Tingkatkan Daya Saing, Pengelola Desa Wisata Dilatih Tata Kelola Destinasi Pariwisata
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 21 Jul 2020
- visibility 8.613
- comment 0 komentar

Kepala Disporawisata Kebumen H Azam Fatoni SH MSi menyematkan tanda peserta pelatihan. (Foto: Istimewa)
Promosi Lebih Terarah, Dapatkan Hasil Maksimal
Selain itu dengan pengelolaan konten yang baik wisatawan bisa mengetahui semua informasi yang ada di destinasi, mulai dari aksesnya, akomodasi, amenitas, tiket, layanan, paket wisata, jumlah pemandu, kelembagaan pengelola, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pengelolaan destinasi.
Dengan diselenggarakannya pelatihan ini para pengelola destinasi wisata diharapkan bisa melakukan pemetaan dan pendataan terhadap pangsa pasar yang ada. Pengelola destinasi melalui media sosial bisa melakukan promosi dan pemasaran lebih terarah dan mendapatkan hasil yang maksimal.
Azam mengingatkan bahwa salah satu point utama dari sapta pesona adalah keamanan. Pengelola diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi pengunjung dan bagi pengelola itu sendiri. Di era penerapan adaptasi kebiasaan baru masa pandemi Covid-19 ini, untuk menciptakan rasa aman baik untuk pengunjung atau pengelola usaha, pengelola destinasi wisata harus menerapkan protokol tempat wisata.
Ekonomi Jalan dengan Protokol Penanganan Covid-19
Wajib menguasai protokol kesehatan, membersihkan tempat, wahana dan peralatan dengan desinfektan, menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Menyediakan rempat sampah tertutup, memasang pembatas antara petugas tiket dengan pengunjung, memastikan fasilitas umum dalam kondisi bersih.
Kemudian menyiapkan relawan pemeriksa suhu, mengatur jalur kedatangan dan kepulangan pengunjung, menerapkan antrian di pintu masuk. Menerapkan jarak fisik antar orng minimal satu meter, membatasi jumlah pengunjung, mengatur jam operasional, memastikan lapak dan barang dagangan bersih.
“Ini untuk kepentingan bersama, baik pemerintah maupun para pelaku wisata. Ekonomi jalan, tetapi protokol penanganan Covid-19 harus tetap dijalankan dengan ketat,” tandasnya. (ndo)








Saat ini belum ada komentar