Tim SAR Temukan Nelayan Hilang, Begini Kondisinya

  • Whatsapp
Personil Basarnas KPP Cilacap mengevakuasi jasad korban. (Foto: Basarnas)
Personil Basarnas KPP Cilacap mengevakuasi jasad korban. (Foto: Basarnas)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Nelayan asal Desa Srati, Kecamatan Ayah, Kebumen yang hilang akibat perahu yang ditumpangi diterjang gelombang telah ditemukan. Jasad Yasikin (40), nama nelayan naas tersebut, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap I Nyoman Sidakarya menyampaikan, pertama kali korban ditemukan oleh salah satu anggota SAR Gabungan yang kebetulan sedang melakukan penyisiran di sekitaran tempat kejadian, Minggu 12 Juli 2020 sekira pukul 20.25 Wib.

Berita Lainnya

Korban Ditemukan 50 Meter dari Lokasi Kejadian

Posisi jasad korban mengambang di bolderan kulon sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi, divisum oleh tim medis dari Puskesmas Nusawungu II sebelum dibawa ke rumah duka. Jasad tekong tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Setelah korban ditemukan, secara resmi operasi SAR kami tutup dan semua unsur kembalikan ke satuannya masing-masing,” ujar I Nyoman Sidakarya.

Operasi Pencarian Korban Melalui Darat dan Laut

I Nyoman Sidakarya menjelaskan, pencarian korban pada hari kedua dilakukan dengan penyisiran melalui darat dengan menggunakan motor trail dari tempat kejadian ke arah barat sepanjang 2 kilometer sampai Cemara Sewu. Sedangkan ke arah timur 2 kilometer sampai Pantai Logending.

“Sedangkan pencarian laut kita menggunakan perahu jukung katir sejauh 3 nauticel mil ke arah timur dan barat dan pemantauan di sekitaran tempat kejadian,” ujar I Nyoman menyebutkan area pencarian hari kedua diperluas.

Baca Juga: Perahu Terbalik di Pantai Logending, Satu Nelayan Hilang

Adapun SAR Gabungan terdiri atas Basarnas (KPP) Cilacap, BPBD Kebumen, Pos AL Logending, Polairud Kebumen, Polsek Nusawungu, Koramil Nusawungu, SAR Jetis, SAR Lawet Perkasa, TPKL Jetis, Cilacap Rescue, Bagana Cilacap, TPKL Logending, TPKL Pasir, SAR MTA, Serayu Rescue dan warga sekitar. (ndo)

Berita Terkait