Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Kebumen Fest 2025 untuk Siapa?

Kebumen Fest 2025 untuk Siapa?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
  • visibility 2.231
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Belakangan muncul kritik yang menganggap bahwa Kebumen Fest 2025 terlalu eksklusif, mahal, dan tidak berpihak pada masyarakat kecil. Narasi ini wajar muncul, namun perlu dilihat secara lebih utuh agar tidak jatuh pada simplifikasi yang menyesatkan.

Pertama, soal pembatasan area dan dinding penutup, hal ini lazim dalam manajemen event berskala besar. Tujuannya bukan membatasi rakyat, melainkan menjaga keamanan, kenyamanan, dan keteraturan. Pengaturan akses diperlukan agar acara dapat berjalan tertib, apalagi melibatkan puluhan ribu pengunjung. Dengan kata lain, pagar atau dinding bukanlah simbol eksklusivitas, tetapi standar prosedur keselamatan.

Kedua, isu harga tiket konser yang dianggap tidak merakyat perlu ditimbang dengan perspektif ekonomi kreatif. Merujuk laporan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) tahun 2022 tentang Creative Economy Outlook, penyelenggaraan konser dan festival memiliki dua fungsi: (1) memberikan hiburan berkualitas, (2) mendatangkan nilai ekonomi baru dari luar daerah.

Tiket memang tidak bisa gratis, karena ada biaya produksi, artis nasional, dan standar profesional yang harus dipenuhi. Justru dengan mendatangkan penonton dari luar Kebumen, roda ekonomi lokal seperti hotel, transportasi, kuliner ikut bergerak. Artinya, manfaatnya lebih luas daripada sekadar tiket.

Ketiga, mengenai harga stand UMKM, memang benar tidak semua pedagang bisa masuk ke area premium. Namun, perlu dilihat bahwa festival besar bukan sekadar arena dagang kecil-kecilan, tetapi juga panggung branding UMKM agar naik kelas.

Jawaban Kebumen Fest untuk Siapa?

Pelaku usaha perlu didorong masuk ke level lebih tinggi dalam rantai nilai. Harga sewa stand yang relatif tinggi bisa dimaknai sebagai bentuk kurasi, agar produk yang tampil memang siap bersaing di level yang lebih tinggi. Sementara pedagang harian tetap bisa menikmati limpahan pengunjung di area sekitar ekshibisi.

Akhirnya, pertanyaan “Kebumen Fest untuk siapa?” dapat dijawab dengan jelas: untuk semua, tapi dengan peran yang berbeda. Masyarakat mendapat hiburan, UMKM mendapat promosi, pelaku wisata mendapat pasar baru, dan pemerintah mendapat legitimasi bahwa Kebumen mampu menyelenggarakan event kelas nasional.

Alih-alih melihat Kebumen Fest sebagai ajang eksklusif, sebaiknya kita memaknainya sebagai investasi sosial-budaya-ekonomi. Ya, ada yang perlu evaluasi, tapi menutup mata pada manfaat besarnya justru merugikan kita sendiri.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Petani Jadi Lulusan Terbaik Secata Gombong

    Anak Petani Jadi Lulusan Terbaik Secata Gombong

    • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 11.075
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Efendi SE MM  melantik dan mengambil sumpah 359 prajurit siswa yang telah lulus mengikuti pendidikan pertama tamtama selama lima bulan. Mereka diambil sumpah dan dilantik sebagai anggota TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada) pada upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dimata) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran […]

  • Panen Padi Berhasil, Petani Bumirejo Puring Kini Beralih Tanam Kacang Hijau Varietas Vima-1

    Panen Padi Berhasil, Petani Bumirejo Puring Kini Beralih Tanam Kacang Hijau Varietas Vima-1

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 411
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Desa Bumirejo Kecamatan Puring menggelar panen raya padi musim tanam (MT) II, Kamis 16 Juli 2026. Panen yang berlangsung di lahan corporate farming Kelompok Tani Margo Utomo ini menunjukkan hasil memuaskan dengan estimasi produktivitas mencapai 7,5 ton per hektar. Bupati Kebumen Lilis Nuryani hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dengan menggunakan mesin combine […]

  • Demokrasi

    Regresi Demokrasi: Analisis Kritis Fenomenologi Pemilihan Eksekutif oleh Legislatif di Indonesia

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.359
    • 0Komentar

    SALAH satu pencapaian demokrasi Indonesia pasca-reformasi adalah pelaksanaan pemilihan rakyat secara langsung untuk kepala daerah seperti bupati, walikota, dan gubernur. Sistem ini bertujuan untuk mendekatkan kedaulatan rakyat dengan proses politik, memungkinkan masyarakat untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan lokal. Namun, wacana untuk mengembalikan proses pemilihan ini ke legislatif, baik di DPR tingkat […]

  • Yuk Kunjungi, Pesantren Expo Pamerkan  Produk Karya Santri

    Yuk Kunjungi, Pesantren Expo Pamerkan Produk Karya Santri

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.708
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Beragam produk santri dipamerkan dalam gelaran Pesantren Expo 2019 yang berlangsung di halaman Hotel Mexolie Kebumen. Pameran yang dibuka oleh Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, Selasa (22/10/2019) itu akan berlangsung hingga Sabtu (26/10/2019) mendatang. Pesantren Expo 2019 diikuti oleh 13 pondok pesantren dengan 36 stan.  Semuanya stan berisi dengan produk-produk […]

  • Mitigasi Bencana Pesisir, Relawan PMI Kebumen Tanam 600 Bibit Mangrove di Pantai Kaliratu

    Mitigasi Bencana Pesisir, Relawan PMI Kebumen Tanam 600 Bibit Mangrove di Pantai Kaliratu

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 482
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) — Sebagai langkah konkret dalam upaya mitigasi bencana di kawasan pesisir rawan tsunami, Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen bersama Korps Sukarela (KSR) Universitas Putra Bangsa (UPB) melaksanakan aksi penanaman 600 bibit pohon mangrove. Kegiatan yang mengusung tema “KSR Goes To Masyarakat” ini diselenggarakan di kawasan Wisata Pantai Kaliratu, Desa Jogosimo, Sabtu […]

  • PAFI Buleleng

    Diare: PAFI Buleleng Jelaskan Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahannya

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 925
    • 0Komentar

    DIARE merupakan kondisi medis yang ditandai dengan frekuensi buang air besar yang lebih sering dari biasanya, dengan tinja yang encer atau berair. Kondisi ini dapat berlangsung singkat atau berkepanjangan, tergantung pada penyebabnya. Diare seringkali membuat penderitanya merasa tidak nyaman dan lemah. Berikut penjelasan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Buleleng pafipcbuleleng.org mengenai penyebab diare, gejala, […]

expand_less