BP Geopark Kebumen Gelar Seminar Pariwisata Berkelanjutan dan Teken MoU dengan Unpad Bandung
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 11 Jan 2024
- visibility 3.759
- comment 0 komentar

Foto bersama narasumber, BP Geopark Kebumen, dan peserta Seminar Pariwisata Berkelanjutan. (Foto: Hari)
Keuntungan Tersendiri
Sementara itu narasumber kedua, Dr Kasno Pamungkas mengatakan bahwa ada keuntungan ketika mendapat predikat Unesco Global Geopark (UGG).
“Implikasinya tidak hanya sekadar formalitas, tetapi ada internasional brand yang dibentuk. Otomatis branding, marketing, informasi ada di situs web Unesco. Artinya dunia internasional mengetahuinya dan bisa saja mencari Kebumen apabila hendak mengunjungi,” kata Dr Kasno.
Dengan adanya Yogyakarta International Airport (YIA), menjadi salah satu modal bagi Kebumen. Ia juga tertarik dengan index daya saing Kabupaten Kebumen sebelum Geopark Kebumen menjadi Unesco Global Geopark dan setelah meraih predikat UGG.
Tanggung Jawab Bersama
Namun yang perlu dipahami bersama, bahwa pariwisata berkelanjutan bukan mutlak tanggungjawab Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, namun seluruh OPD, elemen masyarakat, dan juga seluruh pihak yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung.
“Untuk menuju ke arah itu, dibutuhkan kolaborasi pentahelix (pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media). Itu sebuah keniscayaan, pastikan 5 sektor itu berjalan bersama, bersinergi untuk membawa Geopark Kebumen mendunia,” pungkas Dr Kasno.








Saat ini belum ada komentar