Kampanye Gemarikan di Kebumen Fest: Edukasi Masyarakat dan Pemberdayaan UMKM Lokal
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 23 Agu 2025
- visibility 1.610
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Area terbuka di acara Kebumen Fest tidak hanya dimanfaatkan untuk hiburan, tetapi juga menjadi tempat bagi kegiatan edukasi dan sosialisasi, salah satunya kampanye Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan), Sabtu 23 Agustus 2025.
Kampanye ini digelar berkat kolaborasi antara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Bank Indonesia Perwakilan Jawa Tengah, serta Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kelautan dan Perikanan (DLHKP) Kabupaten Kebumen.
Hadir Kepala Bidang Usaha dan Pengembangan Komoditas Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Iman Kadarusman, dan Kepala DLHKP Kebumen, Asep Nurdiana, yang mewakili Bupati Kebumen.
Dalam acara tersebut, dibagikan sebanyak 100 paket olahan ikan yang diambil dari produk UMKM lokal. Menurut Iman, hal ini dilakukan untuk memberdayakan para pelaku UMKM setempat.
“Ada produk ikan lele segar dari kelompok pembudidaya ikan. Juga nugget, bakso, dan beberapa produk olahan ikan lainnya,” tambahnya.
Tujuan Kampanye dan Penanganan Sampah
Adapun tujuan utama dari kampanye Gemarikan adalah untuk meningkatkan gizi masyarakat, menurunkan angka stunting, dan meningkatkan tingkat konsumsi ikan.
Hal ini sejalan dengan pernyataan Asep Nurdiana, Kepala DLHKP Kebumen, yang menyebutkan bahwa kampanye ini bertujuan untuk membentuk SDM berkualitas serta mendorong konsumsi pangan yang beragam dan seimbang (B2SA).
“Ikan adalah sumber protein yang baik dan aman untuk segala usia,” tegas Asep.
Selain kampanye Gemarikan, Asep juga menanggapi pertanyaan terkait partisipasi DLHKP dalam penanganan sampah di Kebumen Fest.
Ia menyatakan bahwa penanganan sampah adalah tugas rutin yang biasa mereka lakukan.
“Kami mengerahkan petugas kebersihan yang terbagi dalam tiga shift,” ujarnya.
Petugas tersebut bekerja dari pukul 07.00 hingga 15.00, 15.00 hingga 21.00, dan 21.00 hingga dini hari, dengan total 25 petugas kebersihan per shift.
Mereka dilengkapi dengan sarana dan prasarana seperti dump truk, motor roda tiga, dan troli sampah. Asep juga mengimbau pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya.
“Kami sudah menyiapkan banyak tempat sampah dan troli di dalam booth stand maupun di area terbuka. Dengan demikian, kami berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan kami dan membantu tugas petugas kebersihan agar tidak lagi harus memungut sampah yang berserakan,” jelasnya.
Manfaat Konsumsi Ikan
Salah satu pengunjung, Anita dari Desa Plempukan Kecamatan Ambal yang hadir dan menerima paket olahan ikan, membagikan testimoninya.
“Anak saya senang sekali makan ikan. Dibandingkan ayam, ia lebih suka ikan,” kata Anita, yang anaknya berusia dua tahun.
Ia menilai kegiatan ini sangat bagus karena dapat mengenalkan manfaat gemar makan ikan kepada masyarakat.
“Protein ikan lebih tinggi. Semoga masyarakat, khususnya anak-anak, jadi lebih gemar makan ikan,” harapnya. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar