air kelapa aking, Sultan Amangkurat I justru menjadi sembuh.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Weton Kulon

    Inilah Dampak Jembatan Weton Kulon yang Terputus Diterjang Banjir

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.924
    • 0Komentar

    Tidak ada korban jiwa dalam kejadian rombohnya jembatan tersebut. Sesaat sebelum jembatan roboh, terdapat seorang warga yang melewati jembatan tersebut. Beruntung saat sudah berhasil menyeberang jembatan tersebut terbawa arus sungai. “Warga yang sudah berada di seberang sekitar satu meter mendengar suara jembatan terbawa derasnya sungai,” ujarnya. Ditinjau Bupati Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama […]

  • Golongan Darah

    “Sehat Sejak Remaja”: Pemeriksaan Golongan Darah sebagai Langkah Awal Kesadaran Kesehatan

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle Wulan Rahmadhani, Dyah Puji Astuti, Umi Laelatul Qomar
    • visibility 283
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Upaya membangun generasi muda yang sehat dan peduli terhadap kondisi kesehatannya terus dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Sehat Sejak Remaja”: Pemeriksaan Golongan Darah sebagai Langkah Awal Kesadaran Kesehatan. Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Klopogodo, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen melalui kolaborasi antara dosen Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Bidan Desa Klopogodo, dan […]

  • Kurang Tidur Tak Jadi Halangan, Bupati Kebumen Jajal Rute 7K di KGTR 2026

    Kurang Tidur Tak Jadi Halangan, Bupati Kebumen Jajal Rute 7K di KGTR 2026

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 374
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 600 pelari kategori 17K dalam ajang Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2026 resmi diberangkatkan (flag-off), Minggu 28 Juni 2026 tepat pukul 05.00 WIB. Prosesi pemberangkatan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, dan Sekda Kebumen Edi Rianto. Sebelumnya, peserta kategori 50K dan 30K telah […]

  • Meriah, Kirab 7 Gunungan Awali Rangkaian Karangbolong Culture Festival di Kebumen

    Meriah, Kirab 7 Gunungan Awali Rangkaian Karangbolong Culture Festival di Kebumen

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 532
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Ribuan warga memadati kawasan Pantai Karangbolong untuk menyaksikan kemeriahan festival budaya tahunan, Karangbolong Culture Festival, Sabtu 27 Juni 2026. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, pendamping Menteri Koperasi Sita Ferry Juliantono, Sekretaris Daerah (Sekda) Edi Rianto, pimpinan OPD, Forkopimcam Buayan, serta Pemerintah Desa Karangbolong. Rangkaian festival diawali dengan prosesi […]

  • Naik 5,77%, Bulan Dana PMI Kabupaten Kebumen Mencapai Rp1,6 Miliar

    Naik 5,77%, Bulan Dana PMI Kabupaten Kebumen Mencapai Rp1,6 Miliar

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 727
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – PMI Kabupaten Kebumen mencatatkan peningkatan untuk hasil Bulan Dana PMI Tahun 2024 sebesar Rp1.614.220.001. Angka ini naik 5,77% atau Rp88.151.845 dibanding hasil Bulan Dana PMI 2023 yang sebesar Rp1.526.068.156. “Bulan dana tembus Rp1,6 miliar lebih merupakan raihan yang luar biasa. Ini menandakan kepercayaan masyarakat ke kami juga meningkat,” kata Ketua PMI Kebumen […]

  • Bupati Kebumen

    Bupati Kebumen Serahkan 5,4 Ton Beras untuk Korban Banjir di Prembun

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.155
    • 0Komentar

    PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyerahkan bantuan beras sebanyak 5,4 ton untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Prembun. Penyerahan bantuan beras secara simbolis usai salat tarawih dan silaturahim (Tarhim) di Masjid Al Islakh, Desa Kedungbulus, Kecamatan Prembun, Kamis 7 April 2022 malam. Tarhim dihadiri oleh anggota Forum Komunikasi Pimpinan […]

expand_less