KEBUMEN YANG DIINGINKAN; Mangayubagya Hari Jadi Ke-392 Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 13 Agu 2021
- visibility 12.073
- comment 0 komentar

Sejumlah anak berlatih menari di Pantai Petanahan. (Foto: OndoS)
Pidato Khusus
Terinspirasi oleh konsep Imagined Community, Komunitas Terbayang-nya Benedict Anderson, momen hari jadi menjadi saat tepat untuk mengingatkan dan merekatkan kembali segenap warga Kebumen. Bukan semata kerekatan teritorial yang ditandai batas administratif, namun oleh kesatuan cara pandang, visi, misi dan berbagai nilai utama yang hidup dan dihidupi oleh masyarakat Kebumen. Kerekatan yang muncul karena kesediaan untuk menempatkan diri menjadi bagian positif dalam sebuah bingkai bernama Kebumen.
Seperti halnya setiap bulan Agustus Presiden Republik Indonesia menyampaikan pidato kenegaraan berisi langkah yang sudah dan akan dilalui oleh bangsa ini, demikian juga akan sangat bagus jika Bupati Kebumen menyampaikan pidato khusus dalam rangka peringatan hari jadi. Sebuah pidato dari sang nahkoda tentang hal-hal yang telah dilalui bahtera bernama Kebumen. Sebuah pidato yang menjelaskan dengan gamblang ke mana haluan kapal ini mau diarahkan.
Kesederapan langkah antara Bupati selaku pimpinan wilayah dengan jajaran birokrasi dan semua lapisan warga Kebumen haruslah jadi pekerjaan rumah terus menerus. Seringkali riak-riak perdebatan dan silang pendapat –yang terasa begitu bergema di media sosial– terjadi karena macet atau tidak akuratnya kanal informasi antarpihak, khususnya antara pengambil kebijakan dengan masyarakat.
Baca Juga: Sejarah Beringin Tunggal Alun-alun Kebumen
Menjadi tantangan serius bagi Bupati beserta jajarannya untuk mengevaluasi komunikasi publik yang selama ini berjalan. Kelemahan soal komunikasi akan menjadi salah satu penghalang terwujudnya pembangunan yang partisipatif. Ini tak semata soal teknis namun juga kesediaan mendengarkan dan memahami dari semua pihak.
Salah satu contoh adalah polemik penataan jalan satu arah di Kebumen. Kebijakan ini berawal dari agenda besar penataan wilayah perkotaan yang menyangkut tata guna lahan, drainase, lalu lintas, pedestrian dan lain-lain. Sebuah kebijakan yang memang harus diambil jika ingin mewujudkan perkotaan Kebumen sebagai kawasan yang terkelola baik.








Saat ini belum ada komentar