Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Cerita Horor Sumur Tua Mbah Jat

Cerita Horor Sumur Tua Mbah Jat

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 6 Sep 2024
  • visibility 5.479
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

MEDIO 90-an, di kota tempatku tinggal ada sebuah kawasan yang hampir sebagian besar warganya menjadi pemilik kost-kostan. Itu karena di area tempat kami tinggal berada di pusat kota. Dekat dengan banyak perbankan dan perkantoran pemerintah.

Kebetulan juga saat itu baru saja berdiri sebuah pusat perbelanjaan di dekat area kami tinggal. Otomatis banyak karyawannya yang nge-kost dengan memperhitungkan banyak hal. Salah satunya jarak tempuh ke lokasi kerja lebih dekat.

Selain rumahku yang menyewakan kamar kost, tetangga sebelah rumah kami yang kebetulan memiliki banyak kamar kosong juga menyewakan kamarnya untuk kost-kostan.

Baca Juga: Cerita Pendek: Banjir

Rumah tetanggaku ini dihuni sepasang suami istri yang sudah sepuh. Mbah Jat, begitu kami memanggilnya. Mbah Jat kakung, seorang pensiunan. Sedangkan Mbah Jat putri, ibu rumah tangga biasa. Mereka memiliki tujuh orang anak yang saat itu semuanya sudah mentas, bekerja dan tinggal di luar kota. Itulah kenapa banyak kamar yang kosong.

Mbah Jat memiliki sebuah sumur yang airnya hampir tidak pernah kering. Sumur Mbah Jat ini menjadi sumber mata air bagi warga yang saat itu belum semuanya berlangganan PDAM. Mereka saban hari mengandalkan sumur Mbah Jat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mencuci dan keperluan lainnya.

Meski sumur Mbah Jat selalu penuh dengan air, tidak pernah asat, entah mengapa aku merasa takut. Hawa sumur itu terasa menyeramkan. Lembab. Gelap. Padahal mestinya cahaya bisa masuk dengan sempurna mengingat letaknya yang meski menyatu dengan rumah utama namun tidak diberi atap.

Banyak Warga Terpeleset

Area sumur itu rutin dibersihkan. Warga sadar diri dan dengan suka rela membersihkan setiap kali selesai mengambil air di sore hari. Namun lantai sekitar sumur bertegel itu selalu terlihat dan terasa licin.

Banyak warga terpeleset. Mereka mengaku seperti didorong saat sedang mengangkut ember-ember berisi air.

Oya, sumur Mbah Jat tidak bisa diakses warga selepas Ashar.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Aplikasi Pintar, Masyarakat Bisa Pinjam Pendopo Kabumian Secara Mudah 

    Melalui Aplikasi Pintar, Masyarakat Bisa Pinjam Pendopo Kabumian Secara Mudah 

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 552
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kebumen menegaskan komitmennya dalam perbaikan pelayanan publik dengan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) tahunan, yang diselenggarakan Rabu 12 November 2025, di ruang rapat Co-Working Space. Adapun FKP ini diadakan bertujuan mensosialisasikan 40 jenis layanan publik yang ada di lingkungan Setda dan mengevaluasi penilaian kepuasan masyarakat terhadap layanan tersebut, […]

  • Jelang Tahun Baru Imlek Warga Keturunan Tionghoa Sembahyang Sang An,  Ini Tujuannya?

    Jelang Tahun Baru Imlek Warga Keturunan Tionghoa Sembahyang Sang An, Ini Tujuannya?

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.464
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menjelang perayaan tahun baru Imlek 2571, puluhan warga keturunan Tionghoa menggelar sembahyang Sang An di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) atau kelenteng Kong Hwie Kiong, Sabtu 18 Januari 2020. Ritual tersebut ditujukan untuk menghantarkan kongco makco atau dewa dewi ke langit melaporkan keadaan umat manusia di bumi selama setahun. Ritual sembahyang yang […]

  • Persak Kebumen

    Bidik Juara 3, Persak Kebumen Jaga Peluang ke Liga 3 Nasional

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.201
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Persak Kebumen tampaknya harus melupakan kegagalan menembus partai final Liga 3 Zona Jawa Tengah setelah kalah 2-1 oleh Persebi Boyolali pada babak semifinal. Laskar Joko Sangkrip (Lajoksa) saat ini fokus menghadapi PSIP Pemalang dalam laga perebutan juara 3 yang akan dihelat di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, Senin 13 Desember 2021 kick […]

  • Kebumen TV Gantikan Ratih TV Setelah Mengudara Selama 20 Tahun

    Kebumen TV Gantikan Ratih TV Setelah Mengudara Selama 20 Tahun

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 5.178
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Setelah menemani masyarakat Kebumen dan sekitarnya dengan sajian informasi, berita, dan hiburan selama kurang lebih 20 tahun lamanya, Ratih TV Kebumen berganti nama menjadi Kebumen TV. Launching Kebumen TV oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih dilaksanakan usai upacara Hari Jadi ke-394 Kabupaten Kebumen yang berlangsung di lapangan objek […]

  • Car Free Day Diperluas, PKL Demo. Tujuannya Apa?

    Car Free Day Diperluas, PKL Demo. Tujuannya Apa?

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.046
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Alun-alun Kebumen menggelar aksi unjukrasa, Rabu (4/9/2019). Aksi para PKL ini tidak digelar di gedung DPRD maupun kantor Bupati melainkan di depan  Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH)  di Jalan Pahlawan. Mereka melakukan aksi long march dari depan Pendopo Rumah Dinas […]

  • Berhadiah Umroh, Ribuan Goweser Meriahkan “Gowes to Istanbul”

    Berhadiah Umroh, Ribuan Goweser Meriahkan “Gowes to Istanbul”

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 619
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sekitar 2.000 pesepeda membanjiri ruas jalan dari Kebumen menuju Petanahan, Minggu 8 Juni 2025 dalam acara “Gowes to Istanbul”. Acara sepeda santai ini digelar dalam rangka memperingati Gangsal Windu (40 tahun) Pondok Pesantren Darussa’adah Desa Kritig Kecamatan Petanahan, dan menawarkan hadiah utama paket ibadah umroh. “Dengan gowes ini, semoga kita semua menjadi […]

expand_less