Breaking News
light_mode
Beranda » News » Supriyati Potret Kemiskinan Kebumen

Supriyati Potret Kemiskinan Kebumen

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 26 Des 2019
  • visibility 5.197
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

ALIAN (KebumenUpdate.com) – Memasuki musim hujan ini Supriyati (49) warga rumah Desa Krakal RT 01 RW 02 Kecamatan Alian, Kebumen merasa  khawatir. Bagaimana tidak, rumahnya dipastikan akan bocor saat hujan turun. Dia juga takut saat angin kencang  gubuk miliknya ambruk.

Ya, di rumah semi permanen berbahan kayu dan bambu ini, Supriyati bertahan hidup bersama enam anaknya yang masih kecil. Saat masuk ke dalam rumah, kondisinya cukup memprihatinkan. Rumah berukuran 4×6 meter ini berlantai tanah. Tak terlihat meja dan kursi, hanya ada dipan dari bambu tanpa kasur yang digunakan untuk beristirahat.

Beralih ke dapur, dinding dan atap terbuat dari terpal plastic dan genteng yang pecah. Tak ada kompor gas, hanya sebuah tungku kecil dan ranting pohon sebagai bahan bakar untuk memasak. Bahkan untuk keperluan mandi cuci dan kakus (MCK) Supriyati dan anak-anaknya harus menumpang di tempat tetangga.

Keinginan Tinggal di Rumah Layak Huni Sebatas Mimpi

Kondisi rumah Supriyati (49) di Desa Krakal RT 01 RW 02 Kecamatan Alian, Kebumen yang tidak layak huni. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)

Selama bertahun-tahun, gubuk reot yang nyaris ambruk itu hanya dibiarkan tanpa diperbaiki.  Ketiadaan biaya menjadikan perempuan itu tak bisa berbuat apa-apa. Bahkan untuk menghindarkan hal-hal yang membahayakan keselamatan anak anaknya, dia memindahkan tempat tidur ke dapur.

“Kalo lagi turun hujan sering bocor dan air masuk ke rumah. Tapi mau gimana lagi wong adanya kaya gitu,”ucap Supriyati saat ditemui di rumahnya, Selasa 24 Desember 2019.

Keinginan yang terpendam Supriyati ingin rumahnya diperbaiki.  Dia benar-benar khawatir rumah miliknya ambruk, karena rangka kayu penyangga atap sudah patah. Sayangnya sampai saat ini, keinginan untuk tinggal di rumah yang layak huni masih sebatas mimpi.

Baca Juga: Banyak Program, Kemiskinan di Kebumen Masih Tinggi. Ternyata Ini Persoalannya

“Untuk membiayai kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah, saya banting tulang sendiri karena bapak anak-anak sudah meninggal,” ujarnya.

Menurut Kepala Desa Krakal Agus Parwidi, sebenarnya pihaknya sudah menawarkan bantuan tiga kali. Tetapi karna keterbatasan biaya, Supriyati selalu menolak. Bantuan bedah rumah dari program pemerintah desa sifatnya hanya membantu, sisanya ditanggung oleh penerimanya.

“Untuk itu kami berharap, apabila ada bantuan untuk  bedah rumah dari donatur lainya, kami juga siap untuk turut membantunya,”jelas Agus Parwidi.

Kebumen Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

Supriyati memasak di dapur menggunakan kayu bakar. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)

Supriyadi adalah salah satu potret kemiskinan di Kebumen.  Kemiskinan menjadi persoalan serius di kabupaten berslogan Beriman ini.  Apalagi 2019, Kebumen dinyatakan sebagai kabupaten termiskin se-Jateng.

Berdasarkan  prosentase penduduk miskin kabupaten/kota se-Jateng 2019 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kebumen memiliki angka kemiskinan tertinggi yakni 16,82 %. Sedangkan indeks kemiskinan terendah dimiliki oleh Kota Semarang dengan prosentase 3,98 %.

Kepala Dinas Sosial dan Pengendalian Penduduk Kebumen, Budi Satrio mengatakan warga masuk kategori miskin dengan penghasilan per bulan kurang dari Rp 363.000. Padahal upah minimum kabupaten/kota (UMK) Kebumen 2020 sebesar Rp 1.835.000.

“Dikatakan masuk dalam kategori miskin ini karena pendapatan per bulan kurang dari Rp 363.000,” kata Budi Satrio. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putra Bangsa

    Universitas Putra Bangsa Bangun Gedung Terpadu, Sediakan Rp 6 Miliar

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.640
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen terus meningkatkan sarana prasana guna pendukung kegiatan akademik. Salah satunya dengan membangun gedung terpadu tiga lantai. Peletakan batu pertama oleh Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, Senin 9 Agustus 2o21 menandai mulainya pembangunan gedung dengan luas 1.500 m2 tersebut. Hadir Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Dr H […]

  • Ratusan Pelajar SMP Ikuti Lomba Dagongan, Balap Egrang dan Terompah

    Ratusan Pelajar SMP Ikuti Lomba Dagongan, Balap Egrang dan Terompah

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.673
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejumlah lomba olahraga tradisional memeriahkan perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan RI.  Salah satunya diselenggarakan oleh Seksi Kebudayaan pada Dinas Pendidikan Kebumen yang  berlangsung di halaman dinas tersebut, Kamis (15/8/2019). Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kebumen Drs H Sudirman mewakili Kepala Dinas Pendidikan Muh Amirudin itu diikuti lebih dari 400 siswa yang […]

  • Tersengat Listrik

    Bocah di Bonorowo Meninggal Tersengat Listrik Saat Nonton Voli

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.752
    • 0Komentar

    BONOROWO (KebumenUpdate.com) – Permainan bola voli yang berlangsung di Desa Ngasinan, Kecamatan Bonorowo, Kebumen geger, Sabtu 16 Oktober 2021 malam. Kehebohan bukan lantaran terjadi tawuran atau terkait pertandingan olahraga tersebut. Akan tetapi di tengah keriuhan itu, seorang bocah bernama Abdul Khoirul Anam (12) tersengat listrik di lapangan voli yang berada di dekat rumahnya.  Saat kejadian […]

  • Hadirkan Nuansa Wedangan di Bawah Pohon Kelapa, Cafe Ngisor Klopo Resmi Dibuka

    Hadirkan Nuansa Wedangan di Bawah Pohon Kelapa, Cafe Ngisor Klopo Resmi Dibuka

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Bagi yang menyukai suasana teduh dan nyaman sambil menikmati makanan enak serta minuman segar, tidak salah jika mengunjungi Cafe Ngisor Klopo di Desa Munggu Kecamatan Petanahan. Cafe di bawah pohon kelapa yang estetik ini baru saja dibuka, Minggu 22 Februari 2026, oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Dalam peresmian tersebut, Bupati didampingi Asisten […]

  • HPDKI Kebumen Periode 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Sektor Peternakan Domba dan Kambing

    HPDKI Kebumen Periode 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Sektor Peternakan Domba dan Kambing

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Kebumen masa bakti 2025-2030 resmi dilantik, Selasa 17 Juni 2025, di Pendopo Kabumian. Pelantikan ini menandai babak baru bagi pengembangan sektor peternakan domba dan kambing di Kebumen, dengan fokus pada peningkatan kualitas, efisiensi, dan akses pasar. Acara pelantikan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati […]

  • Peringati Hari Relawan, PMI Kebumen Gelar Berbagai Kegiatan

    Peringati Hari Relawan, PMI Kebumen Gelar Berbagai Kegiatan

    • calendar_month Jum, 29 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peringati Hari Relawan tahun 2023, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menggelar berbagai acara di antaranya apel relawan, talkshow, donor darah, dan monitoring bakau. Mengangkat tema Bersatu dalam Kerelawanan, kegiatan diikuti seluruh relawan se-Kabupaten Kebumen, Selasa dan Rabu 26-27 Desember 2023. Acara dibuka dengan apel bersama yang diikuti oleh puluhan relawan yang […]

expand_less