Tropicana Slim Ajak Tingkatkan Kesadaran Cegah, Deteksi Dini, dan Kendalikan Hipertensi Melalui Beat Hypertension 2024
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 19 Mei 2024
- visibility 7.905
- comment 0 komentar

Talkshow tentang hipertensi dalam rangkaian Beat Hypertension 2024. (Foto: Istimewa)
Juga memberikan tips cerdas cegah hipertensi dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk video “10 Smart Tips to Beat Hypertension” yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat melalui link ini.
Rendahnya Kesadaran Mengontrol Asupan Garam Harian
Mengingat masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk mengontrol jumlah asupan garam harian dan melakukan pengecekan tekanan darah secara rutin, maka edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melakukan pencegahan hipertensi sedini mungkin perlu terus digalakkan.
“Sebagai brand yang telah menemani dan menginspirasi keluarga Indonesia selama 50 tahun melalui serangkaian produk sehat dan bercita rasa tinggi, kegiatan Beat Hypertension merupakan wujud komitmen kami dalam mengampanyekan gaya hidup sehat lawan hipertensi, bersama berbagai mitra strategis, yang menargetkan 10,000 peserta di 42 titik seluruh Indonesia,” ujar Brand Manager Tropicana Slim Noviana Halim.
Baca Juga: Perubahan Gaya Hidup Selama Pandemi Berpotensi Tingkatkan Risiko Obesitas
Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia, dokter Eka Harmeiwaty SpN menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah, satu di antara tiga orang Indonesia menderita hipertensi dan ironisnya masih banyak yang tidak menyadari bahwa dirinya hipertensi karena hanya sekitar satu dari delapan orang dewasa Indonesia yang rutin mengukur tekanan darah.
“Padahal, jika cepat terdeteksi dan ditangani, penderita hipertensi dapat mengurangi risiko berbagai komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan kerusakan organ lainnya,” ujar dokter Eka Harmeiwaty.
Dua Faktor Penyebab Hipertensi
Dokter Eka Harmeiwaty menambahkan, ada dua faktor penyebab hipertensi, yaitu faktor bawaan dan faktor gaya hidup. Untuk faktor bawaan, seperti usia dan keturunan, tentunya sulit untuk dikendalikan. Namun, faktor gaya hidup adalah faktor yang masih bisa dikelola untuk menurunkan risiko terkena hipertensi.









Saat ini belum ada komentar