Asah Keberanian, PMR Wira Smanda Gelar Latihan Rappelling bersama PMI Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 12 Mar 2022
- visibility 1.913
- comment 0 komentar

Anggota PMR Wira Smanda siap turun tebing. (Foto: Hari Satria Wibowo)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Anggota PMR Wira SMA N 2 Kebumen mengasah kekompakan dan keberanian lewat kegiatan turun tebing yang dipandu oleh sukarelawan PMI Kebumen. Kegiatan bertajuk Rappelling and Team Building ini mengambil lokasi di Dukuh Watubarut Desa Gemeksekti pada Sabtu 12 Maret 2022. Selain anggota PMR, perwakilan osis dan tamu undangan dari ekstrakurikuler lain ikut meramaikan kegiatan ini.
Pembina PMR Wira Smanda Sujatmiko AMdT yang ikut mendampingi di lokasi mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan melatih kekompakan dan keberanian anggotanya. “Kegiatan ini juga sebagai hiburan bagi anak-anak, agar tidak stress karena selalu di sekolah,” jelasnya.

Sukarelawan memberikan pengarahan ke peserta.
(Foto: Hari Satria)
Menurut keterangan Plt Kepala Markas PMI Kebumen Didik Novendi, pihaknya mendapatkan surat permohonan untuk menjadi pemateri dari sekolah terkait. Lalu menugaskan dua orang sukarelawan yaitu Wahyono dan Hari Satria sebagai pemateri pada kegiatan ini.
Ice Breaking serta Pengenalan Alat dan Fungsinya
Sebelum melakukan rappelling, sukarelawan mengisi ice breaking ke peserta untuk mencairkan suasana. Setelah itu, pengenalan tentang jenis-jenis alat yang sesuai standar serta cara memakai alat pengamannya.
Pada kesempatan ini, Wahyono selaku sukarelawan menjelaskan manfaat dari kegiatan ini untuk menumbuhkan sikap terampil, tangkas, kompak, berani, dan solidaritas. “Selain tugas PMR memberikan pertolongan pertama, anggota PMR perlu memiliki teknik penyelamatan agar selalu siap menghadapi medan yang sulit dilewati dalam kesiapsiagaan bencana,” kata Wahyono.

Pengenalan alat dan fungsinya.
(Foto: Hari Satria)
Sementara itu, salah satu peserta Alfi Nurul Hikmah mengatakan meskipun latihan rappelling cukup menguras tenaga dan memacu adrenalin, tetapi kegiatan ini dapat menjadi wawasan dan bekal untuk siaga terhadap bencana dan pertolongan.
Utamakan Keselamatan dan Keamanan
Tebing Watubarut memang sudah tidak asing bagi para pelaku kegiatan rappelling. Mereka yang memanfaatkan tebing ini biasanya adalah anak-anak PMR, pramuka, dan pecinta alam. Sudah sewajarnya kegiatan seperti ini mengutamakan keamanan dan keselamatan bagi para pelakunya.
Selain itu, pemilihan lokasi yang aman dari bahaya seperti longsoran batuan juga perlu menjadi perhatian. Mengingat lokasi ini merupakan bekas penambangan batuan cadas, yang pada beberapa titik masih terdapat aktivitas penambangan.








Saat ini belum ada komentar