Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kebumen Targetkan Swasti Saba, Buktikan Peningkatan Kesehatan Hingga Penanggulangan Bencana

Kebumen Targetkan Swasti Saba, Buktikan Peningkatan Kesehatan Hingga Penanggulangan Bencana

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
  • visibility 1.136
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tim penilai verifikasi lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025 melakukan penilaian melalui zoom meeting terhadap Kabupaten Kebumen, Selasa 5 Agustus 2025.

Penilaian melibatkan tim dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, serta Tim Pembina KKS tingkat pusat dan provinsi.

Bupati Lilis Nuryani, Sekda, Kepala Bapperida, pimpinan OPD, BUMD, camat, kepala desa, dan pihak terkait lainnya hadir secara langsung untuk mengikuti rapat virtual tersebut di Gedung A Setda.

Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kebumen, dr. Iwan Danardono, menjelaskan bahwa verifikasi ini bertujuan untuk mengukur kemajuan dan capaian Kabupaten Kebumen terkait dengan program Kabupaten Kota Sehat (KKS).

“Kami berharap paparan langsung dari Bupati mendapat apresiasi dari tim penilai. Target kami, Kebumen meraih penghargaan Swasti Saba pada tahun 2025 ini,” jelas dr. Iwan.

Adapun penilaian mencakup sembilan tatanan, mulai dari kesehatan, pendidikan, perumahan, permukiman, hingga pasar. Masyarakat juga diharapkan berpartisipasi aktif dalam menjaga seluruh aspek tersebut.

Berikut Sembilan Tatanan Kabupaten Sehat yang Dipaparkan

1. Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri

Kabupaten Kebumen menunjukkan kemajuan signifikan dalam tatanan ini, dengan rata-rata waktu tempuh ke fasilitas kesehatan yang kurang dari 30 menit. Capaian lainnya meliputi:

  • Penurunan angka kematian bayi baru lahir (neonatus) dari 145 menjadi 107 kasus. 
  • Peningkatan angka harapan hidup dari 74,98 menjadi 75,22 tahun.
  • Penurunan prevalensi stunting dari 9,87% menjadi 9,17%.
  • Peningkatan konsumsi pangan segar yang memenuhi standar keamanan dari 91,63% menjadi 92,75%.

2. Permukiman dan Fasilitas Umum

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Kebumen naik 2,70 poin, dari 67,16 menjadi 69,86. Peningkatan ini didukung oleh bertambahnya cakupan sanitasi aman dan pengelolaan limbah domestik yang membaik, termasuk tersedianya instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT).

Selain itu, jumlah TPS 3R dan bank sampah bertambah dari 232 menjadi 244 unit. Kawasan terbuka hijau juga dibangun dan dirancang agar inklusif.

3. Pendidikan

Kebumen berupaya menciptakan sekolah yang sehat melalui kebijakan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Inspeksi Lingkungan Sekolah. Hasilnya, cakupan Imunisasi Sekolah Lengkap (ISL) meningkat tajam dari 18% menjadi 89%.

Sebanyak 134 sekolah juga telah menerapkan Gerakan Sekolah Ramah Anak, dan dua sekolah berhasil meraih status Sekolah Adiwiyata Mandiri.

4. Pasar

Pasar rakyat di Kebumen telah dilengkapi dengan fasilitas kesehatan, penyediaan air bersih, dan penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Penataan pasar dan pedagang kaki lima (PKL) diatur melalui Perda No. 1 dan 2 Tahun 2018.

5. Perkantoran dan Perindustrian

Lingkungan kerja di Kebumen dianggap sehat karena tidak ada kasus kecelakaan kerja selama dua tahun terakhir. Upaya yang dilakukan mencakup pembinaan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK), pemeriksaan kesehatan berkala, dan penerapan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP).

Selain itu, tingkat kepatuhan industri kecil dan menengah terhadap perizinan meningkat dari 47,18% menjadi 77,53%, yang berkontribusi pada penurunan kasus pencemaran lingkungan.

6. Pariwisata

Sektor pariwisata di Kebumen diarahkan untuk memenuhi standar kebersihan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan sesuai Perda No. 3 Tahun 2021.

Destinasi wisata yang dikelola oleh 54 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) telah memiliki Sertifikat Laik Sehat (SLS), dan wisatawan dilindungi oleh asuransi khusus.

7. Transportasi dan Tertib Lalu Lintas

Transportasi publik yang aman menjadi prioritas, yang dituangkan dalam Perda No. 11 Tahun 2016. Kebumen kini memiliki jalur pejalan kaki, layanan pertolongan kecelakaan terintegrasi, dan pengawasan emisi gas buang berkala.

Pemeriksaan NAPZA terhadap pengemudi angkutan umum juga rutin dilakukan. Persentase kendaraan umum laik jalan juga meningkat dari 149% menjadi 169%.

8. Perlindungan Sosial

Kabupaten Kebumen telah memiliki Peraturan Bupati mengenai Kesejahteraan Sosial. Semua Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) terlayani dengan baik.

Lembaga Kesejahteraan Sosial, relawan SAPA, dan UPTD PPA aktif memberikan layanan pengaduan dan pendampingan, sehingga kasus anak yang berurusan dengan hukum menurun dari 14 menjadi 9 kasus.

9. Penanggulangan Bencana

Kesiapsiagaan terhadap bencana diperkuat dengan peningkatan jumlah Desa Tangguh Bencana dari 163 menjadi 177 desa yang didukung oleh Sistem Peringatan Dini (EWS).

Alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) juga ditingkatkan dari Rp1,2 miliar menjadi Rp2 miliar, didukung dengan pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan kerja sama lintas daerah.

Bukan Sekadar Penghargaan, Melainkan Komitmen Bersama

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa menjadi Kabupaten/Kota Sehat bukan hanya soal penghargaan.

“Ini tentang cara kita menjaga diri, menjaga sesama, dan menjaga lingkungan. Tentang bagaimana kita hidup dengan lebih peduli, lebih rukun, dan lebih sehat secara menyeluruh,” ujar Bupati Lilis.

Bupati menambahkan bahwa berbagai capaian telah diraih berkat gotong royong lintas sektor, dari kabupaten hingga desa.

“Pemerintah daerah hanya bagian dari upaya besar yang digerakkan oleh masyarakat sendiri,” tambahnya.

Meskipun dalam penilaian tim Provinsi, Kebumen meraih kategori Padapa, Bupati Lilis menekankan bahwa masih banyak yang perlu diperbaiki.

“Kami mohon bimbingan, arahan, serta masukan dari Tim Verifikasi. Kami percaya, proses ini bukan hanya penilaian, tetapi juga pembelajaran dan penguatan komitmen,” pungkasnya.

Bupati Lilis berharap dengan kolaborasi dan sinergi yang terus terjalin, Kebumen tidak hanya menjadi kabupaten yang sehat, tetapi juga semakin Berdaya, yang merupakan akronim dari Beriman, Maju, Sejahtera, dan Berbudaya. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil dan Sepeda Motor Berhasil Diselamatkan dari Kebakaran Rumah

    Mobil dan Sepeda Motor Berhasil Diselamatkan dari Kebakaran Rumah

    • calendar_month Rab, 3 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.718
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Satu unit mobil dan sepeda motor berhasil diselamatkan dari musibah kebakaran yang menimpa rumah Budiono (54), warga Desa Sidoluhur Kecamatan Ambal saat ditinggal kondangan. Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto menjelaskan, peristiwa yang terjadi pada Senin 1 Januari 2024 sekitar pukul 18.30 WIB diduga karena korsleting listrik. Baca […]

  • Gebyar Pajak Daerah 2025: 190 Desa Lunas, Kecamatan Mirit Unggul, Petanahan Terendah

    Gebyar Pajak Daerah 2025: 190 Desa Lunas, Kecamatan Mirit Unggul, Petanahan Terendah

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 783
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar Gebyar Pajak Daerah 2025 di Pendopo Kabumian pada Rabu, 30 Juli 2025. Acara ini menjadi ajang pemberian penghargaan kepada wajib pajak teladan dan mitra, serta penyerahan pemacu pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi desa-desa yang lunas sebelum jatuh tempo. Apresiasi untuk Wajib Pajak Teladan dan Mitra Dalam […]

  • DPRD Kebumen Gelar Rapat Paripurna: Sepakati Perubahan APBD 2026 dan Bahas 8 Raperda

    DPRD Kebumen Gelar Rapat Paripurna: Sepakati Perubahan APBD 2026 dan Bahas 8 Raperda

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 588
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kebumen menggelar Rapat Paripurna Ke-158 dan Ke-159 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027, Kamis 13 Agustus 2026. Agenda utama rapat ini adalah penandatanganan nota kesepakatan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026 serta penyampaian delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kebumen, Saman Halim Nurrohman, […]

  • Gelar Kirab Budaya, Mbah Suman Siap Tebar Recehan Rp 10 Juta

    Gelar Kirab Budaya, Mbah Suman Siap Tebar Recehan Rp 10 Juta

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.519
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Setelalah tiga tahun tidak menggelar kirab budaya, Padepokan Sehat Medika (SM) Karanganyar, Kebumen kembali menggelar acara budaya tersebut. Kirab budaya akan digelar pada Jumat (27/9/2019) siang. Kirab budaya digelar dalam rangka merayakan ulang tahun padepokan yang melayani pengobatan secara spiritual tersebut. Pimpinan Padepokan Sehat Medika R Suman Sri Husodo mengatakan, kirab dimulai […]

  • Kali Ketiga ke Kebumen, Gildcoustic Bikin Penonton Histeris di Alun-alun Pancasila

    Kali Ketiga ke Kebumen, Gildcoustic Bikin Penonton Histeris di Alun-alun Pancasila

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.484
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Malam pembukaan Kebumen Fest 2025 di Alun-alun Pancasila pada Sabtu, 23 Agustus 2025, ditutup dengan gemuruh riuh konser grup musik Gildcoustic. Penampilan mereka sukses memompa semangat ribuan penonton yang memadati area festival. Sebelum konser dimulai, panggung utama diisi oleh pertunjukan tari kolosal Suwardana Kabumian yang melibatkan 240 penari, sebuah pementasan yang menunjukkan […]

  • Evakuasi Korban

    Bocah Tenggelam di Muara Kali Lukulo Ditemukan Meninggal di Hutan Bakau Kaliratu

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 838
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang anak yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Muara Kali Lukulo, Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Minggu 8 Maret 2026. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari proses pencarian oleh tim penyelamat. Korban bernama Abdul Fatah (11), warga Desa Munggu, Kecamatan Petanahan, Kebumen. Ia dilaporkan […]

expand_less