Wayangan, Tenongan Hingga Jamasan Pusaka Semarakkan Puncak Hari Jadi ke-390 Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 21 Agu 2019
- visibility 5.979
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menyerahkan wayang tokoh Gatutkaca kepada dalang remaja Ki Pramariza. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Cikal Bakal Kabupaten Kebumen
Hari jadi Kabupaten Kebumen berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2018 tentang Hari Jadi Kabupaten Kebumen yang semula 1 Januari 1936 kini diubah menjadi 21 Agustus 1629. Maka terhitung mulai 21 Agustus 2019 Kabupaten Kebumen genap berusia 390 tahun.
Cikal bakal berdirinya Kabupaten Kebumen mengacu pada peristiwa Ki Ageng Bodronolo yang membantu penyediaan dan perbekalan pasukan Sultan Agung saat menyerang Batavia. Peristiwa ini dianggap penting yang bisa dijadikan sebagai teladan.
Baca Juga: Meriahkan Hari Jadi Kebumen, Paguyuban Senam Segar Gelar Lomba Senam Prolanis
Dirunut dalam data kesejarahan, peristiwa penyerangan Sultan Agung tersebut terjadi dua kali, yaitu pada tahun 1628 dan 1629. Secara lebih spesifik, peran logistik lebih menonjol pada penyerangan Sultan Agung yang kedua. Penyerangan Sultan Agung ke Batavia dimulai pada 21 Agustus 1629. Dua peristiwa tersebut dipandang tepat sebagai momentum berdirinya Kebumen.
Hingga akhirnya Ki Bodronolo diangkat sebagai ‘pemimpin’ Panjer pada tahun 1642 oleh Sultan Agung. Panjer pada masa Ki Ageng Bodronolo telah memenuhi kriteria adanya pemimpin, wilayah, sistem, rakyat, yaitu nilai-nilai yang diperjuangkan serta sejarah bersama. (ndo)







Saat ini belum ada komentar