Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
  • visibility 31.638
  • comment 0 komentar

Sebenarnya cukup miris melihat kondisi di Pos 3, di mana cukup banyak sampah milik pendaki lain yang ditinggal begitu saja. Padahal dengan membawa pulang atau turun kembali sampah milik kita, sudah cukup membantu mengurangi sampah yang ada di gunung. Jadi ada benarnya juga ungkapan “Jika ingin gunung bersih dari sampah, jangan boleh ada yang mendakinya.”

Keindahan sabana di Jalur Suwanting. (Foto: Hari)

Namun itu sama saja memukul rata, menganggap yang mengotori gunung dengan sampah adalah pendaki, bisa iya bisa tidak. Banyak pro kontra terkait permasalahan ini. Padahal tidak semua pendaki seperti itu. Di sinilah pentingnya kesadaran lingkungan masing-masing individu.

Baca juga: Belajar Kelola Sampah, OSIS dan Gaspala SMA N 2 Kebumen Kunjungi Bank Samiun

Memang dengan adanya pendaki, sedikit demi sedikit akan merusaknya. Mulai dari rumputnya yang sering diinjak, dijadikan lokasi tenda, membuat parit, dan seterusnya. Jika tanah sudah rusak, mudah longsor, maka pendaki akan mengambil jalur yang masih aman. Dengan menginjak kembali rumputnya, dan seterusnya.

Packing persiapan turun. (Foto: Hari)

Hampir sama dengan kondisi pantai. Yang tadinya asri, alami, privat. Setelah booming, lalu menjadi objek wisata. Banyak sampah, baik yang terbawa arus laut maupun yang tertinggal di pantai. Bagaimana?

Perjalanan turun awalnya berjalan beriringan, lama kelamaan kami mulai terpisah menjadi 3 kelompok kecil. Ini dikarenakan kondisi masing-masing dari kami berbeda. Ada yang tenaganya tetap full seperti orang tidak punya pusar (dalam bahasa Jawa: ora duwe wudel), ada yang terlihat enjoy menikmati perjalanan turun, ada pula yang kesusahan saat melangkah turun menapaki jalur. Saya termasuk yang kesusahan.

Akhirnya rombongan kami telah sampai di basecamp pada pukul 13.15 WIB dengan posisi saya yang paling akhir sampai. Itupun sudah terbantu jasa ojek dari gerbang pendakian ke basecamp. Jika berjalan kaki, mungkin akan memakan waktu kurang lebih 15 menit.

Perjalanan turun. (Foto: Hari)

Berhubung kami menargetkan sampai di Kebumen sebelum gelap, maka kami tarik mundur selama 3 jam. Itu artinya pada pukul 15.00 WIB kami sudah harus meninggalkan basecamp. Dengan memanfaatkan waktu yang terbatas, kami semua berbenah. Ada yang mandi, makan, packing, salat, dan lainnya.

Tepat sebelum pukul 15.00 WIB kami memulai perjalanan kembali ke Kebumen. Dan sampai di Kebumen menjelang azan Magrib berkumandang. Alhamdulillah, terimakasih kepada teman-teman, adik-adik, partner pendakian yang hebat untuk perjalanan kali ini. Ambil positifnya, buang negatifnya. Semoga masih bisa dipertemukan lagi pada perjalanan berikutnya. InsyaAllah.

 

Rincian Waktu Perjalanan

  • Basecamp sampai gerbang pendakian: ojek 5 menit, jalan kaki -+ 30 menit.
  • Gerbang pendakian sampai Pos 1 sekitar 10 menit
  • Pos 1 sampai Pos 2 kurang lebih 3 jam
  • Dari Pos 2 sampai Pos Mata Air kurang lebih 3 jam
  • Pos Mata Air ke Pos 3 kurang lebih 30 menit
  • Dari Pos 3 ke Sabana 1 kurang lebih 30 menit
  • Sabana 1 ke Sabana 2 sekitar 30 menit
  • Sabana 2 ke Puncak Suwanting: 30 menit
  • Puncak Suwanting ke Puncak Triangulasi: 45 menit
  • Biaya-biaya
  • Tiket pendakian: hari biasa Rp 31.000/pendaki, hari libur Rp 36.000/pendaki
  • Parkir motor: Rp 10.000
  • Nasi sayur Rp12.000, nasi sayur telor Rp 15.000, nasi sayur ayam Rp 18.000, nasi goreng Rp 15.000, teh hangat Rp 5.000
  • Ojek: Rp 10.000
Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Ambruk

    Kayu Penyangga Lapuk, Atap Rumah Tuminem Runtuh

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 378
    • 0Komentar

    ROWOKELE (KebumenUpdate.com) – Diduga lantaran kayu penyangga yang lapuk akibat kebocoran yang cukup lama, atap rumah Tuminem, warga Dukuh Kebonagung, Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele runtuh. Peristiwa runtuhnya atap rumah terjadi Senin 3 Nopember 2025 sekitar pukul 14.30 WIB. Saat kejadian, korban mendengar suara keras dari arah dapur. Setelah diperiksa, ternyata atap bagian dapur ambruk. Tidak […]

  • Pernikahan Kebumen

    Lima Tahun Terakhir Pernikahan di Kebumen Menurun, Faktor Ekonomi Jadi Sorotan

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 548
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tren pernikahan di Kabupaten Kebumen terus menurun dalam lima tahun terakhir. Data Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kebumen menunjukkan jumlah peristiwa nikah melandai sejak 2022 hingga awal 2026. Pada 2020, tercatat 10.763 pasangan menikah. Angka tersebut sempat naik menjadi 10.788 pada 2021. Namun, jumlah pernikahan turun menjadi 9.662 pada 2023. Tren penurunan berlanjut […]

  • Meninggal Kecelakaan

    Selama 7 Bulan, 86 Orang Meninggal Kecelakaan di Kebumen

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.352
    • 0Komentar

    Poster itu bertuliskan agar menghindari bermain handphone saat mengemudi, tidak memasang knalpot brong, menggunakan helm SNI, memasang tali helm sampai bunyi klik, menggunakan sabuk keselamatan, hingga larang anak-anak agar tidak mengendarai motor. Baca Juga: 1,5 Bulan, Polres Kebumen Catat 13 Orang Meninggal Akibat Lakalantas Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha menyampaikan […]

  • Deteksi Dini Kesehatan: Warga dan Ojol Kebumen Nikmati Pemeriksaan Gratis

    Deteksi Dini Kesehatan: Warga dan Ojol Kebumen Nikmati Pemeriksaan Gratis

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 521
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polres Kebumen mengadakan kegiatan bakti kesehatan gratis bagi masyarakat, Selasa 10 Juni 2025. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, inisiatif ini digelar di Pos Pengamanan Lalu Lintas sebelah timur Kapal Mendoan Alun-alun Pancasila Kebumen. Kegiatan ini secara khusus menyasar para pengemudi ojek […]

  • Tragedi Panen Jenitri di Kebumen: Pohon Roboh, Seorang Petani Meninggal Dunia

    Tragedi Panen Jenitri di Kebumen: Pohon Roboh, Seorang Petani Meninggal Dunia

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 298
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peristiwa tragis menimpa dua orang warga Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, saat sedang memanen buah jenitri, Senin 9 Maret 2026. Satu orang dinyatakan meninggal dunia setelah pohon yang mereka panjat mendadak tumbang. ​Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban, Sayono (56) dan rekannya Yatiman […]

  • Seperti Ini Meriahnya Gebyar Ramadan MTs Khaudlul Ulum Penajung

    Seperti Ini Meriahnya Gebyar Ramadan MTs Khaudlul Ulum Penajung

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.321
    • 0Komentar

    Final Futsal Putri Pertemukan SDN 1 dan SDN 2 Surotrunan  Salah satu perlombaan yang menyita perhatian adalah final futsal. Di mana pada partai puncak ini mempertemukan SDN 1 dan SDN 2 Surotrunan untuk kategori putri. “Peserta futsal ada 30 peserta dengan rincian 20 putra dan 10 putri,” kata Unggul. Baca juga: Rawan Kebanjiran, 25 Siswa MTs […]

expand_less