Sambut Ramadan, Bupati Kebumen Paparkan Program Kesehatan dan Pendidikan di Hadapan Ratusan Anggota Aisyiyah
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 14 Feb 2026
- visibility 297
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kebumen menyelenggarakan Tabligh Akbar bertajuk “Kurma” (Kuatkan Rohani Menyambut Ramadan), Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Dakwah Aisyiyah Kebumen ini menghadirkan Ketua PDA Kebumen Navi Agustina sebagai penceramah.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Korps Mubalighat Aisyiyah Kebumen, Ucu Danawati, dalam laporannya menyampaikan bahwa acara ini merupakan program perdana Majelis Tabligh dan Ketarjihan.
Mengusung tema “Membasuh Hati Menjemput Ridho Ilahi”, kegiatan ini bertujuan mengajak jamaah untuk mensucikan diri dari kemaksiatan agar hati kembali bersih menyambut bulan suci.
“Hari ini sangat istimewa karena kehadiran Bupati Kebumen Ibu Lilis Nuryani. Beliau bukan sekadar pemimpin daerah, melainkan bagian dari keluarga besar Aisyiyah. Kami berharap motivasi dari beliau dapat memantapkan langkah kami dalam berdakwah serta mempererat sinergi antara pemerintah dan Aisyiyah,” ujar Ucu di hadapan sekitar 300 peserta yang merupakan perwakilan Cabang Aisyiyah dan organisasi otonom (ortom) se-Kabupaten Kebumen.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani memberikan apresiasi tinggi kepada Korps Mubalighat Aisyiyah yang konsisten membina umat melalui dakwah dan pendidikan.
Ia berpesan agar momentum Ramadan dijadikan waktu terbaik untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.
“Mari kita sambut Ramadan dengan persiapan sungguh-sungguh. Bersihkan hati, perkuat niat ibadah, dan jaga lingkungan agar tetap kondusif. Orang tua harus mampu memberi teladan bagi anak-anak agar Ramadan menjadi bulan yang penuh makna,” tutur Bupati.
Selain pesan religi, Bupati Lilis juga memaparkan sejumlah program strategis pemerintah daerah tahun 2026.
Ia mengumumkan rencana pembangunan 7 Puskesmas Pembantu di wilayah yang sulit akses kesehatan, seperti Sempor, Buayan, Karanggayam, Sruweng, Alian, dan Buluspesantren.
Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di 68 titik juga menjadi prioritas untuk memperlancar ekonomi warga.
Di sektor pendidikan, Bupati secara khusus meminta jamaah Aisyiyah untuk aktif melaporkan jika ada anak di lingkungan mereka yang belum bersekolah.
“Mohon hubungi saya melalui WhatsApp jika ada anak yang belum sekolah. Kita sedang merintis Sekolah Rakyat. Saya ingin semua anak di Kebumen mendapatkan akses pendidikan yang layak,” tegasnya.
Acara ini dihadiri pula oleh perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen Abdul Rois, Kadisdikpora Agus Sunaryo, Sekretaris Diskominfo Unggul Winarti, serta tokoh-tokoh dari Nasyiatul Aisyiyah, IMM, dan IPM. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar