Breaking News
light_mode
Beranda » Event » Komunitas Pusaka Ajak Para Ibu Susuri Jejak Sejarah Kota Tua Prembun, Ini Misinya

Komunitas Pusaka Ajak Para Ibu Susuri Jejak Sejarah Kota Tua Prembun, Ini Misinya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
  • visibility 2.168
  • comment 0 komentar

PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Komunitas Pusaka (KUPU) Prembun, Kebumen kembali melaksanakan event kelimanya bertajuk “Tutur Tinular I – Sepanjang Jalan Kenangan, Minggu 29 Agustus 2021.

Komunitas Pusaka ini mengajak sebanyak 30-an peserta menyusuri jejak sejarah kota tua Prembun yang pada masa kolonial merupakan lokasi pabrik gula. Yang menarik, kegiatan ini menyasar para ibu di wilayah Prembun dan sekitarnya.

Tak hanya para ibu yang antusias mengikuti kegiatan. Para remaja bahkan anak-anak juga tertarik mengikuti jelajah sejarah. Jelajah kali ini berlangsung pagi hari. Sembari berjalan santai, peserta dapat melihat secara langsung beberapa lokasi bekas pabrik gula yang masih tersisa hingga sekarang.

Mapolsek Prembun yang dahulu menjadi Kantor Administrateur Remboen Suicker Fabriek (1891-1933) atau pabrik gula Prembun menjadi titik awal penelurusan.

Baca Juga: Jelajah Pusaka Prembun, Telusuri Jejak Sejarah Pabrik Gula Remboen

Gedung ini sempat pula menjadi markas Tentara PETA serta Kantor Kependudukan Sementara (kantor kabupaten) pasca Perjanjian Renville (1947-1948). Salah satu fakta menarik, Jenderal Ahmad Yani dan Jendrral Sarwo Edie Wibowo pernah bertugas di tempat ini.

Titik kunjungan berikutnya ialah SMP Negeri 1 Prembun yang dahulu merupakan gedung Kamar Bola atau “Societeit” nya Suicker Fabriek Remboen. Kemudian Stasiun KA Prembun serta deretan rumah loji yang dahulu menjadi rumah dinas para pegawai pabrik gula.

Perjalanan berakhir di bekas rumah dinas kepala pabrik gula Remboen yang saat ini menjadi tempat tinggal Kepala Desa Prembun Slamet Suharno.

Meneruskan Kisah
Komunitas Pusaka

Peserta antusias mengikuti jelajah pusaka. (Foto: Istimewa)

Ketua KUPU Prembun Cahyo Widiatmoko menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar para ibu dimaksudkan agar mereka dapat meneruskan kembali kisah sejarah yang ada di Prembun kepada anak-anak mereka.

“Kita sadar bahwa ibu memiliki kesempatan paling besar untuk bercerita kepada anak. Dengan mengikuti kegiatan ini kami harapkan para ibu dapat melestarikan sejarah lokal lewat kisah tutur kepada putra-putrinya,” jelasnya.

Baca Juga: Angkat Potensi Heritage Prembun, KUPU Pamerkan Jejak Sejarah Kota Gula

Salah satu pendiri komunitas ini, Fajar Elyas menuturkan bahwa tujuan akhir kegiatan ini adalah agar para peserta dapat tutur tinular atau menyebarkan kisah ke sanak saudara demi mempertahankan sejarah desa sendiri.

“KUPU hadir untuk mengajak warga menggali, mendokumentasikan dan menghargai sejarah wilayah kita sendiri,” pungkas Elly.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Etika Bisnis dalam Pengelolaan Industri Minyak dan Gas

    Etika Bisnis dalam Pengelolaan Industri Minyak dan Gas

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.942
    • 0Komentar

    INDUSTRI minyak dan gas merupakan sektor yang sangat penting dalam perekonomian global, menyediakan energi yang mendukung hampir setiap aspek kehidupan modern. Namun, industri ini juga menghadapi tantangan besar dalam hal keberlanjutan, dampak lingkungan, dan tata kelola perusahaan. Industri minyak dan gas berkontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca, polusi, dan perubahan iklim, sehingga memerlukan transisi […]

  • Perempuan Meninggal di Kali Gombong

    Perempuan Meninggal di Kali Gombong, Ada Luka di Kepala dan Telapak Kaki

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.044
    • 0Komentar

    KUWARASAN (KebumenUpdate.com)  – Penemuan jasad seorang perempuan meninggal di Kali Gombong, termasuk wilayah Desa Bendungan Kecamatan Kuwarasan, Kebumen. Dari hasil identifikasi, korban bernama Siti Astati (66) warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Rowokele, Kebumen. Warga yang berada di lokasi kejadian menemukan jasad korban, Jumat 20 Januari 2023 sekitar pukul 16.45 WIB. Lokasi penemuan jasad perempuan meninggal di […]

  • Ketua IKAPTK Kebumen: Disiplin dan Loyalitas Adalah Kunci Pengabdian Kami

    Ketua IKAPTK Kebumen: Disiplin dan Loyalitas Adalah Kunci Pengabdian Kami

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 954
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Keluarga Besar Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Kebumen menggelar acara silaturahmi dan Halal Bihalal di Mexolie Hotel, Sabtu, 18 April 2026. Acara ini menjadi ajang penguatan solidaritas antaralumni baik yang masih aktif bertugas maupun yang telah purna tugas. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Turut hadir […]

  • Pohon Tumbang

    Pohon Tumbang dan Tanah Longsor Picu Kerusakan Jaringan PLN

    • calendar_month Jum, 30 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.207
    • 0Komentar

    PADURESO (KebumenUpdate.com) – Hujan deras hampir terjadi setiap hari menjelang sore sampai pagi, Sejak 26-30 Oktober 2020. Banjir, tanah longsor, akibat curah hujan yang cukup tinggi dan disertai angin kencang juga berdampak pada banyaknya pohon yang tumbang. Banyaknya pohon anyoman dan milik warga yang tumbang hingga mengenai jaringan kabel milik PLN. Beberapa pohon roboh terjadi […]

  • Pembebasan Retribusi bagi Nelayan sedang Diupayakan Bupati Kebumen

    Pembebasan Retribusi bagi Nelayan sedang Diupayakan Bupati Kebumen

    • calendar_month Jum, 19 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengupayakan agar para nelayan yang pendapatan tangkapan ikannya Rp0–Rp500.000 tidak dikenakan tarif retribusi. Kemudian Rp500.000–Rp1.000.000 dikenakan retribusi Rp30.000, lalu Rp1.000.000 ke atas kelipatannya hanya Rp2.500. “Kemarin masyarakat (nelayan) ada yang menyampaikan keberatan yang penghasilannya Rp500.000 sampai Rp1.000.000 dikenakan tarif retribusi Rp30.000. Kalau penghasilan Rp1.000.000 ke atas tidak keberatan. […]

  • Ketua yayasan yang jadi tersangka penipuan. (Foto: Istimewa)

    Gadaikan Emas Batangan Palsu, Ketua Yayasan Tipu Nyaris Rp 1 Miliar

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.831
    • 0Komentar

    ADIMULYO (KebumenUpdate.com) – Ketua Yayasan Istiqomah Mandiri Desa Arjomulyo, Kecamatan Adimulyo, Kebumen berinisial RD (40) ditangkap polisi atas dugaan penipuan. Korbannya adalah salah seorang warga Kecamatan Buayan, Kebumen yang mengalami kerugian mendekati miliaran rupiah. Dugaan penipuan dilakukan dengan modus, tersangka bisa mencairkan dana dari rekeningnya di Bank Indonesia yang telah diblokir oleh Kanwil Semarang dan […]

expand_less