Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Kebumen Fest 2025 untuk Siapa?

Kebumen Fest 2025 untuk Siapa?

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
  • visibility 2.084
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Belakangan muncul kritik yang menganggap bahwa Kebumen Fest 2025 terlalu eksklusif, mahal, dan tidak berpihak pada masyarakat kecil. Narasi ini wajar muncul, namun perlu dilihat secara lebih utuh agar tidak jatuh pada simplifikasi yang menyesatkan.

Pertama, soal pembatasan area dan dinding penutup, hal ini lazim dalam manajemen event berskala besar. Tujuannya bukan membatasi rakyat, melainkan menjaga keamanan, kenyamanan, dan keteraturan. Pengaturan akses diperlukan agar acara dapat berjalan tertib, apalagi melibatkan puluhan ribu pengunjung. Dengan kata lain, pagar atau dinding bukanlah simbol eksklusivitas, tetapi standar prosedur keselamatan.

Kedua, isu harga tiket konser yang dianggap tidak merakyat perlu ditimbang dengan perspektif ekonomi kreatif. Merujuk laporan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) tahun 2022 tentang Creative Economy Outlook, penyelenggaraan konser dan festival memiliki dua fungsi: (1) memberikan hiburan berkualitas, (2) mendatangkan nilai ekonomi baru dari luar daerah.

Tiket memang tidak bisa gratis, karena ada biaya produksi, artis nasional, dan standar profesional yang harus dipenuhi. Justru dengan mendatangkan penonton dari luar Kebumen, roda ekonomi lokal seperti hotel, transportasi, kuliner ikut bergerak. Artinya, manfaatnya lebih luas daripada sekadar tiket.

Ketiga, mengenai harga stand UMKM, memang benar tidak semua pedagang bisa masuk ke area premium. Namun, perlu dilihat bahwa festival besar bukan sekadar arena dagang kecil-kecilan, tetapi juga panggung branding UMKM agar naik kelas.

Jawaban Kebumen Fest untuk Siapa?

Pelaku usaha perlu didorong masuk ke level lebih tinggi dalam rantai nilai. Harga sewa stand yang relatif tinggi bisa dimaknai sebagai bentuk kurasi, agar produk yang tampil memang siap bersaing di level yang lebih tinggi. Sementara pedagang harian tetap bisa menikmati limpahan pengunjung di area sekitar ekshibisi.

Akhirnya, pertanyaan “Kebumen Fest untuk siapa?” dapat dijawab dengan jelas: untuk semua, tapi dengan peran yang berbeda. Masyarakat mendapat hiburan, UMKM mendapat promosi, pelaku wisata mendapat pasar baru, dan pemerintah mendapat legitimasi bahwa Kebumen mampu menyelenggarakan event kelas nasional.

Alih-alih melihat Kebumen Fest sebagai ajang eksklusif, sebaiknya kita memaknainya sebagai investasi sosial-budaya-ekonomi. Ya, ada yang perlu evaluasi, tapi menutup mata pada manfaat besarnya justru merugikan kita sendiri.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Virtual Tour Gombong, Strategi Milangkori Hadapi Pandemi

    Virtual Tour Gombong, Strategi Milangkori Hadapi Pandemi

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.459
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Pandemi Covid-19 membuat hampir semua sektor terpuruk. Industri pariwisata adalah salah satu bidang yg mengalami dampak paling parah. Para pelaku usaha mesti pintar-pintar bersiasat agar kas usaha tak kering. Salah satu terobosan dilakukan oleh Milangkori Cultural Tour, biro wisata spesialis edukasi, budaya dan sejarah yang berbasis di Gombong. Bekerjasama dengan marketplace nasional […]

  • Bupati Hidupkan Ekonomi Pasar Rakyat dengan Program Kredit Murah dan “Selaras”

    Bupati Hidupkan Ekonomi Pasar Rakyat dengan Program Kredit Murah dan “Selaras”

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menyambut Hari Raya Idulfitri, Bupati Kebumen Lilis Nuryani meluncurkan dua program inovatif untuk mendukung perekonomian pasar rakyat: Program Kredit Murah bagi pedagang pasar dan program “Selaras” (Sengkuyung Nglarisi Pasar), Senin 24 Maret 2025. Acara yang berlangsung di area timur Pasar Tumenggungan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk mantan Bupati Kebumen Mohammad […]

  • Kesenian Menoreng

    Menyelamatkan Kesenian Menoreng Watulawang, Menjaga Identitas Budaya Kebumen

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.996
    • 0Komentar

    Oleh: Imam Gazi Al Farizi KABUPATEN Kebumen sudah lama dikenal sebagai daerah yang kaya kesenian dan memiliki tradisi lokal yang kuat. Letaknya di persilangan kultur Banyumasan dan Bagelen membuat corak budaya di Kabupaten berslogan “Beriman” ini unik dan beragam. Selama ini, jika membicarakan kesenian Kebumen, publik cenderung mengingat Tari Cepetan. Padahal, di balik itu, ada […]

  • SIAPD Diluncurkan, Tata Kelola Desa di Kebumen Makin Modern

    SIAPD Diluncurkan, Tata Kelola Desa di Kebumen Makin Modern

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.536
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen menunjukkan komitmen kuat dalam peningkatan tata kelola pemerintahan desa melalui peluncuran Sistem Informasi Aparatur Pemerintah Desa (SIAPD). Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah secara resmi meluncurkan aplikasi inovatif ini dalam acara yang berlangsung di Pendopo Kabumian pada Kamis, 17 April 2025. Bersamaan dengan peluncuran SIAPD, disosialisasikan pula Surat Edaran Bupati Nomor […]

  • Balita di Tanuraksan Hanyut di Saluran Irigasi, Begini Nasibnya

    Balita di Tanuraksan Hanyut di Saluran Irigasi, Begini Nasibnya

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.014
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Bocah balita tenggelam dan hanyut terbawa arus di saluran irigasi di Kampung Tanuraksan, Desa Gemeksekti, Kebumen, Selasa (2/7) sekitar pukul 10.15 wib.  Korban diketahui bernama Zaki Amrullah (4) warga RT 07 RW 01 desa setempat. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Sunarko (42) warga setempat. Saat itu Sunarko sedang duduk di bangku […]

  • PAFI Buleleng

    Diare: PAFI Buleleng Jelaskan Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahannya

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 807
    • 0Komentar

    DIARE merupakan kondisi medis yang ditandai dengan frekuensi buang air besar yang lebih sering dari biasanya, dengan tinja yang encer atau berair. Kondisi ini dapat berlangsung singkat atau berkepanjangan, tergantung pada penyebabnya. Diare seringkali membuat penderitanya merasa tidak nyaman dan lemah. Berikut penjelasan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Buleleng pafipcbuleleng.org mengenai penyebab diare, gejala, […]

expand_less