Pohon Tumbang Timpa Jaringan PLN, Listrik Tiga Kecamatan Padam

  • Whatsapp
Listrik Padam
Personel Polsek Buluspesantren menunjukkan pohon roboh yang menimpa jaringan listrik. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Hujan lebat yang disertai angin kencang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Kebumen, Rabu 14 Oktober 2020 sekira pukul 05.00-07.00 wib.

Hal ini menyebabkan pohon milik warga di Desa Pesalakan, Kecamatan Kutowinangun tumbang hingga mengenai jaringan listrik PLN. Akibatnya, aliran listrik di tiga kecamatan di wilayah di Kebumen terganggu.

Berita Lainnya

Listrik Padam di Tiga Kecamatan

Manager PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kebumen, Teguh Suprabowo membenarkan hal tersebut. Listrik padam di jalur utama yang menyuplai Kecamatan Alian, Kecamatan Kutowinangun dan Kecamatan Poncowarno.

“Listrik padam terjadi karena pohon milik warga roboh ke kabel listrik. Terjadi suara ledakan yang keras karena terjadinya hubungan singkat,” ujar Teguh Suprabowo.

Evakuasi Togor dengan Cepat dan Aman

Teguh menyampaikan bahwa setelah mendapatkan laporan, pihaknya menerjunkan tim untuk melakukan penanganan. Tim melakukan evakuasi togor yang patah bisa tertangani dengan cepat dan aman.

“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan banyak pihak yakni warga, Muspika Kutowinangun serta tim BPBD Kebumen berupa laporan pohon roboh dan pengamanan jalan,” ujarnya.

Pohon Ambruk  di Buluspesantren
Pohon Tumbang
Pohon tumbang timpa jaringan listrik. (Foto: Istimewa)

Pohon roboh juga menimpa jaringan listrik di wilayah Kecamatan Buluspesantren sehingga mengakibatkan listrik mati, Kamis 15 Oktober 2020. Adapun wilayah terdampak meliputi sebagai Kecamatan Buluspesantren.

Hingga berita ini diturunkan, petugas PLN ULP Kebumen masih melakukan penanganan. Teguh mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada warga masyarakat yang terdampak padam listriknya.

Warga Imbau Peduli Jaringan Listrik

Kepada seluruh warga masyarakat, Teguh meminta untuk peduli terhadap kondisi jaringan listrik dengan cara tidak mananam pohon di bawah jaringan listrik. Selain tidak mendirikan bangunan terlalu dekat dengan jaringan listrik.

“Juga mengikhlaskan serta mengijinkan pohonnya yang dekat dengan jaringan listrik untuk dilakukan penebangan oleh pihak PLN,” tandasnya. (ndo)

Berita Terkait