Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Hobby & Community » Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 4 Jun 2022
  • visibility 31.391
  • comment 0 komentar

Pos registrasi yang buka pukul 8.00 WIB kami sambut dengan segera membayarkan tiket pendakian. Mengingat 1 Juni adalah tanggal merah, maka tarif yang dikenakan kepada kami sedikit lebih mahal daripada hari biasa.

Dengan tarif Rp 36.000/pendaki (tanggal merah). Jika hari biasa, Rp 31.000/pendaki. Belum termasuk ongkos parkir seharga Rp 10.000/motor.

Baca juga: Pendakian Gunung Sindoro via Jalur Tambi/Sigedang

Sengaja kami memesan sarapan pagi itu sekaligus membeli nasi bungkus untuk dibawa naik sebagai bekal makan siang atau malam kami. Pukul 9.15 WIB kami sudah siap untuk memulai pendakian.

Peta jalur pendakian. (Foto: Hari)

Memanfaatkan jasa ojek yang disediakan oleh warga sekitar dengan rute basecamp-gerbang pendakian. Dengan tarif Rp 10.000 sekali jalan rasanya cukup sepadan, melihat rute yang ditempuh cukup menguras tenaga jika dilalui berjalan kaki.

Menggunakan jasa ojek hanya memerlukan waktu sekitar 5-7 menit. Sampai di gerbang pendakian nampak sepi. Kami berdoa sebelum memulai perjalanan pagi itu. Dengan harapan perjalanan lancar, aman, dan selamat tanpa halangan apapun.

Melangkahkan kaki di area hutan cemara yang hawanya sejuk, mengingatkan dengan film kolosal di televisi saat zaman dulu sering ditayangkan, Misteri Gunung Merapi. Atau seperti di film Wiro Sableng, juga Si Buta dari Gua Hantu. Seakan-akan saya menjelma jadi tokoh tersebut.

Berdasarkan informasi dari pihak basecamp, bahwa untuk waktu tempuh dari gerbang pendakian sampai Pos 3/area camp normalnya selama 6-7 jam perjalanan. Dan saya optimis bisa melakukannya mengingat peserta pendakian kali ini berjumlah sedikit.

Di sekitar area hutan cemara. (Foto: Hari)

Biasanya, semakin sedikit jumlah pesertanya, maka perjalanan akan lebih cepat dibanding dengan banyak peserta. Seperti quote yang pernah saya baca, “Jika ingin berjalan cepat, maka jalanlah sendiri. Jika ingin berjalan jauh, maka jalanlah bersama-sama (African Proverb).”

Dari gerbang pendakian, kami menempuh waktu 10 menit untuk sampai di Pos 1 Lembah Lempong. Sementara menuju Pos 2 Bendera, kami harus melewati setidaknya empat pos bayangan: Lembah Gosong, Lembah Cemoro, Lembah Ngrijan, dan Lembah Mitoh.

Saya akui, bahkan mungkin peserta lainnya. Bahwa jalur dari Lembah Mitoh menuju Pos 2 Bendera benar-benar menguras tenaga. Selain tanjakannya yang terjal, juga kondisi medannya yang berlumpur. Di sini terjadi antrian cukup panjang antara pendaki yang akan naik dengan yang turun.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Hanya Layani Kesehatan Fisik, Program JKN Juga Melayani Kesehatan Mental

    Tidak Hanya Layani Kesehatan Fisik, Program JKN Juga Melayani Kesehatan Mental

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.552
    • 0Komentar

    Seluruh Biaya Ditanggung Imnah mengungkapkan selama ia dan keluarganya memanfaatkan program JKN untuk mengakses pelayanan kesehatan, seluruh biaya dijamin sepenuhnya oleh program JKN. Tidak ada biaya tambahan lain yang diminta, baik dari pihak puskesmas maupun rumah sakit. “Pengalaman saya selama ini tidak ada biaya yang saya keluarkan untuk berobat. Mulai dari konseling, pengambilan obat rutin […]

  • Prembun Gawe Gumun

    Diskusi Warga Menuju Prembun Gawe Gumun

    • calendar_month Sel, 22 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.782
    • 0Komentar

    Diskusi ini terselenggara berkat dukungan Semen Indonesia Group (SIG), salah satu BUMN yang menaruh perhatian besar pada pembangunan kawasan desa. Team Leader SIG, Bobby Eka Ramadhan mengungkapkan bahwa salah satu amanah yang diemban SIG adalah berkolaborasi dengan Kementerian PUPR dan Kementerian Desa dalam mendampingi proses pembangunan desa. Baca Juga: Tak Hanya Kuliner, Joglo Prembun Siapkan Homestay […]

  • Gebyar Restorasi

    Ikuti Senam Sehat Gebyar Restorasi, Warga Tamanwinangun Bawa Pulang Hadiah Sepeda Motor

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.477
    • 0Komentar

    “Kegiatan dilaksanakan di lokasi wisata sekaligus mempromosikan objek wisata yang sedang bangkit setelah terdampak pandemi Covid-19,” ujar putra sulung mantan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad tersebut. Konsistem Menjaga Semangat Restorasi  Pada usia ke-11 tahun, Partai Nasdem terus konsisten menjaga semangat restorasi, yang mengedepankan kepentingan bangsa dibandingkan kepentingan partai. Sejak berdirinya, Partai Nasdem selalu konsisten dengan […]

  • Sepanjang 2024, Premi BPJS Kesehatan 15.347 Warga Kebumen Dibayar Melalui DBHCHT

    Sepanjang 2024, Premi BPJS Kesehatan 15.347 Warga Kebumen Dibayar Melalui DBHCHT

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 436
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kantor Bea Cukai Cilacap kembali menggelar Sosialisasi Ketentuan Perundang-undangan di Bidang Cukai di Kabupaten Kebumen, Kamis 21 November 2024. Adapun pada sosialisasi kali ini membahas tentang Pemanfaatan Cukai Tembakau untuk Rakyat. Hadir Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Bea Cukai Cilacap Irwan Riyadi, Kepala Dinas Kominfo Kebumen Sukamto, dan Eko Yunianto […]

  • Lahan Pertanian Mengering

    Benih Padi Siap Ditanam, Mengering Lahan Pertanian

    • calendar_month Kam, 28 Des 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.552
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Intensitas hujan yang akhir-akhir ini semakin berkurang membuat lahan pertanian di Kabupaten Kebumen kembali mengering karena kekurangan air. Padahal para petani sudah terlanjur menyemai benih padi dan bibit padi siap untuk ditanam. Kondisi seperti itu menimpa  ribuan hektare lahan. Lahan pertanian yang seharusnya bisa diolah, tidak bisa segera ditanami lantaran ketiadaan air. […]

  • Festival Kalisat

    Ribuan Warga Ramaikan Festival Kalisat dan Festival Gogoh, Begini Keseruannya

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.911
    • 0Komentar

    Bupati Arif Sugiyanto menyebutkan bahwa festival tersebut mampu menjadi destinasi wisata desa yang tak kalah menarik meskipun berlangsung satu tahun sekali. “Dengan adanya kalisat ini, banyak orang yang ingin merasakan “sensasi” menangkap ikan di aliran sungai,” ujarnya. Kearifan Lokal yang Perlu Dikembangkan Menurutnya, festival ini merupakan kearifan lokal yang harus dijaga, dan perlu dikembangkan dan […]

expand_less