BPR Milik Pemda se-Jateng DIY Bahas Penanganan Kredit Bermasalah, Lanjut Jelajahi Geopark Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 19 Jun 2025
- visibility 299
- comment 0 komentar

Pembukaan Pelatihan Aspek Ligitasi dan Penanganan Kredit Bermasalah. (Foto: Padmo)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 90 karyawan dan direksi BPR milik pemerintah daerah se-Jawa Tengah dan DIY mengikuti pelatihan penanganan kredit bermasalah di Kebumen, Rabu 18 Juni 2025.
Kegiatan ini digelar oleh Asosiasi Eks Bank Pasar (Bapas) melalui Yayasan Pendidikan Mitra Amanah Solidaritas (YPMAS) guna merespons tren kenaikan rasio pinjaman bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) yang mengancam stabilitas BPR daerah.
Ketua Forum Komunikasi Eks Bapas Jateng-DIY, Rohmad Widodo SE menyebutkan bahwa tekanan ekonomi dan kondisi politik global memperburuk situasi kredit. Oleh karena itu, penguatan kapasitas internal dinilai sangat mendesak agar BPR tetap sehat dan berdaya saing.

Jajaran direksi BPR milik Pemda foto bersama usai rapat koordinasi. (Foto: Istimewa).
Jajaran Direksi Gelar Rapat Koordinasi di Bank Kebumen
Selain pelatihan, agenda juga mencakup rapat koordinasi antar-direksi BPR Pemda se-Jateng dan DIY. Rapat digelar menyikapi tantangan ekonomi terbaru dan fakta bahwa dua BPR tahun lalu mengalami pencabutan izin usaha (CIU) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Koordinasi ini penting untuk saling menguatkan dan memastikan BPR milik pemerintah daerah tetap menjadi lembaga keuangan yang sehat dan terpercaya,” ujar Rohmad yang saat ini menjabat Direktur Utama PD BPR Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang.
Direktur PT BPR Bank Kebumen, Achmad Saifullah SE menyebut pelatihan ini juga menjadi upaya preventif terhadap pemberlakuan aturan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) oleh OJK mulai tahun ini.

Sejumlah direktur BPR milik Pemda foto bersama saat jelajah Geopark Kebumen. (Foto: Istimewa)
HUT Bank Kebumen & Promosi Geopark Dunia
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT BPR Bank Kebumen yang jatuh pada 1 Juni 2025. Tak hanya memperkuat sinergi antar-BPR, momen ini juga dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi wisata Kebumen, termasuk Geopark Kebumen yang kini menyandang status UNESCO Global Geopark.
“Setelah pelatihan dan rapat, para peserta akan mengikuti kegiatan jelajah Geopark menggunakan mobil offroad di kawasan pantai selatan,” kata Saifullah.
Ia menegaskan, BPR Bank Kebumen akan terus berinovasi untuk menurunkan rasio NPL dan mendukung pembiayaan usaha mikro di daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dan menjaga kinerja tetap sehat,” ujarnya.









