Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tanpa Dukungan Konkrit Pemerintah, Jangan Paksakan Normal Baru di Pesantren

Tanpa Dukungan Konkrit Pemerintah, Jangan Paksakan Normal Baru di Pesantren

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 30 Mei 2020
  • visibility 2.650
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jumlah dan pertumbuhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih tinggi. Persebarannya juga makin meluas. Sementara prasyarat untuk mencegah penularan Covid-19, terutama jaga jarak (social/physical distancing), semakin sulit diwujudkan.

Keadaan demikian seharusnya membuat pemerintah tetap waspada dan memastikan aturan seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat berjalan secara efektif. Namun, justru yang dirasakan adalah pelonggaran terhadap PSBB dan pemerintah akan segera melaksanakan new normal alias kelaziman baru.

Belum Ada Perhatian Khusus Tangani Covid-19 di Pesantren

Hal ini sangat berisiko bagi makin luas dan besarnya persebaran Covid-19 termasuk dalam lembaga pendidikan tak terkecuali di pesantren. Apalagi pemerintah dinilai belum memiliki perhatian dan kebijakan khusus untuk menangani Covid-19 di pesantren. Namun, tiba-tiba pemerintah mendorong agak terlaksana new normal atau kelaziman baru dalam kehidupan pesantren.

Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (RMI-PCNU) Kabupaten Kebumen atau Asosiasi Pesantren Indonesia memandang hal tersebut mengkhawatirkan. Alih-alih untuk menyelamatkan pesantren dari Covid-19, pesantren yang berbasis komunitas dan cenderung komunal justru dapat menjadi klaster baru pandemi Covid-19.

“Ini sesuatu yang sepatutnya dihindari,” ujar Ketua PC RMI NU Kebumen Agus Fachrudin Achmad NW didampingi Sekretaris PC RMI NU Kebumen Agus Luthfi Fahrudin, Sabtu 30 Mei 2020.

Perlu Dukungan Konkrit dari Pemerintah

Untuk itu RMI-PCNU Kebumen menyatakan bahwa pelaksanaan new normal di pesantren tidak dapat dilakukan jika tidak ada dukungan pemerintah untuk tiga hal berikut;

  1. Kebijakan pemerintah yang kongkrit dan berpihak sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam menjaga pesantren dari risiko penyebaran virus covid-19.
  2. Dukungan fasilitas kesehatan untuk pemenuhan pelaksanaan protokol kesehatan, seperti rapid test, hand sanitizer, akses pengobatan dan tenaga ahli kesehatan.
  3. Dukungan sarana dan fasilitas pendidikan meliputi fasilitas pembelajaran online bagi santri yang belum bisa kembali ke pesantren dan biaya pendidikan seperti syahriyah/SPP dan kitab bagi santri yang terdampak secara ekonomi.

“Apabila tidak ada kebijakan nyata untuk tiga hal di atas maka RMI-PCNU Kebumen menyarankan pesantren memperpanjang masa belajar di rumah,” ujar Gus Fachru, panggilan akrab pengasuh Pondok Pesantren Al Hasani tersebut.

Pihaknya juga mengimbau agar setiap keputusan yang diambil terkait dengan nasib pesantren harus melibatkan kalangan pesantren. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepemimpinan Publik

    Kepemimpinan Publik: Fondasi Kepercayaan dalam Pelayanan kepada Masyarakat

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle Kurnia Tri Wibawa
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan publik, satu hal yang sering luput dari perhatian adalah bahwa pelayanan yang baik tidak hanya ditentukan oleh sistem, teknologi, atau prosedur birokrasi yang modern. Di atas semua itu, pelayanan publik pada dasarnya sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan. Pemimpin publik bukan sekadar pengambil keputusan administratif, tetapi […]

  • Kapolres AKBP Rudy Cahya Kurniawan menyerahkan bantuan beras kepada warga. (Foto: Polres Kebumen)

    Polres Kebumen Salurkan 10 Ton Beras Sembari Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.912
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen menyalurkan bantuan beras tahap III kepada warga masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Sebanyak 2.000 kantong beras dibagikan kepada warga masing-masing 5 kg, Jumat  14 Agustus 2020. Pembagian dilakukan mulai dari pengecekan kualitas beras di Gudang Bulog Selang Kebumen. Selanjutnya beras-beras itu didrop dengan melibatkan Polsek jajaran dan Bhabinkamtibmas. Beras Merupakan […]

  • Aksi Tawuran Geng TOS vs Mualimin di Sruweng Berujung Luka Bacok, Lima Remaja Ditangkap

    Aksi Tawuran Geng TOS vs Mualimin di Sruweng Berujung Luka Bacok, Lima Remaja Ditangkap

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.847
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tawuran antar-kelompok remaja di Kecamatan Sruweng berakhir tragis. Akibat aksi pembacokan brutal dalam bentrokan tersebut, lima remaja kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polres Kebumen resmi mengungkap kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang terjadi dalam bentrokan antara kelompok TOS (Tongkrongan Orang Stres) dan kelompok Mualimin. Peristiwa ini dipaparkan dalam […]

  • Ramadan, Mexolie Tawarkan Paket Buka Berame

    Ramadan, Mexolie Tawarkan Paket Buka Berame

    • calendar_month Jum, 9 Apr 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.819
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menyambut bulan suci Ramadan 1442 H, Kedai Kopi Mexolie menawarkan promo spesial berupa paket berbuka puasa yakni Buka Berame atau Buka Puasa Bersama Mexolie. Dengan harga Rp 55.000 net/pax, kalian bisa sepuasnya berbuka puasa di Kedai Kopi Mexolie (buffet all you can eat). “Untuk pembelian 10 mendapatkan gratis satu,” ujar General Manager […]

  • Universitas Putra Bangsa

    Dosen Universitas Putra Bangsa Gelar Pelatihan Fermentasi Kakao di Desa Kajoran Karanggayam

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.337
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tim dosen Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen mengadakan pelatihan fermentasi kakao bagi para petani di Desa Kajoran, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 8 September 2025 ini sebagai bagian dari program hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025 […]

  • Expo Sesarengan Ngawasi Sajikan Pagelaran Wayang Kulit Dalang Ki Eko Suwaryo

    Expo Sesarengan Ngawasi Sajikan Pagelaran Wayang Kulit Dalang Ki Eko Suwaryo

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.663
    • 0Komentar

    ADIMULYO (KebumenUpdate.com) – Kebumen jadi yang pertama di Jawa Tengah menggelar acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pilkada 2024 dengan tajuk Expo Sesarengan Ngawasi. Kegiatan yang berlangsung di Gelora Bumi Kemujan, Kecamatan Adimulyo, Senin malam 17 September 2024 ini menyuguhkan Pagelaran Wayang Kulit Dalang Ki Eko Suwaryo dengan lakon Wahyu Kesatrian. Ketua Bawaslu Kebumen, Amin Yasir, mengatakan […]

expand_less