Ikasago-Tradha Group Mantu Besar, Gelar Resepsi Pernikahan 20 Pasangan Pengantin
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 17 Agu 2023
- visibility 4.516
- comment 0 komentar

Kepala KUA Gombong Bambang Budi Santoso SHI menyerahkan buku nikah kepada pasangan pengantin Ponimin (67) dan Tursinah (55). (Foto: Padmo)
Mereka yang semula merupakan pasangan yang belum sah, menjadi halal. Dan yang semula baru nikah siri, menjadi sah secara hukum negara dan tercatat di KUA. Biasanya nikah masal yg penting adalah akad nikah dan mendapatkan buku nikah dari KUA.
“Untuk kali ini, kami juga membuatkan resepsi layaknya pernikahan biasa di Gedung Al Mabrur, lengkap dengan makanan buffet, dekorasi dan hiburan, agar pasangan pengantin lebih bahagia,” ujar Reza Mardhika.
Mempelai Bahagia, Pernikahan Sah Secara Agama dan Negara

Ketua Ikasago Ir H Mohammad Yahya Fuad SE memberikan ucapan selamat kepada para mempelai. (Foto: Padmo)
Kepala KUA Kecamatan Gombong Bambang Budi Santoso SHI memberikan apresiasi kepada Ikasago dan Tradha Group Gombong yang telah menggelar pernikahan massal ini.
“Dengan mengikuti nikah massal ini, sebanyak 20 pasangan pengantin tidak hanya sah secara agama tetapi juga resmi diakui oleh negara,” tandas Bambang Budi Sutrisno.
Salah satu pasangan pengantin Ponimin (67) Tursinah (55) asal Desa Wonosigro pasangan duda dan janda ini mengaku bahagia karena bisa menikah di gedung layaknya pengantin muda. Pasangan kakek nenek ini setahun lalu telah menikah secara agama namun tidak dicatatkan ke KUA. Mereka pun antusias mendaftar saat mengetahui informasi ada program nikah massal yang diadakan alumni SMAN 1 Gombong dan Tradha Group.
“Alhamdulillah, meski bukan pasangan muda, pernikahan kami tidak hanya sah secara agama tetapi juga diakui oleh negara. Lebih bahagia, pernikahan dirayakan dengan pesta resepsi,” ujar Ponimin didampingi Tursinah.
Baca Juga: Alumni SMAN 1 Gombong Luncurkan Logo Ikasago, Ini Maknanya
Senada disampaikan oleh pasangan pengantin Supriyono ( 35) dan Dwi Yuni Lestari (45) yang telah menjalani pernikahan nikah siri sekitar satu tahun. Mereka merasa lega karena pernikahan mereka telah diakui secara agama dan negara.
“Terimakasih untuk Ikasago dan juga PT Tradha Gombong yang telah mewujudkan impian kami menjadi pasangan suami istri yang sah secara agama dan juga negara. Dengan status ini kami jadi lebih tenang dan nyaman,” ujar Supriono.








Saat ini belum ada komentar