Breaking News
light_mode
Beranda » News » Edukasi » Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Lima Abad Jadi Pusat Pendidikan Islam

Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Lima Abad Jadi Pusat Pendidikan Islam

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
  • visibility 4.580
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Gus Afif yang memimpin pesantren itu sejak tahun 1992-1993 tersebut awalnya mendirikan SMK Al Kahfi tahun 1995 dan sekarang berkembang memiliki 12 kelas. Sukses mendirikan SMK, tahun 2003 disusul mendirikan SMP Al Kahfi yang kini memiliki Sembilan kelas. Baru setelah itu dirikan SMA Al Kahfi yang baru memiliki tiga kelas. Sebagian siswa sekolah tersebut sembari mondok di pesantren, dan sebagian lagi siswa dari sekitar pesantren.

“Untuk SMA baru tiga kali meluluskan,” ujar Gus Afif seraya bercita-cita mendirikan sebuah perguruan tinggi.

Selain menjadi pusat ilmu keislaman untuk sehingga menelurkan sejumlah ahli agama yang tersebar di penjuru Nusantara, Pesantren Al Kahfi masih menyimpan kekayaan sejarah yang luar biasa. Selain bangunan berupa masjid yang menjadi salah satu cagar budaya, para pendiri Pesantren itu mewariskan berbagai manuskrip dan kitab-kitab kuno serta risalah sejarah.

Berbagai Manuskrip Kuno Tersimpan di Pondok Pesantren

Gedung perkuliahan di Akademi Komunitas Al Kahfi Somalangu. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Berbagai manuskrip yang berumur ratusan tahun itu masih tersimpan di sebuah tempat khusus di dalam pesantren. Kitab-kitab kuno dan manuskrip itu jumlahnya ribuan. Baru sebagian kecil telah dibaca dan dipelajari oleh ahli dari dinas kepurbakalaan Jateng. Karena itu dibutuhkan tempat sekaligus sistem perawatan naskah-naskah kuno yang erat dengan tinggalan sejarah itu demi kepentingan ilmiah, wisata serta rekonstruksi sejarah.

“Dalam satu manuskrip kuno terdapat dokumen kesepakatan untuk tidak saling menganggu antara pengasuh pondok dengan seorang resi di wilayah Borobudur. Artinya masa itu telah mengenal konsep toleransi,” ujar Gus Afif.

Pondok Somalangu juga masih menyimpan tanda kenang-kenangan dari Hang Tuah, tokoh ulama keturunan Cina Melayu yang pernah datang ke Somalangu. Yang jelas masih banyak sejarah belum tersibak dari manuskrip dan kitab-kitab kuno yang diwariskan para leluhur Pondok Somalangu.

Atas dasar banyaknya peninggalan sejarah dan budaya di pesantren itu, sejak kepemimpinan Bupati Dra Hj Rustriningsih MSi digagas Pesantren Somalangu berikut peninggalannya dijadikan cagar budaya religius. Awalnya muncul pemikiran untuk mendirikan perpustakaan dan museum.

Baca Juga: Tanpa Dukungan Konkrit Pemerintah, Jangan Paksakan Normal Baru di Pesantren

Namun melihat aset budaya dan sejarah yang tersisa, mulai kitab-kitab lama, bangunan masjid tua, kawasan pondok, ada yoni dan lingga, serta perkampungan dengan rumah-rumah penduduk berarsitektur lama, kawasan Somalangu layak menjadi cagar budaya religius.

Namun hingga setelah Rustriningsih menjabat sebagai wakil gubernur Jateng, dan jabatan dipegang KH Nashiruddin Al Mansyur kemudian berganti dipimpin oleh H Buyar Winarso SE, H Mohammad Yahya Fuad SE, KH Yazid Mahfudz, hingga Bupati saat ini H Arif Sugiyanto SH rencana tersebut tidak lagi terdengar kabarnya beritanya.

“Pergantian pejabat mulai dari pemerintah kabupaten hingga pemerintah desa, membuat pejabat sekarang ahistoris dengan rencana yang disusun dahulu,” ujarnya. (Supriyanto-91)

Sumber: Suara Merdeka via kebumenkab.go.id)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Turunkan Stunting di Kebumen: Dari Mie Keriting, Ceting Apik, Hingga Bapak Asuh

    Upaya Turunkan Stunting di Kebumen: Dari Mie Keriting, Ceting Apik, Hingga Bapak Asuh

    • calendar_month Rab, 25 Okt 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.264
    • 0Komentar

    “Penanganan stunting ini memang perlu kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak, termasuk kita melibatkan masyarakat untuk terus diberdayakan, sehingga kebersamaan dan gotong royong ini bisa memberikan hasil yang maksimal,” ucapnya. Ceting Apik PKK PKK Kabupaten Kebumen juga memiliki program Ceting Apik yang merupakan akronim dari Cegah Stunting dengan Asupan Gizi yang Baik bersama PKK […]

  • Rp700 Juta Uang Pajak Bumi dan Bangunan Disalahgunakan, BPKPD dan Kejari Turun Tangan

    Rp700 Juta Uang Pajak Bumi dan Bangunan Disalahgunakan, BPKPD dan Kejari Turun Tangan

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.370
    • 0Komentar

    Pihaknya pun mengaku siap membantu pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Nantinya setelah dikeluarkannya Surat Kuasa Khusus (SKK), tim kejaksaan akan turun langsung melakukan upaya untuk membantu pemerintah dalam penarikan PBB. “Nanti kita awali dengan cara persuasif dulu secara kekeluargaan, apabila tidak diindahkan, terpaksa kita lakukan penindakan. Kejaksaan punya kewenangan untuk menindak sesuai UU No […]

  • Aktivitas Pasar Pagi Tumenggungan, Kebumen tampak ramai di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Menuju New Normal, Pemkab Kebumen Terapkan Sistem Zonasi

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.129
    • 0Komentar

    Zonasi selaras dengan Indonesia akan melaksanakan new normal atau tatanan kehidupan baru. Bagaimana masyarakat bisa berkehidupan seperti biasa, namun dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. “Protokol di Kebumen telah tertuang dalam Perbup Kebumen Nomor 29 tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid-19 di Kebumen. Jika ini dipahami betul Kebumen sudah mengarah pada New […]

  • Kasus Pembunuhan di Desa Selogiri Mulai Terungkap, Tersangka Ditangkap di Desa Langse Karangsambung

    Kasus Pembunuhan di Desa Selogiri Mulai Terungkap, Tersangka Ditangkap di Desa Langse Karangsambung

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.480
    • 0Komentar

    Tiga Perkara Lain Pada kesempatan ini, juga digelar konferensi pers dengan tiga perkara yakni curanmor, pencurian rumah kosong, dan pencurian 2 buah handphone. Tersangka curanmor (S), diamankan oleh jajaran Polsek Alian, Polsek Klirong, dan Polsek Karangsambung setelah mendapat informasi akan adanya transaksi jual beli sepeda motor tanpa kelengkapan surat-surat kendaraan. Baca juga: Adik Kandung Tersangka […]

  • Kegiatan Rutin yang Dioptimalkan, Pengamen di Pasar Kutowinangun Dibina Sat Samapta Polres Kebumen

    Kegiatan Rutin yang Dioptimalkan, Pengamen di Pasar Kutowinangun Dibina Sat Samapta Polres Kebumen

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Para pengamen di sekitar Pasar Kutowinangun dibina oleh Sat Samapta Polres Kebumen dalam Kegiatan Rutin yang Dioptimalkan. Adapun sasaran KRYo adalah premanisme dan penyakit masyarakat. Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto menerangkan, KRYo untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif di wilayah Kebumen. Baca juga: Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II, Warga […]

  • Arif-Rista Vs Kolom Kosong di Pilbup Kebumen.

    Arif-Rista Kalahkan Kolom Kosong, Ini Syaratnya

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.345
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kebumen secara resmi menetapkan satu pasangan calon bupati dan wakil bupati yang memenuhi syarat dalam Pilbup Kebumen 2020. Dalam Surat Keputusan KPU Kebumen Nomor 461/PL.02.3-KPt/3305/KPU-Kab/IX/2020, hanya ada satu pasangan calon yang memenuhi syarat. Yakni H Arif Sugiyanto SH dan Hj Ristawati Purwaningsih SST MM. Arif Rista Diusung […]

expand_less