Perkuat Ekonomi Umat, Keluarga Yahya Fuad Wakafkan Nuryani Mart dan Nururrohmah Mart
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Rab, 8 Apr 2026
- visibility 332
- comment 0 komentar

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong menerima penyerahan wakaf produktif berupa dua gerai minimarket dari keluarga besar Ir. H. Mohammad Yahya Fuad, S.E.
Penyerahan simbolis berlangsung dalam acara Pengajian Akbar dan Halal Bihalal Keluarga Besar Muhammadiyah Gombong yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Rabu 8 April 2026.

Bupati Lilis Nuryani didampingi putra putrinya hadir di acara silaturrahmi dan halal bihalal keluarga besar Muhammadiyah Gombong. (Foto: Hari)
Adapun kedua aset wakaf tersebut berlokasi di Kroya dengan nama Nururrohmah Mart dan di Kedungpuji Gombong dengan nama Nuryani Mart. Wakaf diserahkan langsung oleh Mohammad Yahya Fuad kepada perwakilan PCM Gombong Widiantoro Tri Atmaji sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi organisasi.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Gombong Ir. H. Mohammad Yahya Fuad, S.E., menekankan bahwa silaturahmi bukan sekadar pertemuan fisik, melainkan pembuka pintu rezeki dan investasi.
Ia juga menegaskan bahwa esensi silaturahmi adalah menyambungkan kembali apa yang sempat terputus, sebagaimana teladan tokoh Muhammadiyah Jombang, KH Muchid Jaelani.
Acara yang bertepatan dengan 20 Syawal 1447 H ini juga dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Dalam sambutannya, Bupati menyatakan bahwa Muhammadiyah adalah mitra strategis pemerintah, terutama dalam upaya penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Kebumen.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Peran Muhammadiyah melalui gerakan zakat, infak, dan pemberdayaan ekonomi sangat krusial. Saya mengapresiasi kontribusi nyata Muhammadiyah di bidang pendidikan dan kesehatan yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Lilis Nuryani.
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Keluarga Muhammadiyah, Revitalisasi Masjid Sebagai Pusat Pembinaan Jamaah” ini juga menghadirkan Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Prof. Dr. Ibnu Hasan, MSI.
Dalam tausiyahnya, Prof. Ibnu menekankan pentingnya sinergi antar-Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Ia mendorong program strategis seperti “Satu Cabang Satu PKBM” dan penempatan kader kesehatan di setiap ranting.
“Masjid harus menjadi basis dakwah ranting untuk mengembangkan gerakan jamaah yang mandiri dan berdaya,” tegasnya.
Tampak hadir di acara ini anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, Wakil Ketua DPRD Kebumen Khalisha Adelia Aziza, Kepala Dinas Sosial P3A Kab. Kebumen Yunita Prasetyani, PDM dan PDA Kebumen, Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gombong, BPH Unimugo dan Rektor Unimugo, Forkopimcam Gombong, serta PCM dan PCA Gombong.
Suasana halal bihalal berlangsung meriah dengan rangkaian penampilan seni religi dari santri Pondok Wiriosoedarmo, MI Kalitengah, hingga Tari Saman oleh mahasiswa UNIMUGO. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar