Milad ke-41, RS PKU Muhammadiyah Sruweng Targetkan Jadi The First Choice Hospital di Kebumen
- account_circle Anindya Astadewi
- calendar_month 55 menit yang lalu
- visibility 75
- comment 0 komentar

Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Sruweng dokter Hasan Bayuni menyampaikan sambutan. (Foto: Istimewa)
SRUWENG (KebumenUpdate.com) – Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng, Kebumen terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan. Pada usia yang ke-41 tahun, PKU Sruweng menargetkan diri sebagai “The First Choice Hospital” atau rumah sakit pilihan utama masyarakat di Kabupaten Kebumen. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan fasilitas, pelayanan prima berbasis nilai Islami, hingga penguatan kenyamanan pasien.
Komitmen itu disampaikan oleh Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Sruweng, dokter Hasan Bayuni, saat Resepsi Milad ke-41 RS PKU Muhammadiyah Sruweng dan Tabligh Akbar di Gedung Nyai Walidah lantai 1 RS PKU Muhammadiyah Sruweng, Minggu 24 Mei 2026.
Menurut dokter Hasan, usia ke-41 menjadi momentum penting bagi rumah sakit untuk mempercepat pencapaian visi jangka panjang yang telah disusun sejak 2016, yakni menjadi rumah sakit unggulan di Kebumen dengan pelayanan yang profesional, Islami, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
“Kami berkomitmen menjadikan RS PKU Muhammadiyah Sruweng sebagai The First Choice Hospital di Kabupaten Kebumen,” ujar dokter Hasan Bayuni.
Ia menjelaskan, visi besar rumah sakit ditargetkan tercapai pada tahun 2030 dengan tiga fokus utama, yakni menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif meliputi aspek fisik, mental, dan spiritual, meningkatkan kualitas sumber daya insani (SDI) yang kompeten serta berkarakter Islami, dan menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada customer satisfaction atau kepuasan pelanggan.
Tiga Tahapan Rencana Strategis
Untuk mencapai target tersebut, manajemen rumah sakit membagi pengembangan ke dalam tiga tahapan Rencana Strategis (Renstra) selama 15 tahun.
- Renstra Tahap I (2016–2020), rumah sakit memprioritaskan investasi sumber daya manusia Islami, standardisasi infrastruktur, dan peningkatan mutu pelayanan pasien.
- Renstra Tahap II (2021–2025) focus pada penguatan infrastruktur modern melalui pembangunan gedung baru, peningkatan fasilitas layanan kesehatan, serta digitalisasi berbasis teknologi informasi (IT).
- Renstra Tahap III (2026–2030) yang kini mulai berjalan diarahkan pada penguatan layanan unggulan di seluruh unit pelayanan rumah sakit.
“Saat ini kami memasuki tahun pertama Renstra tahap ketiga. Fokus kami adalah membangun layanan unggul dan Islami di semua unit. Mohon doa masyarakat agar target ini dapat tercapai,” jelasnya.
Hadirkan Pengalaman Berobat yang Lebih Nyaman
Selain penguatan layanan medis, RS PKU Muhammadiyah Sruweng juga menaruh perhatian besar terhadap aspek kenyamanan pasien. Hal itu tercermin dari desain gedung baru rumah sakit yang mengusung konsep modern dengan suasana menyerupai hotel.
Menurut dr. Hasan, konsep tersebut bertujuan menghadirkan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi masyarakat. “Kami ingin masyarakat merasa nyaman saat berobat. Gedung ini kami desain lebih mirip hotel yang menyediakan fasilitas kesehatan,” tambahnya.
Sebagai bagian dari puncak peringatan milad, RS PKU Muhammadiyah Sruweng juga menggelar Tabligh Akbar yang menghadirkan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsuddin, sebagai penceramah utama.
Sementara itu, Prof Din Syamsudin mendorong RS PKU Muhammadiyah Sruweng untuk melakukan “quantum leap” alias lompatan besar menuju visi 2030. Usia 41 tahun menurut Din, adalah fase “The Second Beginning” atau permulaan baru. Ia menilai RS PKU Muhammadiyah Sruweng tak cukup hanya tumbuh biasa, tetapi perlu melakukan terobosan besar dan inovasi akseleratif.
Salah satu ide besarnya menjadikan RS PKU Sruweng sebagai “Center of Wellbeing”, yaitu layanan kesehatan berbasis pencegahan (preventif), bukan sekadar pengobatan saat sakit. “Pasarnya adalah orang sehat yang ingin tetap sehat. Kalau dibuka, saya dari Jakarta daftar pertama,” kelakar Din yang disambut tawa hadirin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Kebumen Yanie Giat Setiyawan, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kebumen, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Pada kesempatan itu PKU Sruweng juga memberikan reward umroh kepada empat karyawannya. *** Makin tahu Indonesia
- Penulis: Anindya Astadewi
- Editor: Hanny Garnet








Saat ini belum ada komentar