Bukan Seng Tapi Genteng: Bantuan RTLH di Somagede Sempor Dukung Program Gentengisasi
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 10 Feb 2026
- visibility 422
- comment 0 komentar

SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani menekankan pentingnya standar kenyamanan hunian saat meninjau bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Selasa, 10 Februari 2026.
Peninjauan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Kebumen terhadap program nasional “Gentengisasi” yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pelaksanaannya, bantuan renovasi rumah tidak lagi menggunakan seng, melainkan beralih ke material genteng.
“Informasi dari Dandim, bantuan RTLH di Desa Somagede ini akan menggunakan atap genteng. Tujuannya agar rumah tidak panas, lebih sehat, dan manusiawi bagi penghuninya,” kata Bupati Lilis.
Diketahui bahwa Kebumen, khususnya wilayah Soka, adalah penghasil genteng yang telah melegenda secara nasional berkat kualitas daya tahan serta kemampuannya dalam meredam panas.
Penggunaan material lokal ini dalam program rehabilitasi rumah menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali industri rakyat di sentra-sentra kerajinan genteng Kebumen.
Dengan mengoptimalkan produk genteng Soka, pemerintah daerah tidak hanya menjalankan instruksi pusat mengenai standarisasi hunian layak, tetapi juga menjaga kedaulatan ekonomi perajin setempat agar dana pembangunan tetap berputar dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kebumen.
Salah satu penerima bantuan, Sanmartam, tampak haru saat rumahnya ditinjau langsung oleh orang nomor satu di Kebumen tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan pihak terkait atas perbaikan rumahnya yang kini jauh lebih layak.
Hal serupa dirasakan oleh istri Ratman, warga setempat yang suaminya bekerja serabutan, yang tidak lama lagi akan menempati rumah dengan atap yang lebih kokoh dan nyaman.
Bagian dari Program TMMD Ke-127
Rehabilitasi 10 unit RTLH berbasis gentengisasi ini merupakan salah satu sasaran utama dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang secara resmi dibuka pada hari yang sama.
Desa Somagede dipilih berdasarkan pertimbangan pemerintah daerah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di wilayah pedesaan.
Selain fokus pada hunian layak, TMMD ke-127 ini juga mencakup berbagai pembangunan infrastruktur lainnya, di antaranya pembangunan akses jalan sepanjang 1,5 km dengan rabat beton, pengadaan air bersih di 5 titik dan pembangunan 5 unit MCK, pembuatan talud, bronjong, gorong-gorong di 8 titik, serta rehabilitasi tempat ibadah dan poskamling.
Termasuk penanaman 1.000 pohon sebagai langkah penghijauan.
Dengan total anggaran sebesar Rp1.072.927.000 yang bersumber dari kolaborasi Anggaran TNI, APBD Provinsi, APBD Kabupaten, hingga APBDesa, Bupati Lilis berharap sinergi antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga. Ia meminta warga untuk bergotong-royong merawat hasil pembangunan ini agar bermanfaat dalam jangka panjang. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar