Breaking News
light_mode
Beranda » News » Program CSR, FIFGROUP Cabang Kebumen Bantu Posyandu Dahlia Kutosari

Program CSR, FIFGROUP Cabang Kebumen Bantu Posyandu Dahlia Kutosari

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
  • visibility 5.529
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perusahaan pembiayaan FIFGROUP Cabang Kebumen menyalurkan program corporate sosial responsibilty (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan dengan memberikan bantuan kepada Posyandu Dahlia di Gang Asem Nomor 24 RT 02 RW 04 Desa Kutosari, Kecamatan/Kabupaten Kebumen.

Bantuan diserahkan bersamaan dengan kegiatan penyuluhan stunting, Sabtu, 22 Februari 2020. Kegiatan yang dihadiri 55 peserta itu dipimpin oleh Bidan Puskesmas III Kebumen Endah dan dihadiri Ahli Gizi Puskesmas III Kebumen Rindiyawati AMd Gz.

Hadir pula tim FIFGROUP Cabang Kebumen yang dipimpin Branch Manager Dody Agung Susetya. Dody Agung Susetya menyampaikan bahwa pihaknya rutin setiap bulan memberi bantuan dalam bentuk uang yang digunakan untuk pemberian makanan tambahan bagi balita. Tambahan makanan bergizi seperti puding, burjo, nasi kuning, dan susu kotak.

Baca Juga: Seminar Inspirasi Umrohku ; Tawarkan Solusi Berangkat Umroh Dulu Bayar Belakangan

Dalam kesempatan itu, Dody sekaligus mengenalkan bisnis FIFGROUP yang terdiri atas Pembiayaan FIFASTRA (motor baru), SPEKTRA (elektronik), DANASTRA (peminjaman multi guna), dan AMITRA pembiayaan syariah (umroh dan haji).

“FIFGROUP Cabang Kebumen tidak hanya mencari keuntungan semata, tetapi juga berbagi dengan masyarakat. Kami berharap semoga Posyandu Dahlia semakin maju,” ujar Dody Agung Susetya di sela-sela acara.

Sementara itu, Rindiyawati AMd Gz dalam materinya menerangkan tentang stunting, yakni sebagian kondisi tinggi badan seseorang lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umur yang sama. Stunting terjadi sejak dalam kandungan dan akan nampak saat anak berusia dua tahun.

Faktor Penyebab Stunting Multi Dimensi

Penyuluhan tentang stunting dari Puskemas Kebumen III. (Foto: Dok. FIFGROUP Kebumen)

Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi intervensi paling menentukan pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Adapun faktor-faktornya antara lain; Pertama, praktik pengasuhan yang tidak baik seperti kurang pengetahuan tentang kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan 60% dari anak, usia 0-6 bulan tidak mendapatkan ASI ekslusif, 2 dari 3 anak usia 6-24 bulan tidak menerima MP-ASI yang tepat (sesuai kebutuhan).

Kedua, terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan Ante Natal Care (ANC), post natal dan pembelajaran dini yanag berkualitas. Disebutkan bahwa satu dari tiga anak usia 3-6 tahun tidak terdaftar di PAUD, dua dari tiga ibu hamil belum mengkonsumsi suplemen zat besi yang memadai, menurunnya tingkat kehadiran anak di Posyandu (dari 79% di 2007 menjadi 64% di 2013), tidak mendapatkan akses yang memadai ke layanan imunisasi.

Baca Juga: Karyawan FIFGROUP Kebumen Dibekali Safety Riding

Ketiga, kurangnya akses ke makanan bergizi. Satu dari tiga ibu hamil anemia, makanan bergizi mahal dan kurangnya pengetahuan dan penyiapan. Keempat, kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi. Satu dari lima rumah tangga masih BAB di ruang terbuka, satu dari tiga rumah tangga belum memiliki akses ke air minum bersih.

Adapun dampak stunting antara lain dalam jangka pendek adalah terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik dan metabolisme dalam tubuh. Sedangkan jangka panjang menurunnya kemampuan kognitif dan prestasi belajar.

