Puluhan Tahun Kekeringan di Sumber Air,  Pipanisasi Jadi Solusi 500 Warga Desa Sendangdalem

Pipanisasi di Desa Sendangdalem
Pipaniasi mengatasi kesulitan air bersih di sekitar Waduk Wadaslintang. (Foto: Dok. BeramalBersama.com)

PADURESO (KebumenUpdate.com) – Meski tinggal di dekat sumber air, krisis air bersih ternyata masih dirasakan sebagian masyarakat di tepian Waduk Wadaslintang. Salah satunya adalah warga di kompleks MI, MTs dan MA Padureso dan Pondok Pesantren Tathmainnul Qulub, yang jaraknya hanya 750 meter dari kawasan Waduk Wadaslintang.

Kondisi kekurangan air ini sudah dirasakan sejak puluhan tahun saat pembangunan waduk terutama oleh warga dalam radius 1 kilometer.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Rotary Club of Walet Kebumen Gandeng Tim Ahli Survei Mata Air, Lanjutkan Program Pipanisasi di Desa Ginandong

Hamid (60), Kepala MTs Padureso sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Tathmainnul Qulub mengaku sudah merasakan sulitnya dapat air bersih sejak lama. Selama ini Hamid hanya mengandalkan air galon yang harus dibeli.

Upaya pengeboran sudah dilakukan lebih dari 10 kali, namun belum membuahkan hasil sampai saat ini.

Pos terkait