Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Makam Tionghoa di Tengah Hamparan Sawah: Kisah Tan Peng Nio, Pendekar Wanita Berjuluk “Mulan van Java”

Makam Tionghoa di Tengah Hamparan Sawah: Kisah Tan Peng Nio, Pendekar Wanita Berjuluk “Mulan van Java”

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
  • visibility 9.832
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Tan Wan Swee juga dikenal sebagai tokoh berpengaruh yang mengajarkan seni bela diri Kuntao kepada masyarakat Kebumen. Namun, pendapat tersebut masih perlu ditelusuri kembali karena nama Tan Wan Swee tidak pernah muncul dalam sumber-sumber sejarah Tiongkok. Ada kemungkinan bahwa Tan Wan Swee yang dimaksud adalah anak buah Souw Pan Chiang (Kapitan Sepanjang) bernama Tan Wan Swai.

Mengacu pada pendapat paling populer di atas, Tan Wan Swee yang sudah memperhitungkan pemberontakannya akan gagal, kemudian menitipkan putrinya Tan Peng Nio kepada sahabatnya, Lie Beeng Goe, seorang ahli pembuat peti mati dan ahli bela diri. Setelahnya, Tan Peng Nio menjalani pelarian bersama Lie Beeng Goe ke Singapura. Kemudian mereka berlabuh di Sunda Kelapa, pelabuhan kota Batavia (sekarang Jakarta).

Berawal dari Geger Pecinan 1740
Tan Peng Nio

Tulisan pada nisan makam Tan Peng Nio menunjukkan silsilah keturunannya. (Foto: Dok. Setyo Adi Nugroho)

Pada tahun 1740, kota Batavia sedang mengalami huru-hara yang dikenal dengan nama Geger Pecinan, sebuah tragedi pembantaian terhadap etnis Tionghoa oleh tentara VOC. Saat pembantaian terjadi, Tan Peng Nio dan Lie Beeng Goe mengungsi ke arah timur hingga akhirnya tiba di Kutowinangun, dan bertemu dengan seorang pembuat senjata bernama Kiai Honggoyudo. Kiai Honggoyudo berusaha menyembunyikan keberadaan Tan Peng Nio dan Lie Beeng Goe agar tidak diketahui musuh. Secara diam-diam, Kiai Honggoyudo juga melatih keduanya ilmu kanuragan sebagai bekal untuk menghadapi peperangan.

Baca Juga: Keunikan Masjid Cheng Hoo Purbalingga: Perpaduan Arsitektur Tionghoa dan Islam

Peristiwa Geger Pecinan meluas ke berbagai wilayah. Raden Mas Garendi yang dikenal pula sebagai Sunan Kuning (bergelar Amangkurat V) dari Kerajaan Mataram Islam turut melakukan perlawanan terhadap VOC. Tan Peng Nio dikabarkan ikut bergabung ke dalam 200 tentara bentukan Sulaiman Kertowongso (kelak bergelar Kolopaking III) yang dikirim untuk ikut membantu pasukan Raden Mas Garendi melawan VOC dalam pertempuran yang berlangsung selama 16 tahun (1741-1757). Saat itu, Tan Peng Nio dikabarkan menyamar sebagai prajurit laki-laki.

Penyamaran Tan Peng Nio Terbongkar
Tan Peng Nio

Makam Mulat Ningrum di kompleks Makam Sokarini, Kedawung, Pejagoan. (Foto: Dok. Setyo Adi Nugroho)

Seusai peperangan berakhir, Sulaiman Kertowongso terperangah setelah tidak sengaja melihat Tan Peng Nio membuka penutup kepalanya hingga rambutnya terurai panjang. Penasaran dengan sosok Tan Peng Nio yang sebenarnya, Sulaiman Kertowongso berinisiatif mengajak Tan Peng Nio untuk adu kesaktian dengan perjanjian siapa yang kalah harus mengikuti kemauan yang menang.

