Jembatan Gantung di Sungai Lukulo Hampir Selesai Dibangun

Pembangunan jembatan gantung di Sungai Lukulo. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Pembangunan jembatan gantung di Sungai Lukulo. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Tidak lama lagi warga Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan dan sekitarnya akan memiliki akses alternatif menuju pusat kota Kebumen. Pasalnya jembatan gantung bantuan warga negara Swiss Toni Ruttiman yang dibangun di atas Sungai Lukulo itu memasuki tahap akhir.

Jembatan gantung senilai Rp 3 miliar itu menghubungkan Dukuh Penambangan Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan dengan Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen.

Bacaan Lainnya
Warga Bersama TNI AD Berkerja Sejak Januari 2020
Warga bersama TNI AD bergotong royong mmebangun jembatan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Warga bersama TNI AD bergotong royong mmebangun jembatan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Warga Kecamatan Pejagoan bersama personil TNI AD Kodim 0709 Kebumen tak kenal lelah bergotong royong mengerjakan jembatan sejak Januari 2020. Hanya saja, di tengah pandemi virus Corona (Covid-19), warga yang ikut kerja bakti dipilih benar-benar sehat.

Camat Pejagoan Farita Listiyati  menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut tetap berjalan untuk mempermudah akses warga. Namun pihaknya tidak mengesampingkan kondisi saat ini  yakni dengan menerapkan protap yang ada. Salah satunya selektif dan tidak melibatkan warga terlalu banyak.

“Warga bekerja bekerja secara bergantian,” ujar Camat Pejagoan Farita Listiyati di sela-sela mamantau pembangunan, Minggu, 4 April 2020.

Jembatan Gantung Persingkat Jarak Menuju Pusat Kota
Jembatan gantung akan memangkas jarak menuju pusat kota Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Jembatan gantung akan memangkas jarak menuju pusat kota Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Farita menambahkan, keberadaan jembatan gantung tersebut nantinya akan sangat membantu warga Kecamatan Pejagoan dan sekitarnya. Dengan melewati jembatan gantung, akses menuju pusat kota Kebumen akan lebih dekat.

“Warga tidak lagi harus memutar melewati Alun-alun Kebumen yang jarak tempuhnya lebih dari 2,5 kilometer,” katanya.

Warga sangat antusias terhadap pembangunan jembatan gantung yang membentang sepanjang 70 meter dengan lebar 1,63 meter tersebut. Meski demikian, selama proses pembangunan warga yang tidak berkepentingan dilarang menonton.

“Nanti kalau sudah jadi dan sudah bisa dilewati, silahkan untuk dimanfaatkan,” ujar Farita bersyukur warga juga manut dengan imbauan tersebut.

Farita menambahkan, jembatan gantung sepanjang 70 meter dengan lebar 1,63 meter itu ditargetkan selesai sepekan mendatang. (ndo)

Pos terkait