Tim SAR Evakuasi Santri yang Tenggelam di Sungai Luk Ulo dalam Kondisi Meninggal Dunia
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 84
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang remaja yang tenggelam di Sungai Luk Ulo, Kelurahan Panjer, Minggu pagi 26 April 2026. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan upaya penyelaman oleh personel Basarnas.
Peristiwa bermula saat korban, Ganindra Caesar Putra (16), warga asal Cilacap yang merupakan santri Pondok Pesantren Al-Kahfi, sedang mandi di sungai bersama empat rekannya sekitar pukul 06.00 WIB. Nahas, saat berada di bawah Jembatan Renville, korban terbawa arus dan tenggelam.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap melalui Unit Siaga SAR (USS) Kebumen menerima laporan kejadian dari BPBD Kebumen pada pukul 08.25 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim rescue diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi dengan unsur terkait.
“Tim tiba di lokasi pada pukul 09.18 WIB dan langsung melakukan penyisiran serta penyelaman di sekitar area kejadian,” ujar Rowidin, Kepala USS Kebumen.
Hanya berselang sekitar 30 menit melakukan pencarian bawah air, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan posisi korban. Korban ditemukan pada pukul 09.50 WIB di koordinat yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi awal kejadian (LKP).
Jasad korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RSUD dr. Soedirman Kebumen untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat, mulai dari BPBD Kebumen, Basarnas, Polsek Kota Kebumen, PMI, hingga TNI, telah kembali ke satuan masing-masing.







Saat ini belum ada komentar