Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Makam Tionghoa di Tengah Hamparan Sawah: Kisah Tan Peng Nio, Pendekar Wanita Berjuluk “Mulan van Java”

Makam Tionghoa di Tengah Hamparan Sawah: Kisah Tan Peng Nio, Pendekar Wanita Berjuluk “Mulan van Java”

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
  • visibility 9.401
  • comment 0 komentar

Tan Wan Swee juga dikenal sebagai tokoh berpengaruh yang mengajarkan seni bela diri Kuntao kepada masyarakat Kebumen. Namun, pendapat tersebut masih perlu ditelusuri kembali karena nama Tan Wan Swee tidak pernah muncul dalam sumber-sumber sejarah Tiongkok. Ada kemungkinan bahwa Tan Wan Swee yang dimaksud adalah anak buah Souw Pan Chiang (Kapitan Sepanjang) bernama Tan Wan Swai.

Mengacu pada pendapat paling populer di atas, Tan Wan Swee yang sudah memperhitungkan pemberontakannya akan gagal, kemudian menitipkan putrinya Tan Peng Nio kepada sahabatnya, Lie Beeng Goe, seorang ahli pembuat peti mati dan ahli bela diri. Setelahnya, Tan Peng Nio menjalani pelarian bersama Lie Beeng Goe ke Singapura. Kemudian mereka berlabuh di Sunda Kelapa, pelabuhan kota Batavia (sekarang Jakarta).

Berawal dari Geger Pecinan 1740
Tan Peng Nio

Tulisan pada nisan makam Tan Peng Nio menunjukkan silsilah keturunannya. (Foto: Dok. Setyo Adi Nugroho)

Pada tahun 1740, kota Batavia sedang mengalami huru-hara yang dikenal dengan nama Geger Pecinan, sebuah tragedi pembantaian terhadap etnis Tionghoa oleh tentara VOC. Saat pembantaian terjadi, Tan Peng Nio dan Lie Beeng Goe mengungsi ke arah timur hingga akhirnya tiba di Kutowinangun, dan bertemu dengan seorang pembuat senjata bernama Kiai Honggoyudo. Kiai Honggoyudo berusaha menyembunyikan keberadaan Tan Peng Nio dan Lie Beeng Goe agar tidak diketahui musuh. Secara diam-diam, Kiai Honggoyudo juga melatih keduanya ilmu kanuragan sebagai bekal untuk menghadapi peperangan.

Baca Juga: Keunikan Masjid Cheng Hoo Purbalingga: Perpaduan Arsitektur Tionghoa dan Islam

Peristiwa Geger Pecinan meluas ke berbagai wilayah. Raden Mas Garendi yang dikenal pula sebagai Sunan Kuning (bergelar Amangkurat V) dari Kerajaan Mataram Islam turut melakukan perlawanan terhadap VOC. Tan Peng Nio dikabarkan ikut bergabung ke dalam 200 tentara bentukan Sulaiman Kertowongso (kelak bergelar Kolopaking III) yang dikirim untuk ikut membantu pasukan Raden Mas Garendi melawan VOC dalam pertempuran yang berlangsung selama 16 tahun (1741-1757). Saat itu, Tan Peng Nio dikabarkan menyamar sebagai prajurit laki-laki.

Penyamaran Tan Peng Nio Terbongkar
Tan Peng Nio

Makam Mulat Ningrum di kompleks Makam Sokarini, Kedawung, Pejagoan. (Foto: Dok. Setyo Adi Nugroho)

Seusai peperangan berakhir, Sulaiman Kertowongso terperangah setelah tidak sengaja melihat Tan Peng Nio membuka penutup kepalanya hingga rambutnya terurai panjang. Penasaran dengan sosok Tan Peng Nio yang sebenarnya, Sulaiman Kertowongso berinisiatif mengajak Tan Peng Nio untuk adu kesaktian dengan perjanjian siapa yang kalah harus mengikuti kemauan yang menang.

