Breaking News
light_mode
Beranda » Inspiring » Produksi 8 Ton Sebulan, Keripik Talas Cipta Rasa Bu Sri Kini Dijual di 38 Gerai Alfamart di Kebumen

Produksi 8 Ton Sebulan, Keripik Talas Cipta Rasa Bu Sri Kini Dijual di 38 Gerai Alfamart di Kebumen

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
  • visibility 7.365
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Keripik talas hasil karya Bu Sri ini cukup enak, gurih dan renyah. Di pasaran camilan ini baik yang varian original maupun balado dijual mulai dari Rp 13.000-15.000.

Baca Juga: Bos Muncul Group Beberkan Kiat Wirausaha Kepada Pelajar SMK Maarif 1 Kebumen

Alumnus SMK Maarif 2 Gombong tersebut berharap pelaku UMKM seperti dirinya mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan usahanya.

“Kami terus berusaha meningkatkan kualitas produk mulai dari pengolahan bahan baku, penggorengan hingga pengemasan produk,” tandasnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laut Belum Tercemar, Kualitas Garam Kebumen Jauh Lebih Baik

    Laut Belum Tercemar, Kualitas Garam Kebumen Jauh Lebih Baik

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.593
    • 0Komentar

    Wajibkan ASN Beli Garam Kebumen  Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, mengatakan pihaknya akan mewajibkan ASN di Kebumen untuk membeli garam produksi masyarakat pesisir selatan. Hal ini dilakukan untuk membantu pemasaran pada petani garam. “Kami akan buat edaran agar ASN  membeli garam Kebumen untuk menjamin bahwa mereka bisa memproduksi dan pemasaran,” kata bupati. Bupati mengungkapkan, kebutuhan […]

  • Makam Mbah Leqor

    Legenda Mbah Leqor dan Mitos Tanah Keramat di Desa Rahayu

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.652
    • 0Komentar

    Pernah terjadi hewan ternak warga masuk ke area makam dan ketika dicari oleh si empunya, ternyata ternak tersebut ditemukan mati. Asal-usul Nama Mbah Leqor Perihal asal-usul nama Mbah Leqor, menurut penuturan warga ternyata bukan nama sebenarnya melainkan sebuah gelar. Konon dahulu Mbah Leqor tidak mau nama aslinya diketahui  dan hanya menginginkan warga setempat memanggilnya dengan […]

  • Desa Pejagatan

    Kenalkan Potensi Desa Pejagatan Melalui Lomba Kreasi Gerabah

    • calendar_month Sel, 10 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.000
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mahasiswa KKN T IPB University mengadakan kegiatan pengenalan potensi Desa Pejagatan, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen melalui lomba kreasi gerabah. Kegiatan berlangsung di Aula Pertemuan Desa Pejagatan, Kamis 5 Agustus 2021. Peserta lomba kreasi gerabah sebanyak 17 siswa-siswi yang berasal dari SDN 1 Pejagatan, SDN 2 Pejagatan dan MI Pejagatan. Mereka mendapatkan pendampingan […]

  • Olimpiade PMR ke-VI Tingkat Kabupaten Kebumen Diikuti 336 Peserta

    Olimpiade PMR ke-VI Tingkat Kabupaten Kebumen Diikuti 336 Peserta

    • calendar_month Sen, 6 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.861
    • 0Komentar

    Salah seorang peserta olimpiade, Arifka Putra, mengatakan bahwa dirinya sangat senang dan wawasannya bertambah dengan mengikuti olimpiade ini. “Saya Arifka Putra dari SMP N 1 Karangsambung sangat senang mengikuti olimpiade PMR di tahun ini. Belajar bareng dengan ibu pembina, dan hari ini bertambah ilmunya,” tandas Arifka. Kegiatan ditutup dengan apel penutupan dan pemberian trophy penghargaan […]

  • Belajar Guyub dari Wonocolo

    Belajar Guyub di Wonocolo

    • calendar_month Ming, 31 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.510
    • 0Komentar

    Peminat sejarah Teguh Hindarto mencatat bahwa di masa kolonial tercatat dua kasus besar terjadi di sini.  Dua tokoh spiritual lokal, Joyosuwito dan Ronodiwirjo diseret ke pengadilan, masing-masing di tahun 1939 dan 1940. Tuduhannya sama, yaitu melakukan gerakan yang merongrong sistem pemerintah Kolonial. Gerakan yang diberi label Ratu Adil atau Mesianis oleh penjajah. Di era kemerdekaan, […]

  • Kebumen Akselerasi PAD 2026: PBB di Bawah Rp10 Ribu Digratiskan!

    Kebumen Akselerasi PAD 2026: PBB di Bawah Rp10 Ribu Digratiskan!

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 484
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar sosialisasi mengenai Pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2026, Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (DBHPR), serta implementasi kebijakan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Acara yang berlangsung di Gedung Pertemuan Setda, Selasa 31 Maret 2026, ini menekankan pada pentingnya digitalisasi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepala […]

expand_less