“Selain itu menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah sakit dan resiko munculnya penyakit diabetes, kegemukan, penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, stroke, dan disabilitas pada usia tua,” ujarnya. (adv)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosaraso

    Mbah Darsono Dibawa ke Rumah Singgah DoSaraso, Matanya Bakal Dioperasi

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.907
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masih ingat dengan Sudarsono (65), pria tua dengan kebutaan pada kedua matanya? Dia hidup sebatang kara tinggal di sebuah gubuk reot di Desa Karangrejo, Kecamatan Petanahan, Kebumen. Ya, saat ini Mbah Susah, begitu dia dipanggil orang-orang sekitarnya, telah dibawa ke Rumah Singgah (Srusin) DoSaraso Kebumen. Di rumah singgah yang berlokasi di bekas […]

  • Quarter Life Crisis

    Quarter-Life Crisis: Bukan Drama, Tapi Krisis Identitas yang Nyata

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 393
    • 0Komentar

    PERNAH merasa kehilangan arah di usia 20-an? Tiba-tiba mempertanyakan semua pilihan hidup—dari karier, hubungan, hingga siapa dirimu sebenarnya? Kalau ya, selamat datang di fase quarter-life crisis—krisis seperempat abad yang makin banyak dialami anak muda zaman sekarang. Berbeda dari kesan dramatis yang sering muncul di film atau media sosial, quarter-life crisis bukan soal “lebay” atau “kurang […]

  • BIKK Karangsambung

    BIKK LIPI Karangsambung Gelar Indonesia Geoheritage Expedition

    • calendar_month Jum, 4 Jun 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.114
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (BIKK) LIPI di Karangsambung menggelar agenda tahunan Indonesia Geoheritage Expedition (IGE) 2021. Sebagai rangkaian kegiatan tersebut, BIKK Karangsambung menyelenggarakan webinar bertema “Geodiversitas Membangun Bangsa”, Kamis 3 Juni 2021. Diskusi virtual itu membahas mengenai langkah implementasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam mengakomodasi amanat Undang-undang Sinas Iptek […]

  • Bintara Remaja

    Tiga Angkatan Bintara Remaja Polres Kebumen Ikuti Pembaretan

    • calendar_month Sel, 26 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 824
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah sempat ditunda karena Pandemi Covid-19, para Bintara remaja Polres Kebumen dilakukan tradisi pembaretan. Pembaretan merupakan tradisi untuk memiliki tutup kepala baret warna coklat, khas milik Sat Samapta Polres Kebumen. Pembaretan digelar selama dua hari, yakni Minggu-Senin 24-25 Oktober 2021 dengan pola protokol kesehatan. Penutupan ditandai dengan memandikan kembang dan memakaikan topi […]

  • Hari Bhayangkara

    Ahmad Luthfi: Polri Harus Semakin Humanis dan Responsif

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 405
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadi inspektur upacara peringatan ke-79 Hari Bhayangkara di Halaman Mapolda Jateng, Selasa 1 Juli 2025.  Dalam amanatnya, Luthfi menegaskan bahwa Polri harus terus memperkuat jati diri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Ia menyampaikan lima pesan utama kepada jajaran Polda Jateng. Pertama, meningkatkan pelayanan publik dengan tulus dan […]

  • Quillon Mercy

    Quillon Mercy, Kuda Milik Anggota DPRD Kebumen Kampium Kejurnas Pacuan Kuda di Bantul

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.983
    • 0Komentar

    BANTUL (KebumenUpdate.com) – Kuda milik Krismawati seorang anggota DPRD Kabupaten Kebumen menjadi kampium pada Kejurnas Pacu Kuda Piala Tiga Mahkota Pordasi Seri 2  dan Piala Pertiwi Tahun 2023 di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, DIY Minggu 21 Mei 2023. Pada event yang digelar oleh Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) dan Pengprov Pordasi DKI Jakarta […]

expand_less