Dalam pertempuran antara keduanya, Sulaiman Kertowongso berhasil mengungguli Tan Peng Nio. Sesuai perjanjian awal, Sulaiman Kertowongso sebagai pihak yang menang meminta Tan Peng Nio untuk membuka penutup kepalanya hingga akhirnya terkuak identitas asli Tan Peng Nio sebagai seorang wanita.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keripik Talas

    Produksi 8 Ton Sebulan, Keripik Talas Cipta Rasa Bu Sri Kini Dijual di 38 Gerai Alfamart di Kebumen

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.236
    • 0Komentar

    Ditanya bagaimana awal mula sampai produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tembus di pasar ritel seperti Alfamart, Iko mengaku awalnya dia difasiliitasi oleh Pemkab Kebumen melalui Dinas Perisndustrian . Baca Juga: Alfamart Salurkan 200.000 Paket Susu untuk Pelajar, Ini Tujuannya Produk kami lolos seleksi dan sampai sekarang rutin memasok untuk Alfamart dan beberapa toko ritel lain,” […]

  • SRC Peduli

    Paguyuban Toko Kelontong “SRC” Aksi Peduli Korban Banjir dan Longsor

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.121
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kebumen memantik kepedulian dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya berasal dari para pelaku usaha toko kelontong yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC). Mengetahui adanya bencana alam yang menimpa masyarakat, pengurus Paguyuban SRC Kebumen menginisiasi menggalang dana dari anggotanya. Tak disangka, […]

  • Linmas Se-Kecamatan Karanggayam Mendapat Pelatihan Pertolongan Pertama Dari PMI Kebumen

    Linmas Se-Kecamatan Karanggayam Mendapat Pelatihan Pertolongan Pertama Dari PMI Kebumen

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Anggota perlindungan masyarakat (Linmas) se-Kecamatan Karanggayam mendapatkan pelatihan dasar pertolongan pertama dan kedaruratan medis dari PMI Kabupaten Kebumen pada Kamis, 14 Juli 2022. Bertempat di Aula Kecamatan Karanggayam, kegiatan ini diikuti oleh 30 anggota Linmas. Adapun narasumber pada kegiatan ini yaitu Ircham Dwi dan Siti Mutaliah. Baca juga: PMI Kebumen Gelar Pelatihan Manajemen […]

  • Dua Bocah Hilang Tergulung Ombak Pantai Suwuk

    Dua Bocah Hilang Tergulung Ombak Pantai Suwuk

    • calendar_month Ming, 2 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.241
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Pantai selatan Kebumen kembali menelan korban. Dua bocah tenggelam setelah tergulung ombak di Pantai Suwuk, Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring, Kebumen. Peristiwa itu terjadi pada Minggu 2 Desember 2021 sekira pukul 15.00 wib. Dua bocah tersebut atas nama Dani (9) asal Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap. Kemudian Rehandi (8) asal Des Kedaleman, Kecamatan Puring, […]

  • Perayaan Cap Go Meh

    Atraksi Barongsai dan Liong Samsi Ramaikan Perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Kong Hwie Kiong

    • calendar_month Ming, 25 Feb 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.678
    • 0Komentar

    Barongsai maupun liong, merupakan simbol dari Yin dan Yang (positif dan negatif). Barongsai merupakan unsur negatif yang merusak dan Liong merupakan unsur positif. Dengan adanya pentas Barongsai serta Liong ini diharapkan mampu membawa suasana yang bahagia, damai dan sejahtera. “Perayaan barongsai tahun ini dilaksanakan sederhana. Meski demikian tidak mengurangi kemeriahan perayaan tradisi tahunan tersebut,” ujar […]

  • Gapensi Kebumen

    Jadi Ketua BPC Gapensi Kebumen, Darwansyah Gandeng Kontraktor Muda

    • calendar_month Jum, 18 Jun 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.338
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) Kebumen melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) IX  di Mexolie Hotel Kebumen, Kamis 17 Juni 2021. Dalam Muscab yang berlangsung maraton itu, Ir H Darwansyah yang menjadi calon tunggal otomatis terpilih sebagai Ketua Gapensi Kebumen periode 2021-2026. Kontraktor senior yang juga politikus Partai Golkar Kebumen […]

expand_less