Dalam pertempuran antara keduanya, Sulaiman Kertowongso berhasil mengungguli Tan Peng Nio. Sesuai perjanjian awal, Sulaiman Kertowongso sebagai pihak yang menang meminta Tan Peng Nio untuk membuka penutup kepalanya hingga akhirnya terkuak identitas asli Tan Peng Nio sebagai seorang wanita.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kebumen Lantik Camat

    Bupati Kebumen Lantik Tujuh Camat, Ini Daftarnya

    • calendar_month Kam, 1 Jun 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.991
    • 0Komentar

    “Ini sudah tanggal 31 Mei dan besok Kamis  1 Juni 2023 itu tanggal merah dan dilanjutkan cuti bersama Waisak sampai Minggu. Kita masuk kembali, Senin 5 Juni 2023. Jadi agar tidak ada kekosongan jabatan malam ini kita lantik,” ujar Bupati di sela-sela pelantikan. Berikut Pejabat yang Dilantik Katut Waluyo sebagai Camat Rowokele Martinus Yudantoro Camat […]

  • Verifikasi Faktual Parpol Calon Peserta Pemilu 2024 Dimulai 15 Oktober Sampai 4 November 2022

    Verifikasi Faktual Parpol Calon Peserta Pemilu 2024 Dimulai 15 Oktober Sampai 4 November 2022

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.110
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kebumen gelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan verifikasi faktual partai politik calon peserta pemilu tahun 2024 di Hotel Candisari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen. Acara yang berlangsung sejak pukul 9.30 wib ini dihadiri oleh perwakilan dinas/instansi seperti Polres, Kodim 0709, Satpol PP, Bakesbangpol, Disdukcapil, Dispermades, perwakilan partai politik, […]

  • SMK Cipta Karya Prembun

    Tembus Grand Final Lomba Karya Ilmiah Cagar Budaya Tingkat Jateng, SMK Cipta Karya Gelar Jelajah Heritage

    • calendar_month Ming, 12 Nov 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.285
    • 0Komentar

    Koordinator kegiatan, Khafidz Nurrohman mengungkapkan bahwa jelajah sejarah ini dikemas dalam kegiatan bertajuk Tutur Tinular. Selain diikuti para siswa dan guru SMK Cipta Karya, ikut pula para peminat sejarah dari Kebumen. Salah satu narasumber sekaligus aktivis KUPU, Abdul Wahid memberikan penjelasan mengenai sejarah Desa Prembun termasuk perjalanan pemerintahan di desa ini. Para peserta antusias mengikuti […]

  • Peringati Hari Lahir Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Kebumen Beri Penghargaan dan Bantuan

    Peringati Hari Lahir Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Kebumen Beri Penghargaan dan Bantuan

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.752
    • 0Komentar

    Usai upacara, berlangsung penyerahan simbolis bantuan korban kebakaran dan bencana alam kepada tiga penerima. Ngademi, warga Dukuh Kranggan Desa Prembun Kecamatan Prembun dengan bantuan senilai Rp10.000.000. Mangun Suwito, warga Dukuh Melik Desa Tegalsari Kecamatan Adimulyo senilai Rp10.000.000. Sartinem, warga Dukuh Krajan Desa Penimbun Kecamatan Karanggayam senilai Rp15.000.000. Lalu Bantuan Wanita Rawan Sosial Ekonomi berupa paket […]

  • Dari TPQ Hingga Infrastruktur: Bupati Resmikan Gedung dan Beberkan Rencana Pembangunan Petanahan

    Dari TPQ Hingga Infrastruktur: Bupati Resmikan Gedung dan Beberkan Rencana Pembangunan Petanahan

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 730
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Yayasan Al Khusaini Karangduwur sukses menggelar peresmian gedung TPQ dan Madin Baitusholihiin di Dukuh Salak Desa Karangduwur Kecamatan Petanahan, Selasa 22 Juli 2025. Acara ini dibarengi dengan pemberian santunan kepada anak yatim yang menimba ilmu di TPQ tersebut. Hadir secara langsung Bupati Lilis Nuryani, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Mukhsinul […]

  • Ketika “Biyunge” Mendengar dan Berbagi: Momen Akrab Bupati Kebumen Bersama Masyarakat Rentan

    Ketika “Biyunge” Mendengar dan Berbagi: Momen Akrab Bupati Kebumen Bersama Masyarakat Rentan

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.044
    • 0Komentar

    “Oleh karena itu, di hari yang istimewa ini, saya ingin berbagi kasih sayang dengan cara yang sederhana, yaitu makan bersama. Setelah sebelumnya berbagi dengan para pejuang kebersihan di TPA Semali saat ulang tahun saya, kini giliran panjenengan semua,” lanjutnya. Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah para tamu undangan. Selain menikmati hidangan lezat, mereka juga menerima santunan […]

expand_less