Dua Ekor Penyu Sisik yang Dikarantina Konservasi Penyu Kali Ratu Muntahkan Sampah Plastik
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 4 Jun 2024
- visibility 1.274
- comment 0 komentar

Pengelola Konservasi Penyu Kali Ratu saat menunjukkan penyu sisik. (Foto: Syarif)
KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Dua ekor penyu sisik yang terperangkap jaring nelayan di perairan Samudra Hindia saat ini dikarantina oleh pengelola Konservasi Penyu Kali Ratu, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong.
“Yang satu ekor kurang lebih sudah empat bulan kita karantina di sini. Sementara yang satunya lagi baru lima hari ini,” terang Edi, salah satu pengelola Konservasi Penyu Kaliratu, Selasa 4 Juni 2024.
Baca juga: Survei Lokasi di Kaliratu: Antara Mangrove, Cemara, dan Pelepasan Tukik
Dua ekor penyu sisik tersebut diterima dari nelayan setempat. Ketika pertama kali ditemukan oleh nelayan saat menangkap ikan, penyu sisik atau yang memiliki nama ilmiah Eretmochelys Imbricata itu kondisinya tampak cukup lemas terperangkap dalam jaring nelayan.
“Setelah kita karantina di sini, kedua penyu sisik ini kondisinya sama, memuntahkan plastik. Saat kita amati, tekstur dan warna fesesnya juga beda. Fesesnya itu seperti singkong, hitam, agak besar dan panjang, ” jelasnya.
Edi mengatakan, untuk sementara ini dua ekor spesies penyu laut yang paling terancam punah itu akan dikarantina di Area Konservasi Penyu Kali Ratu terlebih dahulu hingga kesehatannya membaik, sembari pihaknya berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah untuk langkah selanjutnya.









Saat ini belum ada komentar