Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tanpa Dukungan Konkrit Pemerintah, Jangan Paksakan Normal Baru di Pesantren

Tanpa Dukungan Konkrit Pemerintah, Jangan Paksakan Normal Baru di Pesantren

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 30 Mei 2020
  • visibility 2.667
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jumlah dan pertumbuhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih tinggi. Persebarannya juga makin meluas. Sementara prasyarat untuk mencegah penularan Covid-19, terutama jaga jarak (social/physical distancing), semakin sulit diwujudkan.

Keadaan demikian seharusnya membuat pemerintah tetap waspada dan memastikan aturan seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat berjalan secara efektif. Namun, justru yang dirasakan adalah pelonggaran terhadap PSBB dan pemerintah akan segera melaksanakan new normal alias kelaziman baru.

Belum Ada Perhatian Khusus Tangani Covid-19 di Pesantren

Hal ini sangat berisiko bagi makin luas dan besarnya persebaran Covid-19 termasuk dalam lembaga pendidikan tak terkecuali di pesantren. Apalagi pemerintah dinilai belum memiliki perhatian dan kebijakan khusus untuk menangani Covid-19 di pesantren. Namun, tiba-tiba pemerintah mendorong agak terlaksana new normal atau kelaziman baru dalam kehidupan pesantren.

Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (RMI-PCNU) Kabupaten Kebumen atau Asosiasi Pesantren Indonesia memandang hal tersebut mengkhawatirkan. Alih-alih untuk menyelamatkan pesantren dari Covid-19, pesantren yang berbasis komunitas dan cenderung komunal justru dapat menjadi klaster baru pandemi Covid-19.

“Ini sesuatu yang sepatutnya dihindari,” ujar Ketua PC RMI NU Kebumen Agus Fachrudin Achmad NW didampingi Sekretaris PC RMI NU Kebumen Agus Luthfi Fahrudin, Sabtu 30 Mei 2020.

Perlu Dukungan Konkrit dari Pemerintah

Untuk itu RMI-PCNU Kebumen menyatakan bahwa pelaksanaan new normal di pesantren tidak dapat dilakukan jika tidak ada dukungan pemerintah untuk tiga hal berikut;

  1. Kebijakan pemerintah yang kongkrit dan berpihak sebagai wujud keseriusan pemerintah dalam menjaga pesantren dari risiko penyebaran virus covid-19.
  2. Dukungan fasilitas kesehatan untuk pemenuhan pelaksanaan protokol kesehatan, seperti rapid test, hand sanitizer, akses pengobatan dan tenaga ahli kesehatan.
  3. Dukungan sarana dan fasilitas pendidikan meliputi fasilitas pembelajaran online bagi santri yang belum bisa kembali ke pesantren dan biaya pendidikan seperti syahriyah/SPP dan kitab bagi santri yang terdampak secara ekonomi.

“Apabila tidak ada kebijakan nyata untuk tiga hal di atas maka RMI-PCNU Kebumen menyarankan pesantren memperpanjang masa belajar di rumah,” ujar Gus Fachru, panggilan akrab pengasuh Pondok Pesantren Al Hasani tersebut.

Pihaknya juga mengimbau agar setiap keputusan yang diambil terkait dengan nasib pesantren harus melibatkan kalangan pesantren. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesetrum Listrik

    Pekerja Tambak Udang Meninggal Dunia Kesetrum Listrik, Begini Kronologinya

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.797
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Seorang pekerja tambak udang dilaporkan meninggal dunia akibat kesetrum listrik. Peristiwa nahas itu menimpa MF (26) seorang pemuda warga Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Kejadian bermula, Selasa 23 April 2023, sekitar pukul 21.00 WIB saat korban sedang berusaha membetulkan jaringan listrik untuk menyalakan kincir tambak udang masuk Desa Tambakmulya, Kecamatan Puring, […]

  • Lomba Pacuan Kuda

    Pacuan Kuda Ambal Jadi Magnet Wisata Lebaran, 145 Kuda Terbaik Nusantara Berlaga

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 623
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ajang Pacuan Kuda Bupati Kebumen Cup 2026 resmi digelar di Lapangan Krido Turonggo, Desa Kaibon Petangkuran, Kecamatan Ambal, Selasa 24 Maret 2026. Sebanyak 145 kuda pacu terbaik dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kompetisi yang menjadi tradisi tahunan saat libur Lebaran tersebut. Ribuan penonton memadati arena untuk menyaksikan perlombaan yang […]

  • Isu Penculikan Anak

    Marak Isu Penculikan Anak, Berikut Penjelasan Kapolres Kebumen

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.222
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Maraknya informasi yang bersliweran mengenai isu penculikan anak membuat sebagian masyarakat di Kabupaten Kebumen resah. Apalagi warga semakin khawatir kasus penculikan juga benar-benar terjadi di sejumlah daerah yang mereka saksikan melalui berita televisi. Tak terkecuali, para pedagang di Pasar Tumenggungan Kebumen  mengaku sangat khawatir adanya isu penculikan anak.  Terlebih setiap hari mereka […]

  • Prosesi akad nikah di Mexolie Hotel Kebumen. (Foto: dok. Mexolie Hotel)

    Menikah di Hotel Saat Pandemi Covid-19, Seperti Apa?

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.913
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pandemi Covid-19 membuat banyak rencana tertunda mulai dari rencana bisnis, traveling hingga pernikahan. Tapi untuk urusan nikah, ternyata tidak ada salahnya tetap melangsungkan pernikahan di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang. Menikah di masa pandemi tanpa kehadiran banyak orang, ternyata membuat biaya pernikahan menjadi lebih irit. Sebagian orang memimpikan menggelar pesta pernikahan sederhana […]

  • Dua Bocah Hilang Tergulung Ombak Pantai Suwuk

    Dua Bocah Hilang Tergulung Ombak Pantai Suwuk

    • calendar_month Ming, 2 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.332
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Pantai selatan Kebumen kembali menelan korban. Dua bocah tenggelam setelah tergulung ombak di Pantai Suwuk, Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring, Kebumen. Peristiwa itu terjadi pada Minggu 2 Desember 2021 sekira pukul 15.00 wib. Dua bocah tersebut atas nama Dani (9) asal Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap. Kemudian Rehandi (8) asal Des Kedaleman, Kecamatan Puring, […]

  • BPJS Kesehatan

    Pasien Thalassemia Mayor dan Hemofilia Cukup Perpanjang Surat Rujukan di Rumah Sakit

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.831
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – BPJS Kesehatan juga menghadirkan kemudahan akses pelayanan dan administrasi bagi peserta JKN-KIS, khususnya penyandang thalassemia mayor dan hemofilia yang menjalani terapi rutin transfusi darah, obat antihemofilia, dan obat kelasi besi di rumah sakit. Dengan simplifikasi layanan tersebut, mereka tak perlu lagi mengujungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk memperbarui surat rujukannya. “Sesuai […]

expand_less