Ogah Dikasih Gratis, Bupati Lilis Pilih Beli Alpukat Warga di Kuwarasan
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 9 Feb 2026
- visibility 424
- comment 0 komentar

KUWARASAN (KebumenUpdate.com) – Selain meninjau budidaya ikan nila di Desa Banjareja Kecamatan Kuwarasan, Minggu 8 Februari 2026, Bupati Lilis Nuryani juga menyambangi berbagai unit usaha kreatif milik warga setempat.
Mulai dari kerajinan sarang burung hingga pembibitan tanaman unggul.
Destinasi pertama adalah “Oemah Susuh”, sebuah unit usaha kreatif yang memproduksi sarang burung buatan. Tempat ini menyediakan berbagai jenis sarang, mulai dari untuk burung cucak rowo, wambi, hingga perkutut.
Produk lokal ini bahkan sudah menembus pasar digital melalui toko daring dan mampu melayani pesanan khusus sesuai ukuran pelanggan.
Kunjungan berlanjut ke “Bedu Bibit” milik Yuli Budi Hartini. Di sini, mata Bupati tertuju pada pohon alpukat yang berbuah ranum. Menariknya, saat pemilik bibit hendak memberikan buah secara cuma-cuma sebagai penghormatan, Bupati Lilis dengan halus namun tegas menolak.
“Ini ada yang matang ngga? Saya mau beli. Kalau dikasih, saya ngga mau. Saya maunya beli,” tegas Bupati Lilis, sebuah pesan kuat bahwa mendukung UMKM berarti harus menghargai nilai produk mereka.
Bupati kemudian memetik sendiri alpukat jenis Red Vietnam yang dikenal unggul dan cepat berbuah hanya dalam waktu 2,5 tahun tersebut. Ia pun tak segan mengajak warga untuk ikut menanam.
“Siapa yang mau menanam alpukat, bisa beli bibitnya ke Bedu Bibit Desa Banjareja, milik Mbak Yuli,” kata Bupati Lilis.
Yuli Budi Hartini selaku pemilik usaha merasa sangat senang. Ia menceritakan bahwa bisnis yang dimulai pasca pandemi tahun 2021 ini fokus pada teknik okulasi (sambung pucuk).
Selain alpukat jenis aligator dan mentega, ia juga menyediakan bibit durian hingga tanaman hias.
“Terima kasih atas kunjungan Ibu Bupati. Tadi beliau beli alpukat sama palem kuning. Semoga ini menjadi motivasi agar Bedu Bibit makin laris dan terus berkontribusi pada penghijauan di Kebumen,” pungkas Yuli. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar