Rehabilitasi Drainase di Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Sugiono, Upaya Pemkab Kebumen Atasi Genangan Kawasan Perkotaan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 25 Sep 2025
- visibility 906
- comment 0 komentar

Kepala DPUPR Kebumen meninjau proyek rehabilitasi drainase. (Foto: Pemkab Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Proyek rehabilitasi drainase di Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Sugiono Kebumen menjadi bagian dari upaya Pemkab Kebumen untuk mengatasi genangan air di area perkotaan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Progres pekerjaan rehabilitasi drainase yang menghubungkan kawasan sekitar Tugu Lawet sampai Jalan Sugiono itu menunjukkan kemajuan yang positif.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen Joni Hernawan saat ini, pekerjaan telah mencapai 64 % dari target yang ditetapkan yakni 26 %. Pekerjaan ini ditargetkan selesai pada 12 Desember 2025.
“Namun dengan pencapaian progres lebih cepat 42%, diperkirakan pengerjaan akan selesai lebih cepat dari jadwal,” ujar Joni Hernawan saat meninjau proyek rehabilitasi drainase Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Sugiono, Rabu 24 September 2025.
Saat ini, pekerjaan berfokus pada pembesian, pemasangan begisting, dan pengecoran saluran drainase di sekitar bundaran Tugu-Lawet. Adapun pekerjaan utama pemasangan box culvert sudah hampir selesai. Pelaksanaan pekerjaan lebih cepat dari jadwal sehingga memastikan bahwa infrastruktur ini dapat segera digunakan dan berfungsi optimal sebelum musim hujan tiba.
“Sampai dengan hari ini, capaiannya 64 persen dari rencana 26 persen. Ini menunjukkan progres yang jauh lebih cepat dari rencana. Sehingga harapannya nanti sudah bisa dioperasionalkan sebelum musim hujan,” terangnya.
Dibiayai APBD Perubahan 2025 Rp3,93 Miliar
Joni menyebutkan, proyek ini dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2025 melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Kebumen. Adapun total anggaran sebesar Rp3.937.509.000.
Proyek ini dirancang untuk mengatasi masalah banjir yang sering terjadi di sekitar perkotaan Kebumen. Sebelumnya, aliran air dari drainase perkotaan sekitar Jalan Soekarno-Hatta mengarah ke timur menuju pembuangan akhir di Kali Bakung. Namun, dengan rehabilitasi ini, aliran air akan diarahkan ke Sungai Lukulo.
Perubahan ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi risiko genangan dan banjir, terutama selama musim hujan.
Joni menekankan, pekerjaan pemeliharaan drainase di sekitaran perkotaan kebumen akan dilakukan secara bertahap. Tahun ini pihaknya menyiapkan saluran drainase utama yang terhubung dengan sungai Lukulo.
“Ke depan Pemkab Kebumen berusaha mengatasi masalah banjir di daerah perkotaan di area sekitar yang terkoneksi dengan yang dibangun tahun ini,” pungkasnya. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar