Operasi Keselamatan Candi 2026: Polisi Incar Knalpot Brong dan Balap Liar di Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 2 Feb 2026
- visibility 682
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen resmi memulai Operasi Keselamatan Candi 2026 untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas masyarakat.
Dimulainya operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan di halaman Mapolres Kebumen yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol Faris Budiman, mewakili Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Senin 2 Februari 2026.
Operasi yang dijadwalkan berlangsung selama 14 hari mulai 2 hingga 15 Februari 2026 ini melibatkan 88 personel Polri dengan dukungan penuh dari instansi terkait.
Selain penyematan pita tanda operasi, Wakapolres juga melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel serta sarana prasarana pendukung.
“Apel ini adalah momentum memastikan kesiapan seluruh unsur di lapangan. Sinergi antar instansi menjadi kunci suksesnya operasi rutin ini,” ujar Kompol Faris saat membacakan amanat Kapolda Jateng.
Fokus Cipta Kondisi Jelang Lebaran
Kompol Faris menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 merupakan langkah awal cipta kondisi menjelang Idulfitri 1447 H. Fokus utama petugas adalah menekan angka fatalitas kecelakaan melalui pendekatan preemtif dan preventif.
Meski mengedepankan edukasi, penindakan hukum tetap berjalan melalui sistem ETLE statis maupun mobile serta teguran langsung bagi pelanggar yang kasat mata.
Sasaran Utama Operasi
Dalam arahannya, kepolisian merinci beberapa pelanggaran prioritas yang menjadi sasaran utama, di antaranya penggunaan knalpot tidak standar (brong) dan balap liar, kendaraan tidak laik jalan dan melawan arus, pengemudi di bawah umur atau menggunakan ponsel saat berkendara, dan tidak menggunakan helm standar (SNI) atau sabuk pengaman.
“Kecelakaan selalu dimulai dari sebuah pelanggaran. Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek kembali kelaikan kendaraan dan kelengkapan surat-surat sebelum bepergian,” tegas Kompol Faris.
Polres Kebumen berkomitmen menjalankan operasi ini dengan pelayanan yang humanis agar pesan keselamatan lebih mudah diterima dan dipatuhi oleh masyarakat. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar