Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Era Baru Pendidikan: Ayah Dipanggil Sekolah, Bukan Karena Masalah

Era Baru Pendidikan: Ayah Dipanggil Sekolah, Bukan Karena Masalah

  • account_circle Gita Kurniawan
  • calendar_month Jum, 19 Des 2025
  • visibility 861
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEKOLAH selama ini identik dengan urusan ibu. Dari rapat wali murid, pengambilan rapor, hingga komunikasi dengan guru, peran ayah kerap berada di pinggir. Pola itu kini mulai digeser.
Pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Nomor 14 Tahun 2025 meluncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah.

Gerakan ini mulai berlaku pada Desember 2025, mengikuti jadwal pembagian rapor di masing-masing satuan pendidikan. Bukan sekadar simbolik, gerakan ini lahir sebagai respons atas fenomena fatherless yang kian mengkhawatirkan di Indonesia. BKKBN mencatat, sekitar 20–25 persen anak Indonesia tumbuh dengan minim keterlibatan ayah secara emosional, meski secara fisik ayah masih ada di rumah.

Fatherless tidak selalu berarti ketiadaan ayah, tetapi absennya peran ayah dalam pengasuhan, komunikasi, dan pendampingan tumbuh kembang anak.

Berbagai penelitian menunjukkan, anak yang kurang mendapatkan keterlibatan ayah berisiko mengalami masalah perilaku, rendahnya kepercayaan diri, kesulitan regulasi emosi, hingga penurunan prestasi akademik. Laporan UNICEF dan sejumlah studi psikologi perkembangan juga menegaskan bahwa kehadiran ayah yang aktif berkorelasi positif dengan kemampuan sosial, ketahanan mental, dan motivasi belajar anak.

Pendidikan Anak Tanggung Jawab Bersama

Melalui gerakan ini, pemerintah ingin mengirim pesan tegas: pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama, bukan beban satu pihak. Kehadiran ayah saat pengambilan rapor membuka ruang dialog langsung antara ayah, anak, dan guru. Ayah tidak lagi hanya menerima cerita kedua dari ibu atau sekadar melihat angka di kertas rapor, tetapi memahami proses belajar, tantangan, dan potensi anak secara utuh.

Lebih jauh, gerakan ini bertujuan memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah. Sekolah tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga ruang relasi. Ketika ayah hadir, anak merasakan dukungan emosional yang lebih kuat. Pengakuan dan perhatian dari figur ayah terbukti meningkatkan rasa aman psikologis dan kesiapan belajar siswa.

Sejumlah pemerintah daerah merespons cepat kebijakan ini. Kabupaten Kebumen turut mensukseskan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah. Seluruh ayah yang memiliki anak usia sekolah diimbau untuk mengambil rapor anak secara langsung ke sekolah pada waktu penerimaan rapor di akhir semester.

Bahkan di Kota Depok secara khusus menerbitkan surat edaran lanjutan yang meminta pimpinan instansi memberikan dispensasi keterlambatan kerja bagi ayah yang mengambil rapor anak. Langkah ini penting untuk menghilangkan hambatan struktural yang selama ini membuat ayah sulit terlibat, terutama karena jam kerja yang kaku.

Perubahan Budaya Pengasuhan di Indonesia

Gerakan Ayah Mengambil Rapor juga mencerminkan perubahan budaya pengasuhan di Indonesia. Ayah tidak lagi diposisikan semata sebagai pencari nafkah, tetapi sebagai figur pengasuh, pendidik, dan teladan nilai. Perubahan ini sejalan dengan agenda pembangunan keluarga berkualitas yang dicanangkan pemerintah.

Tantangan tentu masih ada. Tidak semua ayah siap secara mental dan budaya untuk terlibat aktif. Namun, kebijakan ini menjadi pintu masuk penting untuk memulai perubahan. Sekolah memanggil ayah bukan karena masalah, melainkan karena masa depan anak.

Di tengah ancaman fatherless yang nyata, langkah kecil seperti mengambil rapor bersama anak bisa menjadi fondasi besar bagi lahirnya generasi yang lebih kuat secara akademik, emosional, dan sosial.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Gita Kurniawan
  • Editor: Hanny Garnet

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru P3K Digerebek Suami

    Guru P3K Digerebek Suami Saat Ngamar Bareng Kades di Malam Tahun Baru

    • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.526
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seorang guru P3K digerebek suami saat sedang berada di dalam kamar sebuah hotel bersama oknum kepala desa. Perempuan berinisial M berasal dari Magelang yang berprofesi sebagai guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Adapun oknum kepala desa yang menjadi pria idaman lain (PIL) berinisal BS merupakan seorang kepala desa di […]

  • Pelantikan Bupati

    Resmi Jabat Bupati dan Wabup Kebumen, Arif-Rista Jamin Transparansi Anggaran

    • calendar_month Jum, 26 Feb 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.282
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama Wakil Bupati Hj Ristawati Purwaningsih SST MM bertekad melakukan transparansi anggaran. Guna menjamin transparansi keuangan tersebut, Pemkab Kebumen bakal menggelar festival anggaran. “Festival anggaran akan saya buka di Alun-alun sehingga masyarakat akan bisa melihat dengan terang benderang. Itu yang paling penting,” ujar Arif Sugiyanto usai […]

  • Tim Voli Junior Kebumen Siap All Out di Kejurprov Jateng

    Tim Voli Junior Kebumen Siap All Out di Kejurprov Jateng

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.673
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Tim bola voli U-19 Kabupaten Kebumen siap berlaga di Kejurprov Junior Jateng yang digelar di GOR Satria Purwokerto, 13-17 Oktober 2019. Pada kejuaraan kali ini, Pengkab Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kebumen menerjunkan empat tim yang terdiri atas satu tim putra indoor, satu tim putri indoor dan dua tim putra voli […]

  • Pekerja Migran

    Para Perempuan Tangguh yang Ingin Ubah Nasib Lewat Jalur Legal ke Luar Negeri

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 456
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Program pelatihan gratis yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Semarang I milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi harapan baru bagi para calon pekerja migran Indonesia (CPMI). Tak hanya menyediakan keahlian teknis, pelatihan ini juga menjadi ruang pembentukan karakter dan pemulihan semangat hidup bagi mereka yang terdampak ekonomi. Salah satunya adalah Indah […]

  • Tersetrum Listrik

    Pencari Rumput Meninggal Tersetrum Listrik, Ini Hasil Identifikasi PLN ULP Gombong

    • calendar_month Kam, 4 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.355
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Seorang pencari rumput bernama Sumarta (67) warga Desa Selogiri, Kecamatan Karanggayam, Kebumen meninggal dunia setelah tersetrum listrik, Rabu 3 Maret 2021. Peristiwa nahas itu bermula saat korban akan pergi mencari rumput untuk pakan ternak, sekitar pukul 07.00 WIB. Di tengah perjalanan saat posisi jalan nanjak, korban menyenggol kawat ground yang ternyata ada […]

  • Pasar Raya 2025

    Pemprov Jateng Kembali Gelar Pasar Raya 2025, Libatkan Ratusan Seniman dan UMKM

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 865
    • 0Komentar

    SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan kembali menggelar Pasar Rakyat dan Budaya (Pasar Raya) pada 1–15 Agustus 2025. Event ini akan berlangsung di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Kota Surakarta, dan terbuka gratis untuk masyarakat umum. Ratusan seniman akan terlibat, mulai dari seni rupa, seni pertunjukan, hingga musisi pelajar dan band-band lokal. Kepala Dinas […]

expand_less