Puluhan Tahun Hidup di Tenda Terpal, Sedulur Kebumen Bantu Bangun Rumah Mbah Ngabsah
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 27 Mar 2022
- visibility 9.855
- comment 0 komentar

Mbah Siti Ngabsah dan tenda terpal tempat tinggalnya. (Foto: Istimewa)
PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Di usianya yang sudah senja, Siti Ngabsah (72) terpaksa menjalani kehidupan yang penuh dengan kerasnya perjuangan. Bagaimana tidak, perempuan lanjut usia ini tak memiliki rumah untuk tinggal.
Puluhan tahun Mbah Ngabsah menghuni sebuah tenda terpal dan bekas spanduk dan baliho di sebuah pekarangan milik kakaknya bernama Suratin (82) di Dukuh Jatisawit RT 002 RW 006 Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan, Kebumen.
Kondisi tersebut sangat jauh dari layak. Saat hujan deras terpal bekas spanduk dan baliho itu bocor bahkan tempat untuk merebahkan tubuhnya yang renta itu tak jarang kebanjiran.
Baca Juga: Sedulur Kebumen Bantu Rp 25 Juta untuk Bedah Gubuk Reot Mbah Salimah
Kondisi tersebut memantik para pemuda Desa Jemur untuk bergerak. Mereka menilai pemerintah desa tutup mata dan tidak peka atas kondisi rakyatnya. Dengan swadaya kemudian mereka membangunkan rumah untuk Mbah Ngabsah yang layak huni.
Kepedulian warga Desa Jemur terhadap Mbah Ngabsah membuat komunitas Sedulur Kebumen turut mendukung pembangunan rumah tersebut. Untuk mendukung bedah rumah itu, Sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan kemudian menggalang dana melalui WhatsApp Group (WAG) Sedulur Kebumen.
Bantu Rp 15 Juta

Bupati Kebumen bersama Sesepuh Sedulur Kebumen menyerahkan bantuan uang Rp 15 juta. (Foto: Padmo)
Dana dari para anggota dan dermawan sebanyak Rp 15 juta diserahkan untuk membantu pembangunan rumah Mbah Ngabsah, Minggu 27 Maret 2022. Bantuan berupa uang tunai diserahkan oleh Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH didampingi Sugeng Budiawan dan anggota Sedulur Kebumen kepada tokoh masyarakat setempat.
Hadir Camat Pejagoan Ida Indrayani Akmal dan anggota Sedulur Kebumen Salim Wazdy, Hargo Yohanes, Santoso Budiawan, Henky Halim. Tampak para pemuda yang kompak mengenakan kaos bertuliskan “Jemur Ayuh Jujur” yang sedang bergotong royong membangun rumah tersebut.








Saat ini belum ada komentar