Destinasi Wisata Baru Bermunculan, Pantai Surumanis Konsisten Sasar Pasar MICE
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 14 Des 2022
- visibility 14.241
- comment 0 komentar

Pengunjung menikmati kuliner dengan latar belakang pemandangan pantai. (Foto: Sigit Tri Prabowo)
“Kalau wisatawan pergi ke pantai lain yang diingat adalah pemandangan lautnya, maka jika mendengar Surumanis yang melekat adalah tempat pertemuan serta produk-produk kulinernya,” jelas pemilik kedai Saung Kaprok ini.
Pempertahankan Keunikan dan Potensi Lokal

Pengunjung menikmati kuliner khas pantai selatan. (Foto: Sigit Tri Prabowo)
Baik Rasiman maupun Kasiman menyakini bahwa Surumanis sudah memiliki pangsa pasar tersendiri. Pihaknya yakin keberadaan destinasi wisata baru dengan kemasan trend kekinian tidak akan menggerus pasar yang sudah ada.
“Kami justru punya harapan baik bahwa munculnya destinasi-destinasi baru dengan skala besar akan semakin mengangkat nama kawasan pantai Selatan Kebumen. Dengan demikian keberadaan Pantai Surumanis yang menawarkan daya tarik khusus juga akan mendapatkan dampak positifnya,” jelas Rasiman.
Baca Juga: Sensasi Kuliner Ikan Gapetan di Saung Kaprok Pantai Surumanis
Salah satu wisatawan dari Yogyakarta, Kezia Kristananda mengatakan bahwa Pantai Surumanis menjadi pilihan karena keasliannya.
“Tempatnya masih orisinil, tidak terlalu banyak ornamen buatan yang justru menghilangkan keindahan yang asli. Apalagi pengunjungnya tidak terlalu bising sehingga kita lebih bisa menikmati suasana di sini. Rasanya seperti memiliki pantai pribadi,” canda mahasiswi Pariwisata Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.
Lebih jauh Kezia berpesan agar pengelola Surumanis mempertahankan daya tariknya yang unik termasuk berbagai potensi lokal yang ada.
“Keberhasilan Surumanis merebut pangsa pasar karena mampu menawarkan atraksi yang berbeda dengan pantai-pantai lainnya. Produk turunan seperti fasilitas camping, gathering serta kuliner harus terus dikembangkan. Surumanis harus mengejar kualitas kunjungan, bukan sekadar jumlah atau kuantitas wisatawan,” pungkas Kezia.








Saat ini belum ada komentar